Pulang ke Engkangin, Gubernur Kalbar Ria Norsan Bernostalgia Sekaligus Janjikan Perbaikan Jalan
- account_circle Admin
- calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, melakukan kunjungan kerja penuh emosional ke Desa Engkangin, Kabupaten Landak, Sabtu (29/8/2026)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YOKALBAR LANDAK — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, melakukan kunjungan kerja penuh emosional ke Desa Engkangin, Kabupaten Landak, Sabtu (29/8/2026). Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar, Hj. Erlina Norsan, serta Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, kunjungan ini menjadi momen kilas balik perjalanan hidup sang gubernur yang pernah menghabiskan masa mudanya di desa tersebut.
Bagi Ria Norsan, Desa Engkangin bukan sekadar titik peninjauan kerja formal, melainkan ruang hangat yang menyimpan memori pembentukan karakter serta ikatan kekeluargaan yang erat dengan masyarakat setempat.
Di hadapan ratusan warga, jajaran kepala desa, serta para tokoh masyarakat, adat, agama, dan pemuda, Gubernur mengenang kembali dinamika kehidupan yang pernah dilaluinya.
Suasana keakraban kian terasa saat ia menyapa sejumlah rekan seperjuangannya di masa lalu, seperti Pak Ijas dan Pak Indap, serta memberikan penghormatan atas kenangan almarhumah Bu Naut dan Bu Tumi yang turut mewarnai kehidupan masyarakat pada masa itu.
“Kalau cerita tentu panjang, karena kami harus kembali ke Sintang untuk kegiatan pertandingan-pertandingan di sana. Tapi hari ini banyak kenangan di Engkangin,” ungkap Gubernur.
Dalam sambutannya, Ria Norsan juga mengulas rekam jejak historis wilayah tersebut, mengingatkan kembali masa ketika Kabupaten Mempawah, Kabupaten Landak, dan Kabupaten Kubu Raya masih berada dalam satu wilayah administratif bernama Kabupaten Pontianak sebelum akhirnya dimekarkan.
Pengalaman hidup di masa lalu—saat Desa Engkangin belum tersentuh aliran listrik—diakui Gubernur menjadi tempaan berharga yang merekatkan rasa persaudaraan antarwarga melalui semangat gotong royong.
“Jadi bapak ibu sekalian, berbagai cerita suka dan duka semasa tinggal di Engkangin, mulai dari kondisi sebelum adanya aliran listrik hingga kebersamaan dalam bergotong royong, menjadi fondasi kuat ikatan kekeluargaan yang masih terjaga hingga kini,” ujarnya.
Tidak sekadar bernostalgia, agenda kunjungan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang menyerap aspirasi masyarakat, khususnya terkait kebutuhan infrastruktur dasar.
Merespons keluhan warga mengenai kondisi akses jalan desa yang rusak, Gubernur memastikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan berkoordinasi langsung dengan pemerintah kabupaten agar perbaikan jalur tersebut dapat diprioritaskan.
“Tadi usulan Pak Ijas tentang jalan ini nanti kami pikirkan dengan Bu Bupati dan Pak Wakil Bupati. Mudah-mudahan jalan ini bisa cepat kita bangun, sehingga nanti kalau ke sini jalannya tidak rusak lagi,” tegasnya.
Selain infrastruktur jalan, Gubernur turut menyinggung keberadaan fasilitas publik berupa panggung rakyat yang telah dibangun di desa tersebut dan berpesan agar sarana tersebut dirawat serta dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan warga.
Menutup rangkaian agenda, Gubernur Ria Norsan menyerahkan bantuan tali asih berupa uang tunai dan sembako kepada setiap kepala keluarga di Desa Engkangin, sekaligus menyampaikan niatnya untuk kembali berkunjung di lain kesempatan guna menjaga tali silaturahmi yang telah terjalin.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar