BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » BPBD Kalbar Intensifkan Patroli Karhutla, Lima Kabupaten Masih Jadi Fokus Pemantauan

BPBD Kalbar Intensifkan Patroli Karhutla, Lima Kabupaten Masih Jadi Fokus Pemantauan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus mengintensifkan patroli dan pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah meski sebagian besar titik api yang terdeteksi telah berhasil dipadamkan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah munculnya kembali kebakaran seiring meningkatnya potensi karhutla pada musim kemarau.

 

Ketua Satuan Tugas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Daniel, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan dan ground check per 1 Juni 2026, kejadian karhutla masih ditemukan di lima kabupaten, yakni Bengkayang, Sintang, Sambas, Kapuas Hulu, dan Landak.

 

“Seluruh lokasi yang terpantau telah ditangani oleh tim gabungan di lapangan. Secara umum kondisi api sudah berhasil dipadamkan, namun pemantauan tetap kami lakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul,” ujar Daniel.

 

Ia menjelaskan, Kabupaten Landak menjadi daerah dengan luasan lahan terbakar terbesar. Kebakaran terjadi di Desa Paloan, Kecamatan Sengah Temila, dengan luas sekitar dua hektare, serta di Desa Kayu Tanam, Kecamatan Mandor, seluas sekitar 0,7 hektare.

 

Sementara itu, di Kabupaten Sintang, kebakaran terpantau di Desa Nanga Libau, Kecamatan Sepauk, dengan luas sekitar 0,7 hektare, serta di Desa Nanga Serawai, Kecamatan Serawai, yang mencapai sekitar 1,1 hektare.

 

Adapun di Kabupaten Sambas, kebakaran terjadi di kawasan Camar Bulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, dengan luas sekitar 0,5 hektare. Sedangkan kejadian di Bengkayang dan Kapuas Hulu juga telah ditangani oleh tim di lapangan.

 

Menurut Daniel, sebagian besar area yang terbakar merupakan lahan semak belukar dan vegetasi kayu di atas tanah mineral. Meski api telah berhasil dipadamkan, petugas masih menemukan asap tipis di beberapa lokasi sehingga proses pendinginan dan patroli terus dilakukan.

 

“Tim gabungan tidak hanya fokus melakukan pemadaman, tetapi juga melaksanakan patroli darat dan pemantauan udara untuk memastikan api benar-benar padam serta mencegah kebakaran kembali terjadi,” katanya.

 

Daniel menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat masih menetapkan Status Siaga Darurat Penanganan Bencana Asap Akibat Karhutla yang berlaku sejak 2 Februari hingga 15 November 2026. Status tersebut menjadi dasar penguatan koordinasi antara BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait dalam menghadapi ancaman karhutla.

 

Selain itu, beberapa kabupaten seperti Kubu Raya, Mempawah, Sanggau, Kayong Utara, dan Melawi juga masih berstatus siaga darurat karhutla sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

 

Daniel mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

 

“Pencegahan tetap menjadi langkah paling efektif. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan agar risiko karhutla dapat ditekan,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Mempawah Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Kapuas 2026

    Sekda Mempawah Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Kapuas 2026

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH – Mewakili Bupati Mempawah, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, menghadiri sekaligus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Kapuas 2026 yang digelar di halaman Mapolres Mempawah, Senin (2/2/2026). Operasi Keselamatan Kapuas merupakan kegiatan rutin tahunan yang bertujuan menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), khususnya menjelang bulan suci […]

  • BPBD Kalbar Ajak Warga Aktif Cegah Karhutla, Status Siaga Provinsi Masih Disiapkan

    BPBD Kalbar Ajak Warga Aktif Cegah Karhutla, Status Siaga Provinsi Masih Disiapkan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR– Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Barat mengajak masyarakat berperan aktif dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api di lingkungan sekitar. Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Kalimantan Barat, Daniel, mengatakan pelibatan masyarakat menjadi kunci penting untuk mencegah kebakaran meluas. “Pelibatan masyarakat sangat […]

  • Imigrasi Resmikan Global Citizen of Indonesia di Hari Bakti Imigrasi Ke-76

    Imigrasi Resmikan Global Citizen of Indonesia di Hari Bakti Imigrasi Ke-76

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan kebijakan Global Citizen of Indonesia (GCI) pada Senin (26/01/2026). Peresmian tersebut bertepatan dengan Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-76 (hari jadi Imigrasi) yang digelar di Kampus Politeknik Pengayoman, Kota Tangerang. Global Citizen of Indonesia (GCI) merupakan kebijakan yang memberikan izin tinggal tetap tanpa batas waktu kepada […]

  • Medan Sulit dan Minim Air Jadi Tantangan Utama Pemadaman Karhutla di Kalbar

    Medan Sulit dan Minim Air Jadi Tantangan Utama Pemadaman Karhutla di Kalbar

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat kerap dihadapkan pada tantangan berat di lapangan. BPBD Kalimantan Barat mengungkapkan keterbatasan sumber air serta sulitnya akses menuju lokasi kebakaran menjadi faktor utama yang memperlambat proses pemadaman di sejumlah wilayah. Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan berdasarkan […]

  • Hadapi Karhutla, BPBD Kalbar Minta Dukungan Pusat dan Kesiapan Daerah

    Hadapi Karhutla, BPBD Kalbar Minta Dukungan Pusat dan Kesiapan Daerah

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meluas di sejumlah wilayah Kalimantan Barat. Data BPBD Kalimantan Barat per 22 Januari 2026 mencatat karhutla terjadi di Kabupaten Sambas, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Melawi, hingga Kabupaten Mempawah. Sejumlah titik api dilaporkan masih aktif, terutama di kawasan lahan gambut yang rawan meluas. Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) […]

  • Pulang ke Engkangin, Gubernur Kalbar Ria Norsan Bernostalgia Sekaligus Janjikan Perbaikan Jalan

    Pulang ke Engkangin, Gubernur Kalbar Ria Norsan Bernostalgia Sekaligus Janjikan Perbaikan Jalan

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR LANDAK — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, melakukan kunjungan kerja penuh emosional ke Desa Engkangin, Kabupaten Landak, Sabtu (29/8/2026). Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar, Hj. Erlina Norsan, serta Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, kunjungan ini menjadi momen kilas balik perjalanan hidup sang gubernur yang pernah menghabiskan masa mudanya di desa tersebut. Bagi […]

expand_less