Disdikbud Kalbar Pastikan Sejumlah Sekolah Terima Program Revitalisasi Tahun 2026
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YOKALBAR- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat memastikan sejumlah sekolah di wilayah Kalbar akan menerima program revitalisasi pada tahun 2026.
Selain SMA Negeri 2 Belitang Hulu, sekolah lain yang masuk dalam program revitalisasi tersebut adalah SLB Sintang, SLB Parindu, dan SMA Negeri 1 Toho yang sebelumnya mengalami musibah kebakaran.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan saat ini proses administrasi masih terus berjalan. Dari sejumlah sekolah yang telah ditetapkan, baru dua Sekolah Luar Biasa (SLB) yang mendapatkan undangan untuk mengikuti pra-bimbingan teknis (pra-bimtek) di Jakarta.
“Untuk sementara baru dua SLB yang diundang mengikuti pra-bimtek di Jakarta. Sekolah lainnya akan menyusul pada tahap berikutnya,” ujarnya.
Faisal menjelaskan, SMA Negeri 2 Belitang Hulu dipastikan menjadi salah satu penerima program revitalisasi tahap pertama tahun 2026. Kepala sekolah, bendahara, dan perencana sekolah dijadwalkan mengikuti pra-bimtek sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program.
“Minggu depan kepala sekolah, bendahara, dan perencana akan diundang mengikuti pra-bimtek di Jakarta. Dengan begitu, mereka dipastikan masuk sebagai penerima program revitalisasi tahap pertama tahun 2026,” jelasnya.
Menurut Faisal, pengumuman resmi penerima program revitalisasi tahap pertama akan dilakukan pada periode Mei hingga Juni 2026.
“Untuk tahap pertama ini pengumuman penerima dilakukan pada Mei hingga Juni, dan SMA Negeri 2 Belitang Hulu sudah dipastikan masuk dalam daftar penerima,” katanya.
Ia menambahkan, pelaksanaan pembangunan nantinya dilakukan melalui mekanisme swakelola dengan melibatkan pihak sekolah sebagai pelaksana kegiatan.
“Sekolah dapat menunjuk pelaksana sendiri karena sifatnya swakelola. Dinas hanya mendorong agar sekolah memperoleh program ini serta memastikan seluruh persyaratan administrasi telah lengkap,” tambahnya.
Program revitalisasi sekolah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sehingga mendukung proses belajar mengajar yang lebih baik di berbagai daerah di Kalimantan Barat.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar