BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Terus Diserang Fitnah Keji, Gubernur Ria Norsan : Ada Upaya Sistematis Cemarkan Nama Baik Dirinya dan Keluarga

Terus Diserang Fitnah Keji, Gubernur Ria Norsan : Ada Upaya Sistematis Cemarkan Nama Baik Dirinya dan Keluarga

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Yokalbar Pontianak, – Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, MH, dengan tegas membantah pemberitaan di salah satu media yang menyebutkan bahwa pada tahun 2026 Tim Airlangga diduga menguasai sekitar 800 proyek penunjukan langsung (PL) di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Menurut H. Ria Norsan, informasi tersebut sama sekali tidak benar dan merupakan fitnah yang keji. Ia menilai pemberitaan itu dilandasi rasa iri atau sakit hati pihak tertentu yang tidak berhasil menjatuhkannya sebagai Gubernur Kalbar, sehingga isu tersebut kemudian dialihkan dengan menyeret nama anaknya, Arif Reinaldi.

“Itu tidak benar dan merupakan fitnah yang keji. Mungkin karena tidak bisa menjatuhkan saya sebagai gubernur, sekarang isu itu dialihkan dengan menyeret-nyeret anak saya,” tegas H. Ria Norsan.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama ini dirinya kerap menerima ancaman berulang kali melalui media sosial dan pesan WhatsApp dari nomor yang tidak dikenalnya.

Hal tersebut, kata dia, semakin memperkuat dugaan adanya upaya sistematis untuk mencemarkan nama baik dirinya dan keluarganya. Pernyataan ini disampaikan pada Minggu (1/2/2026).

Sementara itu, Arif Reinaldi yang merupakan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, menanggapi isu tersebut dengan tenang namun tegas. Di usia yang masih muda, Arif menilai pemberitaan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan penguasaan proyek penunjukan langsung oleh Tim Airlangga sebagai informasi yang berlebihan dan menyesatkan masyarakat Kalbar.

“Pemberitaan yang menghubungkan saya dengan dugaan penguasaan proyek penunjukan langsung di OPD Pemprov Kalbar itu terlalu berlebihan dan menyesatkan publik,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, ketua Team relawan pemenangan Ria Norsan Dandi Rahmansyah turut memberikan pandangannya. Ia mengingatkan agar kebebasan pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial tetap berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan tidak kebablasan.

Dandi Rahmansyah, ketua Team relawan pemenangan Ria Norsan, mengecam pemberitaan itu sebagai “serangan licik” yang bertujuan merusak reputasi Gubernur. “Mereka tidak bisa menjatuhkan Ria Norsan dengan cara biasa, jadi mereka menggunakan cara kotor,” katanya.

Dandi juga mempertanyakan kredibilitas media yang memberitakan isu tersebut. “Apakah mereka hanya ingin sensasi atau ada motif lain?” tanyanya.

Menurut Dandi, penunjukan langsung dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan mekanisme yang sah dan diatur dalam peraturan perundang-undangan. Metode ini dilakukan oleh pejabat pengadaan dengan menunjuk langsung satu penyedia dalam kondisi tertentu, seperti keadaan mendesak, bersifat rahasia, hanya dapat disediakan oleh satu pelaku usaha, atau akibat kegagalan tender berulang.

Selain itu, penunjukan langsung juga dapat dilakukan untuk program prioritas pemerintah yang membutuhkan kecepatan pelaksanaan, seperti bantuan pangan atau program strategis nasional, dengan tetap mengacu pada prinsip efisiensi dan pencegahan penyalahgunaan kewenangan.

“Secara logika, jika pada tahun 2026 sampai 800 proyek penunjukan langsung diduga dikuasai satu tim seperti diberitakan salah satu media, itu sangat berlebihan dan tidak logis,” tegas Dandi.

Berbagai pihak menilai pemberitaan tersebut tidak didukung fakta yang kuat dan berpotensi menyesatkan opini publik, sehingga diharapkan media dapat lebih cermat, berimbang, dan bertanggung jawab dalam menyajikan informasi kepada masyarakat.

Media pers diingatkan untuk tidak menyebarkan berita hoax dan fitnah. “Kebebasan pers harus diimbangi dengan tanggung jawab jurnalistik yang tinggi,” tambah Dandi.

Pasal 28 ayat (1) UU ITE mengatur bahwa penyebaran berita bohong dapat dikenakan pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar. Selain itu, Pasal 310 KUHP tentang fitnah juga dapat dikenakan pidana penjara paling lama 4 tahun dan 2 bulan.

