BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » BPBD Kalbar Intensifkan Penanganan Banjir di Tiga Kabupaten, Ribuan Warga Terdampak

BPBD Kalbar Intensifkan Penanganan Banjir di Tiga Kabupaten, Ribuan Warga Terdampak

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PONTIANAK– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus meningkatkan koordinasi penanganan banjir yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sintang, Kubu Raya, dan Kapuas Hulu. Curah hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit sungai meningkat dan mengakibatkan permukiman warga terendam.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kalbar per 18 Mei 2026, kondisi di sejumlah lokasi terdampak masih terus dipantau bersama BPBD kabupaten, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa guna memastikan keselamatan masyarakat serta mempercepat penanganan di lapangan.

Koordinator Harian Pusdalops PB BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan hujan yang mengguyur wilayah hulu sungai menjadi penyebab utama meningkatnya debit air di beberapa daerah.

“Petugas terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi banjir. Kami juga berkoordinasi dengan seluruh unsur di daerah agar penanganan dapat berjalan cepat dan masyarakat tetap memperoleh informasi terkini,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Di Kabupaten Sintang, banjir terjadi di Kecamatan Kayan Hulu, Kayan Hilir, dan Kelam Permai. Total sebanyak 23 desa terdampak dengan jumlah mencapai 2.718 kepala keluarga. Selain merendam rumah warga, banjir juga mengakibatkan sebuah jembatan penghubung di Desa Bengkuang, Kecamatan Kelam Permai, mengalami kerusakan sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.

BPBD juga menerima laporan adanya dua rumah warga yang hanyut akibat derasnya arus banjir. Hingga saat ini belum terdapat laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi, namun kebutuhan logistik dan peralatan penunjang penanganan masih terus diinventarisasi.

Di Kabupaten Kubu Raya, banjir merendam Desa Pasak Piang, Kecamatan Sungai Ambawang. Sedikitnya 766 kepala keluarga atau sekitar 2.400 jiwa terdampak di empat dusun yang tersebar pada 14 RT dan 4 RW. Tim Reaksi Cepat BPBD bersama pemerintah desa telah melakukan asesmen dan pendataan terhadap kondisi warga serta fasilitas umum.

Sementara itu, banjir di Kabupaten Kapuas Hulu masih terjadi di Kecamatan Silat Hilir yang meliputi Desa Nanga Nuar, Bongkong, dan Rumbih. Sekitar 50 rumah dilaporkan terendam, sedangkan jumlah warga terdampak masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.

Menurut Daniel, sejumlah kebutuhan mendesak yang dibutuhkan masyarakat meliputi bahan pangan, air bersih, obat-obatan, serta sarana pendukung evakuasi seperti perahu karet. Selain itu, gangguan akses komunikasi di beberapa wilayah juga menjadi tantangan dalam proses penanganan.

BPBD Kalbar terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan tinggi muka air sungai dan menyampaikan peringatan dini kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah bantaran sungai dan wilayah rawan bencana hidrometeorologi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama apabila hujan kembali terjadi dengan intensitas tinggi. Segera laporkan kepada aparat setempat apabila kondisi air meningkat atau terjadi keadaan darurat agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat,” kata Daniel.

Selain mendukung penanganan di lapangan, BPBD Provinsi Kalimantan Barat juga menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah daerah terdampak sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga hingga kondisi banjir berangsur surut.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GMD Serimbu, Norsan Perkuat Pengembangan Produk Hasil Hutan Bukan Kayu Bernilai Ekonomi

    GMD Serimbu, Norsan Perkuat Pengembangan Produk Hasil Hutan Bukan Kayu Bernilai Ekonomi

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar LANDAK — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendorong berbagai potensi ekonomi dan budaya yang dimiliki Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, terus dikembangkan agar mampu memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Ria Norsan saat membuka kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) ke-IV di Desa Serimbu, Sabtu (29/8/2026). Menurut Norsan, Desa […]

  • kadis pupr kalbar

    Gubernur Kalbar Disudutkan di Unggahan Jalan Bedayan-Libau, PUPR Pastikan Bukan Jalan Provinsia

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Barat, Iskandar Zulkarnaen, angkat bicara terkait viralnya kondisi kerusakan Jalan Bedayan-Libau di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, yang belakangan ramai disuarakan oleh sejumlah anak-anak melalui media sosial. Dalam pernyataannya, Iskandar menyampaikan bahwa pihaknya menghargai setiap aspirasi masyarakat, termasuk kritik terhadap kondisi infrastruktur. Namun, […]

  • Disdikbud Kalbar Perketat Skema Jarak pada Jalur Domisili SPMB 2026

    Disdikbud Kalbar Perketat Skema Jarak pada Jalur Domisili SPMB 2026

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat melakukan penyesuaian pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, terutama pada jalur domisili yang selama ini menjadi salah satu jalur dengan jumlah pendaftar terbanyak. Perubahan tersebut disampaikan saat sosialisasi petunjuk teknis (juknis) SPMB 2026 kepada kepala sekolah dan sejumlah pemangku kepentingan pendidikan di Kalimantan Barat, Sabtu (30/4/2026). […]

  • Gubernur Norsan Ungkap Cara Aman Buka Lahan di Tengah Ancaman Karhutla

    Gubernur Norsan Ungkap Cara Aman Buka Lahan di Tengah Ancaman Karhutla

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membuka lahan di tengah kondisi cuaca panas dan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih tinggi. Norsan menyebut, prinsip kearifan lokal dalam pembukaan lahan sebelumnya telah diatur melalui Perda Nomor 1 Tahun 2022. Meski aturan tersebut kini tengah dievaluasi, menurutnya […]

  • Paruu Tambe, Budaya Khas Dayak yang Sarat Makna Spiritual

    Paruu Tambe, Budaya Khas Dayak yang Sarat Makna Spiritual

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -Di tengah arus modernisasi, keberadaan Paruu Tambe tetap dijaga sebagai identitas budaya masyarakat Dayak di Kalimantan Barat. Perahu hias tradisional ini menjadi simbol penting dalam berbagai ritual adat. Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Sy. Faisal Indahmawan Alkadri, S.STP, M.M, menekankan pentingnya pelestarian tradisi tersebut. “Paruu Tambe bukan sekadar alat transportasi […]

  • Bupati Mempawah Ajak Masyarakat Jadikan Ramadhan Ladang Amal

    Bupati Mempawah Ajak Masyarakat Jadikan Ramadhan Ladang Amal

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH –Bupati Mempawah, Erlina, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah sebagai ladang memperbanyak amal dan meningkatkan ibadah kepada Allah SWT. Ajakan tersebut disampaikan saat Bupati Mempawah melaksanakan Salat Tarawih Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Al Falah Mempawah, Rabu (18/2/2026). Suasana khidmat dan penuh kemeriahan tampak menyelimuti Masjid Agung Al […]

expand_less