BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Ketua KPU Kalbar Soroti Pentingnya Penguatan Partai Politik dan Masyarakat Sipil dalam Demokrasi

Ketua KPU Kalbar Soroti Pentingnya Penguatan Partai Politik dan Masyarakat Sipil dalam Demokrasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PONTIANAK – Ketua KPU Provinsi Kalimantan Barat, Muhammad Syarifuddin Budi, menilai penguatan peran partai politik, organisasi kemasyarakatan (ormas), dan masyarakat sipil menjadi faktor utama dalam menciptakan demokrasi yang semakin matang dan berkualitas.

Pandangan tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Dialog Demokrasi bertema “Peran Partai Politik, Ormas, dan Masyarakat Sipil dalam Mewujudkan Demokrasi yang Berkualitas” yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Barat di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (30/6/2026).

Dalam pemaparannya, Syarifuddin menjelaskan bahwa demokrasi tidak cukup dimaknai sebagai proses memilih pemimpin melalui pemilu. Menurutnya, demokrasi harus dibangun melalui partisipasi masyarakat yang berkelanjutan, mulai dari memberikan masukan, mengawal jalannya pemerintahan, hingga melakukan evaluasi terhadap kebijakan publik.

“Penguatan infrastruktur partai politik, masyarakat sipil, dan ormas sangat penting dalam menghadirkan masyarakat yang siap berdemokrasi, memahami haknya sebagai warga negara, serta mengetahui apa yang harus dilakukan dalam setiap proses demokrasi, mulai dari menghadirkan kepemimpinan hingga mengawasi jalannya pemerintahan,” ujarnya.

Ia mengatakan, partai politik memiliki fungsi strategis sebagai sarana pendidikan politik yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara. Sementara itu, organisasi kemasyarakatan dan kelompok masyarakat sipil berperan memperkuat partisipasi publik sekaligus menjadi jembatan antara masyarakat dengan pemerintah.

Menurutnya, kualitas demokrasi akan semakin baik apabila seluruh elemen mampu menjalankan perannya secara seimbang. Partai politik bertugas menyiapkan kader dan menyalurkan aspirasi masyarakat, sedangkan masyarakat sipil ikut memastikan proses pemerintahan berjalan secara transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan publik.

Syarifuddin menegaskan bahwa demokrasi tidak berhenti setelah pemimpin terpilih. Masyarakat tetap memiliki tanggung jawab untuk mendukung pembangunan melalui pengawasan, kritik yang membangun, serta partisipasi aktif dalam berbagai proses pengambilan kebijakan.

“Demokrasi bukan hanya soal melahirkan kepemimpinan, tetapi juga bagaimana masyarakat ikut mengisi pembangunan melalui dukungan, kritik, dan evaluasi. Dengan demikian akan tercipta keseimbangan antara suprastruktur politik dan infrastruktur politik sehingga mampu menghadirkan pemerintahan yang bertanggung jawab kepada masyarakat,” katanya.

Ia berharap forum dialog yang digelar Kesbangpol Kalbar dapat memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam membangun budaya demokrasi yang sehat. Selain itu, partai politik diharapkan semakin optimal menjalankan fungsi pendidikan politik, organisasi kemasyarakatan mampu menjadi mitra strategis pemerintah, sementara masyarakat sipil semakin aktif mengawal penyelenggaraan pemerintahan.

Menurut Syarifuddin, sinergi seluruh unsur tersebut akan menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas demokrasi di Kalimantan Barat sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalbar Cetak Sejarah Catatkan 100 Persen Usulan WBTb Diterima

    Kalbar Cetak Sejarah Catatkan 100 Persen Usulan WBTb Diterima

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Memasuki awal 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menargetkan penambahan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) baru setelah sukses mencatatkan penerimaan 100 persen usulan pada 2025. Sebanyak 18 usulan dari delapan kabupaten/kota diterima seluruhnya oleh Kementerian Kebudayaan RI dalam sidang penetapan Oktober 2025 lalu. Keberhasilan ini menjadi yang pertama dalam sejarah pengusulan WBTb Kalbar. Plt Kepala […]

  • Pemprov Kalbar Segera Tetapkan Status Siaga Bencana Asap Karhutla

    Pemprov Kalbar Segera Tetapkan Status Siaga Bencana Asap Karhutla

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR– Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berencana segera menetapkan status siaga bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah koordinasi dengan pemerintah pusat dalam penanganan dampak kabut asap. Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan, penetapan status siaga penting agar pemerintah pusat dapat mengetahui kondisi daerah secara […]

  • Lagi, Pelajar Tewas dalam Kecelakaan di Jalan Adi Sucipto Pontianak

    Lagi, Pelajar Tewas dalam Kecelakaan di Jalan Adi Sucipto Pontianak

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar kembali terjadi di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Kali ini, kecelakaan terjadi di Jalan Adi Sucipto, tepatnya di depan Rumah Makan Jawa, Kecamatan Pontianak Tenggara, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Seorang pelajar berinisial SJJ (16) meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan sebuah […]

  • Kunker ke Singkawang, Pertina Kalbar Perkuat Pembinaan & Organisasi Tinju Daerah

    Kunker ke Singkawang, Pertina Kalbar Perkuat Pembinaan & Organisasi Tinju Daerah

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Pengurus Provinsi Kalimantan Barat periode 2025–2029, Bambang Derryawan, melaksanakan kunjungan ke Kota Singkawang sebagai bagian dari agenda pembinaan dan konsolidasi organisasi. Kedatangan tersebut disambut oleh jajaran pengurus Pertina Kota Singkawang, termasuk Bahru Ardiansyah yang akrab disapa Bayu, yang juga berperan sebagai pelatih dan penggerak pembinaan atlet […]

  • PLB Temajuk Ditargetkan Aktif Agustus 2026, Gubernur Siapkan Kawasan Perbatasan Jadi Pusat Pertumbuhan Baru

    PLB Temajuk Ditargetkan Aktif Agustus 2026, Gubernur Siapkan Kawasan Perbatasan Jadi Pusat Pertumbuhan Baru

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar SAMBAS – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalbar untuk mendukung percepatan pembangunan kawasan perbatasan melalui reaktivasi Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Kabupaten Sambas yang ditargetkan kembali beroperasi pada Agustus 2026. Pernyataan tersebut disampaikan Norsan saat melakukan peninjauan PLB Temajuk dalam rangkaian kegiatan Gema Membangun Desa ke-2 Tingkat Provinsi Kalimantan […]

  • Singkawang Christmas Day

    Tjhai Chui Mie Meresmikan Singkawang Christmas Day

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Singkawang Christmas Day 2025 resmi dibuka oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Selasa malam (23/12/2025), di Beringin Corner. Pembukaan perayaan Natal tahunan tersebut ditandai dengan penyalaan lampu dan kembang api yang disaksikan ratusan warga. Pembukaan acara turut dihadiri Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, forkopimda, OPD terkait serta Ketua Panitia Singkawang Christmas Day. […]

expand_less