BPBD Kalbar Ajak Warga Aktif Cegah Karhutla, Status Siaga Provinsi Masih Disiapkan
- account_circle Admin
- calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR– Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Barat mengajak masyarakat berperan aktif dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api di lingkungan sekitar.
Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Kalimantan Barat, Daniel, mengatakan pelibatan masyarakat menjadi kunci penting untuk mencegah kebakaran meluas.
“Pelibatan masyarakat sangat penting agar kebakaran tidak meluas,” ujar Daniel.
Dari sisi kebijakan, Daniel menyebutkan saat ini Kabupaten Kubu Raya telah menetapkan status siaga bencana akibat asap karhutla hingga 31 Desember 2026. Sementara Kabupaten Ketapang menetapkan status siaga hingga 15 April 2026.
BPBD Kalbar masih menunggu satu kabupaten lainnya untuk melengkapi persyaratan penetapan status siaga bencana karhutla di tingkat provinsi.
“Status siaga provinsi akan mempermudah operasi lapangan secara lebih luas, termasuk pelibatan lintas instansi karena berkaitan dengan administrasi,” jelasnya.
Terkait kemungkinan penggunaan helikopter water bombing, BPBD Kalbar menyatakan masih terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Selama kondisi dinilai masih dapat dikendalikan, penanganan karhutla difokuskan melalui operasi darat yang dimaksimalkan di wilayah rawan.
Meski belum seluruh daerah menetapkan status siaga, Daniel memastikan patroli dan pengawasan tetap berjalan sebagai langkah antisipasi guna menekan risiko karhutla sejak awal tahun.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar