BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » 63 Warga Binaan Lapas Singkawang Terima Remisi Khusus Hari Raya Waisak 2026

63 Warga Binaan Lapas Singkawang Terima Remisi Khusus Hari Raya Waisak 2026

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR, SINGKAWANG – Lapas Kelas IIB Singkawang menyerahkan Remisi Khusus Hari Raya Waisak Tahun 2026 kepada 63 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Buddha, Minggu (31/05). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kunjungan Lapas Singkawang tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Singkawang didampingi jajaran pejabat struktural dan staf.

Pemberian remisi diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan tentang Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Waisak Tahun 2026 bagi narapidana dan anak binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif sesuai ketentuan yang berlaku.

Dari total 63 warga binaan yang menerima remisi, sebanyak 62 orang memperoleh Remisi Khusus I (RK I) berupa pengurangan sebagian masa pidana, sementara 1 orang memperoleh Remisi Khusus II (RK II) yang memungkinkan yang bersangkutan langsung bebas setelah mendapatkan remisi pada peringatan Hari Raya Waisak tahun ini.

Pemberian remisi di Lapas Singkawang merupakan bagian dari pemberian Remisi Khusus Hari Raya Waisak Tahun 2026 yang dilaksanakan secara nasional oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Secara nasional, sebanyak 1.052 Narapidana dan Anak Binaan beragama Buddha menerima Remisi dan Pengurangan Masa Pidana (PMP) Khusus Waisak Tahun 2026 yang terdiri dari 1.047 Narapidana dan 5 Anak Binaan.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyampaikan bahwa pemberian Remisi dan PMP Khusus merupakan wujud pemenuhan hak bagi Narapidana dan Anak Binaan yang telah memenuhi syarat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, remisi juga menjadi bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang menunjukkan perubahan perilaku positif serta aktif mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana.

Menimipas berharap pemberian remisi dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri serta mempersiapkan diri kembali berintegrasi secara sehat dan produktif di tengah masyarakat. Menurutnya, momentum Waisak hendaknya menjadi sarana refleksi diri untuk memperbaiki perilaku, memperkuat pengendalian diri, serta meningkatkan kualitas spiritual dan moral dalam menjalani kehidupan.

Dalam arahannya, Kepala Lapas Kelas IIB Singkawang menyampaikan bahwa remisi merupakan hak warga binaan yang diberikan negara sebagai bentuk penghargaan atas kepatuhan terhadap peraturan serta keaktifan dalam mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan oleh Lapas.

“Pemberian remisi bukan hanya pengurangan masa pidana, tetapi juga bentuk apresiasi atas usaha warga binaan dalam memperbaiki diri. Kami berharap remisi ini menjadi motivasi untuk terus berperilaku baik, mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh, dan mempersiapkan diri kembali menjadi anggota masyarakat yang produktif,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menjelaskan bahwa pemberian Remisi dan PMP Khusus Waisak Tahun 2026 juga memberikan dampak positif terhadap efisiensi anggaran negara. Secara nasional, pemberian remisi tersebut menghasilkan penghematan anggaran makan narapidana dan anak binaan lebih dari Rp842 juta.

Lebih lanjut, momentum Hari Raya Waisak diharapkan dapat menjadi sarana refleksi diri bagi warga binaan untuk memperkuat nilai-nilai kebajikan, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menjalani proses pembinaan.

Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Waisak Tahun 2026 ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada pembinaan. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Setelah seluruh rangkaian acara selesai dilaksanakan, warga binaan kembali ke blok hunian masing-masing dengan tertib.

Melalui pemberian remisi ini, Lapas Kelas IIB Singkawang terus berkomitmen mendorong warga binaan untuk menjalani proses pembinaan secara optimal sebagai bekal kembali ke tengah masyarakat serta mewujudkan tujuan pemasyarakatan yang berfokus pada perubahan perilaku dan reintegrasi sosial. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Kalbar Tegaskan APPSI Perkuat Kolaborasi Antarprovinsi untuk Kemajuan Daerah

    Gubernur Kalbar Tegaskan APPSI Perkuat Kolaborasi Antarprovinsi untuk Kemajuan Daerah

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR LOMBOK – Penguatan sinergi antarpemerintah provinsi menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan nasional yang semakin kompleks, mulai dari pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, hingga peningkatan pelayanan publik. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan, saat menghadiri Gala Dinner Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Taman Aruna Senggigi Beach Hotel, Rabu […]

  • Pemkab Mempawah Cek Dapur MBG

    Pemkab Mempawah Cek Dapur MBG

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH -Selain meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Sungai Pinyuh, Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail, juga mengecek kondisi dapur MBG yang menjadi pusat penyediaan makanan bergizi bagi para siswa. Dalam kesempatan tersebut, Ismail menegaskan bahwa program MBG yang merupakan salah satu program utama Presiden Republik […]

  • Tinjau SMKN 1 Sanggau, Ria Norsan Komitmen Dongkrak Kualitas Pendidikan

    Tinjau SMKN 1 Sanggau, Ria Norsan Komitmen Dongkrak Kualitas Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar Sanggau – Dalam rangkaian Safari Ramadan di Kabupaten Sanggau, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meninjau langsung kondisi serta proses pembelajaran di SMK Negeri 1 Sanggau, Rabu (25/2/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran kegiatan belajar mengajar, khususnya terkait kapasitas gedung dan ketersediaan fasilitas pendukung di sekolah. Dalam peninjauan itu, Gubernur menyoroti sejumlah aspek […]

  • UGM dan Dinas Pendidikan Singkawang Perkuat Sinergi Pengembangan Pembelajaran Berbasis Teknologi

    UGM dan Dinas Pendidikan Singkawang Perkuat Sinergi Pengembangan Pembelajaran Berbasis Teknologi

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang menerima kunjungan Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam rangka dialog pengembangan pendidikan dasar dan menengah yang berlangsung di Aula Kartini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Kamis (6/8). Tim Fakultas Filsafat UGM dipimpin oleh Dr. Sonjoruri Budiani Trisakti, S.S., M.A., didampingi […]

  • Disdikbud Kalbar Pastikan Sejumlah Sekolah Terima Program Revitalisasi Tahun 2026

    Disdikbud Kalbar Pastikan Sejumlah Sekolah Terima Program Revitalisasi Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat memastikan sejumlah sekolah di wilayah Kalbar akan menerima program revitalisasi pada tahun 2026. Selain SMA Negeri 2 Belitang Hulu, sekolah lain yang masuk dalam program revitalisasi tersebut adalah SLB Sintang, SLB Parindu, dan SMA Negeri 1 Toho yang sebelumnya mengalami musibah kebakaran. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud […]

  • Sumur Bor untuk Karhutla di Pontianak Berpotensi Jadi Sumber Air Warga

    Sumur Bor untuk Karhutla di Pontianak Berpotensi Jadi Sumber Air Warga

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Sumur bor yang dibangun di kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Parit Cahaya Baru, Kelurahan Bansir Darat, Pontianak, tidak hanya disiapkan untuk mendukung pemadaman. Sumber air tersebut juga berpotensi dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk kebutuhan sehari-hari. Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto mengatakan, sumur bor tersebut berada di kawasan yang rawan […]

expand_less