BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Disdikbud Kalbar Perketat Skema Jarak pada Jalur Domisili SPMB 2026

Disdikbud Kalbar Perketat Skema Jarak pada Jalur Domisili SPMB 2026

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat melakukan penyesuaian pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, terutama pada jalur domisili yang selama ini menjadi salah satu jalur dengan jumlah pendaftar terbanyak.

Perubahan tersebut disampaikan saat sosialisasi petunjuk teknis (juknis) SPMB 2026 kepada kepala sekolah dan sejumlah pemangku kepentingan pendidikan di Kalimantan Barat, Sabtu (30/4/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan revisi dilakukan untuk menciptakan sistem seleksi yang lebih proporsional dan memberikan rasa keadilan bagi calon peserta didik.

“Fokus perubahan tahun ini ada pada penilaian jarak di jalur domisili. Kami memperinci rentang jarak agar hasil seleksi lebih mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan,” ujarnya.

Menurut Faisal, pada pelaksanaan tahun sebelumnya, calon siswa yang tinggal lebih dari dua kilometer dari sekolah tujuan memperoleh nilai yang sama, meskipun jarak tempat tinggal mereka berbeda cukup jauh.

Kondisi tersebut dinilai kurang ideal karena siswa yang berjarak dua kilometer dan sepuluh kilometer dari sekolah tetap memperoleh poin yang sama dalam proses seleksi.

Untuk SPMB 2026, Disdikbud Kalbar mengubah sistem penilaian dengan memperbanyak kategori jarak. Jika sebelumnya rentang penilaian menggunakan lima kelompok besar, kini pembagian jarak dibuat lebih rinci mulai dari 0–250 meter, 250–500 meter, hingga lebih dari 4,5 kilometer.

Melalui skema baru ini, nilai yang diperoleh calon siswa akan lebih sesuai dengan jarak domisili mereka terhadap sekolah tujuan.

“Sekarang perbedaannya lebih terlihat. Siswa yang tinggal lebih dekat tentu memiliki nilai yang berbeda dengan yang jaraknya lebih jauh. Ini untuk menghindari kesan bahwa semua jarak di atas dua kilometer dianggap sama,” jelasnya.

Meski terdapat perubahan dalam penilaian jarak, komposisi seleksi pada jalur domisili tetap tidak berubah. Sebanyak 70 persen penilaian berasal dari jarak tempat tinggal calon siswa, sedangkan 30 persen lainnya berasal dari nilai akademik selama lima semester.

Selain jalur domisili, Disdikbud Kalbar juga melakukan penyempurnaan pada jalur prestasi. Tahun ini, nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) mulai masuk dalam komponen penilaian dengan bobot 20 persen.

Sementara itu, nilai akademik selama lima semester tetap menjadi faktor utama dengan porsi 70 persen, sedangkan prestasi non-akademik mendapatkan bobot 10 persen.

“Penambahan TKA dilakukan untuk memperkuat objektivitas seleksi, namun rekam jejak akademik siswa selama di sekolah tetap menjadi penilaian terbesar,” kata Faisal.

Untuk jalur afirmasi, kuota tetap dialokasikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu, peserta didik berkebutuhan khusus, anak guru, serta siswa yang mengikuti perpindahan tugas orang tua.

Di sisi lain, Disdikbud Kalbar memastikan pelaksanaan SPMB tetap mempertimbangkan kondisi geografis daerah. Sekolah yang berada di kawasan terpencil, tertinggal, dan terluar (3T) diberikan fleksibilitas dalam pelaksanaan sistem penerimaan.

Menurut Faisal, sekolah yang mengalami keterbatasan jaringan internet maupun sarana teknologi tidak diwajibkan menerapkan sistem daring secara penuh.

“Kami tidak ingin kendala akses menjadi hambatan bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan. Karena itu, sekolah di wilayah 3T akan diberikan penyesuaian sesuai kondisi masing-masing,” pungkasnya.

Selain menyosialisasikan perubahan aturan, Disdikbud Kalbar juga mulai menyiapkan tahapan teknis pelaksanaan SPMB 2026 melalui pelatihan operator sekolah pada Mei mendatang, sebelum pembuatan akun calon siswa dibuka pada pertengahan Juni.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dikbud Kalbar Matangkan Persiapan SPMB 2026, Operator Sekolah Mulai Dilatih

    Dikbud Kalbar Matangkan Persiapan SPMB 2026, Operator Sekolah Mulai Dilatih

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kalimantan Barat mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Berbagai tahapan teknis disiapkan sejak awal guna memastikan proses penerimaan peserta didik baru berjalan lancar, transparan, dan akuntabel. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan persiapan diawali dengan sosialisasi petunjuk teknis […]

  • Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmarwan Alkadri

    Singkawang dan Sintang Dominasi Penetapan 18 WBTb Kalbar

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -Pengakuan terhadap kekayaan budaya Kalimantan Barat kembali diperkuat. Sebanyak 18 Warisan Budaya Takbenda dari delapan kabupaten/kota resmi ditetapkan pemerintah pusat. Dari daftar tersebut, Kabupaten Sintang menjadi daerah dengan jumlah terbanyak yakni empat karya budaya, disusul Kota Singkawang dan Kabupaten Mempawah masing-masing tiga karya. Kota Pontianak menyumbang dua karya, begitu pula Kabupaten Ketapang dan Kubu […]

  • Hardiknas 2026 Jadi Momentum Perkuat Mutu Pendidikan dan Karakter Siswa di Kalbar

    Hardiknas 2026 Jadi Momentum Perkuat Mutu Pendidikan dan Karakter Siswa di Kalbar

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum bagi dunia pendidikan di Kalimantan Barat untuk terus memperkuat mutu pembelajaran sekaligus membentuk karakter peserta didik sebagai generasi penerus bangsa. Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Hardiknas tahun ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat […]

  • Tak Hanya 10 Siswa SMAN 1, Beasiswa Tiongkok untuk Pelajar Kalbar Siap Diperluas pada 2027

    Tak Hanya 10 Siswa SMAN 1, Beasiswa Tiongkok untuk Pelajar Kalbar Siap Diperluas pada 2027

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK- Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, memastikan program beasiswa studi ke Tiongkok bagi pelajar Kalimantan Barat tidak akan berhenti pada 10 siswa SMA Negeri 1 Pontianak. Program tersebut direncanakan mencakup agar dapat menjangkau lebih banyak siswa berprestasi dari berbagai sekolah di Kalbar mulai tahun ajaran 2027. Hal itu disampaikan Rifqinizamy usai penandatanganan nota […]

  • Gubernur Kalbar Instruksikan Upah, THR, dan Jaminan Sosial Buruh Wajib Dipenuhi

    Gubernur Kalbar Instruksikan Upah, THR, dan Jaminan Sosial Buruh Wajib Dipenuhi

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengambil sikap tegas dalam perlindungan tenaga kerja dengan memastikan seluruh hak buruh dipenuhi tanpa kompromi. Ria Norsan menginstruksikan agar tidak ada keterlambatan pembayaran upah maupun Tunjangan Hari Raya (THR), terutama bagi pekerja outsourcing dan sektor konstruksi. Ia bahkan mengaku turun langsung melakukan pengecekan rutin guna memastikan hak pekerja […]

  • Lokasi Jatuhnya Helikopter PK-CFX di Sekadau Ditemukan SAR Gabungan

    Lokasi Jatuhnya Helikopter PK-CFX di Sekadau Ditemukan SAR Gabungan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar KALBAR – Titik lokasi jatuhnya helikopter PK-CFX di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, mulai menemukan titik terang. Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan menduga telah menemukan lokasi jatuhnya pesawat tersebut berdasarkan hasil pemantauan udara. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, mengungkapkan indikasi tersebut terlihat saat tim melakukan pemantauan menggunakan helikopter Super […]

expand_less