BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Dorong Ekonomi Biru Berbasis Ekowisata, DKP Kalbar Verifikasi Pengembangan Wisata Mangrove Sungai Kupah

Dorong Ekonomi Biru Berbasis Ekowisata, DKP Kalbar Verifikasi Pengembangan Wisata Mangrove Sungai Kupah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR –  Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong pengembangan kawasan pesisir yang berkelanjutan melalui konsep ekonomi biru.

Salah satunya dengan melakukan verifikasi pengajuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) untuk pengembangan wisata bahari berbasis ekowisata di Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.

Verifikasi lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat, Natalia Karyawati, didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3KP), pada Kamis (16/7/2026).

Natalia mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari proses memastikan pemanfaatan ruang laut dilakukan sesuai ketentuan serta tetap mengedepankan aspek keberlanjutan lingkungan.

“Verifikasi ini bertujuan memastikan rencana pemanfaatan ruang laut selaras dengan fungsi kawasan, sehingga pengembangan wisata dapat berjalan tanpa mengabaikan kelestarian ekosistem pesisir,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kawasan mangrove di Desa Sungai Kupah memiliki peran strategis sebagai pelindung alami wilayah pesisir dari abrasi dan gelombang, sekaligus menjadi habitat bagi berbagai jenis biota laut.

Di sisi lain, kawasan tersebut juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari berbasis ekowisata. Keberadaan hutan mangrove dinilai dapat menjadi daya tarik wisata edukasi dan rekreasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

Menurut Natalia, pengelolaan kawasan secara berkelanjutan akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir melalui sektor pariwisata, tanpa mengorbankan fungsi ekologis kawasan.

“Melalui pengelolaan yang berkelanjutan, kawasan mangrove tidak hanya tetap terjaga, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Ini sejalan dengan upaya membangun ekonomi biru yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian lingkungan,” katanya.

DKP Kalbar berharap pengembangan wisata bahari di Desa Sungai Kupah dapat menjadi contoh pengelolaan kawasan pesisir yang mampu mengintegrasikan aspek konservasi, pemberdayaan masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasal 311 KUHP: “Barang siapa dengan sengaja menuduh orang lain melakukan suatu perbuatan dengan maksud agar diketahui oleh umum, padahal tuduhan itu tidak benar, dapat dikenakan hukuman penjara paling lama 4 tahun.”

    Hoax Bisa Dipidana dan Masuk Penjara

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR (UNTAR FAKULTAS HUKUM)  – Di era digital saat ini, penyebaran berita bohong atau hoax menjadi masalah serius yang dapat memicu kepanikan, konflik sosial, bahkan kerugian materiil dan immateriil. Pemerintah Indonesia telah mengatur sanksi bagi pelaku penyebaran hoax melalui berbagai peraturan perundang-undangan, terutama dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Kitab Undang-Undang Hukum Pidana […]

  • Pencegahan Dini Jadi Fokus Pengendalian Karhutla di Kalbar

    Pencegahan Dini Jadi Fokus Pengendalian Karhutla di Kalbar

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat saat ini lebih mengutamakan upaya pencegahan dini serta penguatan kelembagaan hingga ke tingkat desa. Menurutnya, berbagai langkah strategis telah dilakukan sejak awal 2025, salah satunya dengan menetapkan status siaga darurat bencana asap terhitung sejak 17 April hingga […]

  • Lonjakan Titik Panas Awal 2026, BPBD Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

    Lonjakan Titik Panas Awal 2026, BPBD Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Lonjakan jumlah titik panas (hotspot) di Kalimantan Barat pada awal 2026 menjadi alarm dini potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tercatat sebanyak 1.575 hotspot tersebar di 14 kabupaten/kota sepanjang periode 1–30 Januari 2026. Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Kalimantan Barat, Daniel, […]

  • Daftar Calon Ketua Karang Taruna Kalbar, Muhammad Farizi Usung Pemberdayaan Pemuda Berbasis Karya Nyata

    Daftar Calon Ketua Karang Taruna Kalbar, Muhammad Farizi Usung Pemberdayaan Pemuda Berbasis Karya Nyata

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar Pontianak – Muhammad Farizi resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat, Jumat (10/7/2026). Dalam pencalonannya, Farizi membawa visi menjadikan Karang Taruna sebagai aktor pemberdayaan sosial yang terdidik, terlatih, berpengetahuan, dan memiliki karya nyata bagi masyarakat untuk mendukung kemajuan Kalimantan Barat. Menurut Farizi, Karang Taruna harus mampu bertransformasi menjadi organisasi kepemudaan […]

  • Ria Norsan Wujudkan Kalbar Gerbang Ekonomi Global: Scoot Terbang Perdana ke Singapura, Kijing Mulai Ekspor

    Ria Norsan Wujudkan Kalbar Gerbang Ekonomi Global: Scoot Terbang Perdana ke Singapura, Kijing Mulai Ekspor

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

          YOKALBAR PONTIANAK – Senin (29/6/2026) menjadi hari bersejarah bagi Kalimantan Barat. Dalam satu hari yang sama, Gubernur Kalbar Ria Norsan, menyaksikan sekaligus menandai terbukanya dua pintu penting yang menghubungkan Kalbar dengan dunia internasional. Keduanya yakni penerbangan perdana rute langsung Pontianak–Singapura oleh maskapai Scoot dan ekspor perdana peti kemas melalui Terminal Kijing di […]

  • GMD Serimbu, Norsan Perkuat Pengembangan Produk Hasil Hutan Bukan Kayu Bernilai Ekonomi

    GMD Serimbu, Norsan Perkuat Pengembangan Produk Hasil Hutan Bukan Kayu Bernilai Ekonomi

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar LANDAK — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendorong berbagai potensi ekonomi dan budaya yang dimiliki Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, terus dikembangkan agar mampu memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Ria Norsan saat membuka kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) ke-IV di Desa Serimbu, Sabtu (29/8/2026). Menurut Norsan, Desa […]

expand_less