“Masyarakat harus waspada terhadap berita hoax dan fitnah.“ tegas Dandi.

Ancaman pidana ini diharapkan dapat membuat media pers lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi. “Kami tidak ingin ada korban dari berita hoax dan fitnah,” ujar Dandi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • safari ramadhan di mempawah

    Safari Ramadhan di Peniti Luar, Ini Pesan Bupati Mempawah

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR MEMPAWAH –Pemerintah Kabupaten Mempawah kembali melanjutkan agenda rutin Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan menyambangi masyarakat di Masjid Jami’ Nurul Huda, Desa Peniti Luar, Kecamatan Jongkat, Kamis (26/02/2026). Kedatangan Bupati Mempawah, Erlina, bersama rombongan disambut hangat oleh tokoh masyarakat dan warga setempat. Suasana penuh kekeluargaan begitu terasa di dalam masjid, mencerminkan kedekatan antara pemerintah daerah […]

  • Pembukaan Pekan Gawai Dayak 2026, Gubernur Ria Norsan Sebut Milik Seluruh Etnis di Kalbar

    Pembukaan Pekan Gawai Dayak 2026, Gubernur Ria Norsan Sebut Milik Seluruh Etnis di Kalbar

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YoKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, resmi membuka Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-40 Provinsi Kalimantan Barat di Rumah Radakng, Pontianak, pada Rabu (20/5/2026). Norsan menegaskan bahwa Pekan Gawai Dayak bukan hanya milik masyarakat Dayak, tetapi menjadi milik seluruh masyarakat Kalimantan Barat yang hidup dalam keberagaman suku dan budaya. “Sesungguhnya Pekan Gawai Dayak adalah […]

  • Acer Swift Air 14 AI Hadir dengan Desain Ultra-Ringan dan Baterai hingga 19 Jam

    Acer Swift Air 14 AI Hadir dengan Desain Ultra-Ringan dan Baterai hingga 19 Jam

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK — Acer Indonesia resmi meluncurkan Swift Air 14 AI, laptop berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mengusung desain ultra-ringan, baterai tahan hingga 19 jam, serta empat pilihan warna untuk mendukung mobilitas pengguna, mulai dari profesional, kreator konten hingga pelajar. Laptop terbaru ini diperkenalkan pada 15 September 2026 dengan mengedepankan perpaduan desain premium, performa berbasis AI, […]

  • Peningkatan Produksi Nelayan dan Aspek Kesejahteraan jadi Komitmen DKP Kalbar dan Kubu Raya

    Peningkatan Produksi Nelayan dan Aspek Kesejahteraan jadi Komitmen DKP Kalbar dan Kubu Raya

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memperkuat sinergi dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan sebagai upaya meningkatkan produktivitas, daya saing, serta kesejahteraan masyarakat pesisir. Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan antara Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kubu Raya, Yoga Paksi Indriyatno, bersama jajaran dengan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan […]

  • Norsan Turun ke Pelang, Soroti Dugaan Pembakaran Lahan dan Percepat Penanganan Karhutla Ketapang

    Norsan Turun ke Pelang, Soroti Dugaan Pembakaran Lahan dan Percepat Penanganan Karhutla Ketapang

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar KETAPANG – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Pelang, Kabupaten Ketapang, Selasa (22/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus mencari solusi tercepat guna mempercepat penanganan karhutla yang masih terjadi di wilayah tersebut. Dalam peninjauan itu, Norsan menilai sebagian besar area yang […]

  • Imigrasi Canangkan Strategi Optimalisasi Layanan dan Infrastruktur demi Wujudkan Ekosistem Digital

    Imigrasi Canangkan Strategi Optimalisasi Layanan dan Infrastruktur demi Wujudkan Ekosistem Digital

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi mencanangkankan strategi optimalisasi layanan dan infrastruktur untuk mewujudkan ekosistem digital, melalui Rapat Koordinasi Pimpinan Tinggi Imigrasi Tahun 2026 yang digelar di Tangerang, Kamis (22/01/2026). Mengusung tema “Optimalisasi Layanan, Penegakan Hukum, dan Infrastruktur dalam Mewujudkan Ekosistem Digital Keimigrasian”, forum ini menjadi wadah penyelarasan strategi transformasi institusi dengan tujuan meningkatkan standar […]

expand_less