Pelaku UMKM Akui Manfaat Qris usai Dapat Edukasi dari Bank Kalbar
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YOKALBAR -Bank Kalbar terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong digitalisasi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan memfasilitasi sistem transaksi non-tunai berupa QRIS di Bazar Ramadhan Masjid Mujahidin Pontianak.
Ketua Komunitas UMKM Bazar Mujahidin, Edi Suprianto, menyampaikan bahwa kehadiran Bank Kalbar dalam kegiatan tahunan tersebut tidak hanya sebatas penyediaan tempat berjualan, tetapi juga memperkenalkan kemudahan bertransasi di era digital kepada para pedagang.
“Bank Kalbar itu mendukung dari sisi penyediaan tempat jualan, kemudian sarana transaksi non-tunai seperti QRIS, promosi, bahkan kadang-kadang karyawan Bank Kalbar turut berbelanja di stan kita,” ujar Edi, Senin.
Menurutnya, penggunaan QRIS sangat membantu para pedagang maupun pembeli karena transaksi menjadi lebih cepat, praktis, dan tidak memerlukan uang tunai. Fasilitas ini juga menjadi nilai tambah bagi bazar yang setiap tahunnya selalu ramai dikunjungi masyarakat.
Edi menjelaskan, hampir setiap tahun para pelaku UMKM difasilitasi untuk berjualan di Bazar Ramadhan Mujahidin oleh Bank Kalbar. Ia menilai dukungan perbankan, terutama dalam hal digitalisasi transaksi, sangat penting mengingat struktur ekonomi Pontianak dan Kalimantan Barat secara umum masih didominasi oleh UMKM.
“Kita bicara Pontianak, bicara Kalbar secara umum, sebagian besar usaha kita itu memang UMKM. Kita tidak punya industri besar di sini, mungkin ada tapi terbatas. Jadi bazar ini sebagai wadah yang sangat membantu perekonomian karena UMKM perlu pasar, dan pasar difasilitasi melalui kegiatan bazar atau promosi sejenis,” jelasnya.
Terkait akses permodalan, sebagian besar pedagang di bazar telah mendapatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Kalbar. Kerja sama tersebut telah berjalan sekitar tiga hingga empat tahun terakhir. Selain KUR, sebagian pedagang juga tercatat sebagai nasabah aktif dengan produk tabungan, kredit, maupun deposito.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar