Gubernur Kalbar Disudutkan di Unggahan Jalan Bedayan-Libau, PUPR Pastikan Bukan Jalan Provinsia
- account_circle Admin
- calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YOKALBAR PONTIANAK – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Barat, Iskandar Zulkarnaen, angkat bicara terkait viralnya kondisi kerusakan Jalan Bedayan-Libau di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, yang belakangan ramai disuarakan oleh sejumlah anak-anak melalui media sosial.
Dalam pernyataannya, Iskandar menyampaikan bahwa pihaknya menghargai setiap aspirasi masyarakat, termasuk kritik terhadap kondisi infrastruktur.
Namun, ia menyayangkan cara penyampaian yang dinilai kurang tepat, terutama karena melibatkan anak-anak yang belum memahami konteks permasalahan secara utuh.
Menurutnya, narasi yang berkembang di publik cenderung menyudutkan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, padahal status jalan tersebut merupakan jalan kabupaten yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Sintang.
“Perlu dipahami bersama bahwa pengelolaan jalan terbagi berdasarkan kewenangan, yaitu jalan nasional, provinsi, dan kabupaten/kota. Ini adalah jalan kabupaten, sehingga penanganannya berada di bawah pemerintah kabupaten,” jelas Iskandar, saat diwawancarai awak media pada Jumat (27/3/2026).
Ia menilai, munculnya opini yang kurang tepat ini tidak terlepas dari kurangnya pemahaman, terutama di kalangan anak-anak yang dilibatkan dalam penyampaian aspirasi tersebut. Oleh karena itu, ia mengingatkan pentingnya peran orang tua dan lingkungan dalam memberikan edukasi sejak dini.
Iskandar menekankan bahwa anak-anak seharusnya dibimbing untuk memahami etika dalam berpendapat, serta didorong menyampaikan aspirasi berdasarkan data dan informasi yang akurat.
Dia juga mengingatkan bahwa penyampaian opini yang tidak tepat berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum jika mengandung unsur yang merugikan pihak tertentu.
“Kami sangat menyayangkan jika generasi muda justru diekspos dengan cara yang kurang mendidik. Seharusnya mereka dibekali nilai integritas, etika, dan kemampuan berpikir kritis agar mampu menjadi generasi yang unggul,” ujarnya.
Terkait kondisi infrastruktur jalan di Kalimantan Barat, Iskandar menegaskan bahwa pemerintah provinsi tetap berkomitmen melakukan peningkatan kualitas jalan sesuai kewenangan yang dimiliki.
Ia juga menyebut bahwa Gubernur Ria Norsan terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah kabupaten/kota, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
“Kami sudah berupaya maksimal dalam menangani jalan provinsi. Dukungan dari gubernur sangat besar untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan merata,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Iskandar mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih aktif membimbing anak-anak agar memiliki sikap berintegritas , beretika, dan cerdas dalam bersosialisasi.
Hal ini dinilai penting dalam menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing secara profesional dan membawa kebanggaan bagi daerah, bangsa, dan negara.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar