BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Medan Sulit dan Minim Air Jadi Tantangan Utama Pemadaman Karhutla di Kalbar

Medan Sulit dan Minim Air Jadi Tantangan Utama Pemadaman Karhutla di Kalbar

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat kerap dihadapkan pada tantangan berat di lapangan. BPBD Kalimantan Barat mengungkapkan keterbatasan sumber air serta sulitnya akses menuju lokasi kebakaran menjadi faktor utama yang memperlambat proses pemadaman di sejumlah wilayah.

Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan berdasarkan prakiraan BMKG, potensi karhutla masih terpantau di hampir seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

“Kendala yang sering kami hadapi adalah lokasi kebakaran yang tidak memiliki sumber air sama sekali dan sulit dijangkau kendaraan. Bahkan kendaraan roda dua dan roda empat pun tidak bisa masuk,” ujar Daniel kepada Tribun Pontianak, Selasa 27 Januari 2026.

Kondisi tersebut memaksa petugas di lapangan menggunakan cara-cara manual untuk mencegah api meluas. Dalam beberapa kasus, api dipadamkan dengan memukul menggunakan ranting kayu atau membuat sekat bakar darurat di sekitar titik api.

Situasi semakin diperberat oleh faktor angin kencang. Saat api berhasil dipadamkan di satu titik, hembusan angin kerap memicu munculnya kembali kobaran api di area lain.

Meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, BPBD Kalbar bersama BPBD kabupaten/kota terus meningkatkan kesiapsiagaan melalui patroli rutin dan operasi terpadu. Upaya ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI–Polri, Manggala Agni, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Palang Merah Indonesia (PMI), instansi terkait, hingga relawan.

“Penanganan karhutla tidak bisa dilakukan oleh satu OPD saja. Kolaborasi dan koordinasi lintas pihak menjadi kunci di tengah keterbatasan lapangan,” tegas Daniel.

Dari sisi kebijakan, Kabupaten Kubu Raya telah menetapkan status siaga bencana akibat asap karhutla hingga 31 Desember 2026. Sementara Kabupaten Ketapang menetapkan status siaga hingga 15 April 2026. BPBD Kalbar masih menunggu satu kabupaten lainnya sebagai syarat penetapan status siaga di tingkat provinsi.

Menurut Daniel, penetapan status siaga provinsi nantinya akan memberikan keleluasaan dalam pengerahan sumber daya secara lebih masif, termasuk pelibatan TNI–Polri dan instansi terkait lainnya karena berkaitan dengan aspek administratif.

Terkait opsi penggunaan helikopter water bombing, BPBD Kalbar masih memantau perkembangan situasi. Selama kondisi dinilai masih dapat dikendalikan, upaya pemadaman difokuskan melalui operasi darat yang dimaksimalkan di wilayah rawan.

Meski belum seluruh daerah menetapkan status siaga, patroli dan pengawasan tetap dilakukan secara intensif sebagai langkah antisipasi untuk menekan potensi karhutla meluas di Kalimantan Barat.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ruas Rusak Parah, Gubernur Kalbar Putuskan Lanjutkan Perbaikan Jalan Pesaguan-Kendawangan Lebih Mendesak dari Jembatan

    Ruas Rusak Parah, Gubernur Kalbar Putuskan Lanjutkan Perbaikan Jalan Pesaguan-Kendawangan Lebih Mendesak dari Jembatan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar Ketapang – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan perbaikan ruas jalan Pesaguan–Kendawangan di Kabupaten Ketapang yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Saat meninjau langsung kondisi ruas jalan tersebut, Norsan mengakui bahwa kerusakan jalan sudah cukup parah, dengan banyak lubang yang berpotensi semakin membesar jika tidak segera ditangani, terutama saat musim hujan. […]

  • Temukan Darah dalam Botol, UPT Sampah Singkawang Lapor Polisi

    Temukan Darah dalam Botol, UPT Sampah Singkawang Lapor Polisi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR SINGKAWANG – Pemerintah Kota Singkawang melalui UPT Pengelolaan Sampah melaporkan peristiwa penemuan limbah darah yang disimpan di dalam kantung dan botol plastik di Sungai Singkawang kepada pihak kepolisian. Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala UPT Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang, Dedi Wahyudi, ke Satuan Reserse Polres Singkawang pada Senin (19/1/2026). Dedi berharap […]

  • Rokidi, Direktur Utama Bank Kalbar

    Dirut Bank Kalbar Tegaskan Perluas Jangkauan Layanan Digital

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan komitmen memperkuat struktur permodalan dan akselerasi digitalisasi Bank Kalbar dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa di Pontianak, Rabu (11/2/2026). Bank daerah tersebut mencatat laba bersih Rp522,99 miliar dengan NPL sehat 1,85 persen, sekaligus menyiapkan ekspansi layanan digital dan penguatan modal daerah untuk tahun 2026. […]

  • tutup safari ramadhan

    Wakil Bupati Mempawah Tutup Safari Ramadhan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH -Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menghadiri kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Mempawah di Asrama Mahasiswa Mempawah, Kota Pontianak, Rabu (4/3/2026) sore. Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Mempawah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah Ismail, Ketua TP PKK Kabupaten Mempawah Rosnilawati, para […]

  • Direktur-Utama-Bank-Kalbar-Rokidi

    Meski Ajukan Pengunduran Diri, RUPS Bank Kalbar Nilai Rokidi Memiliki Kinerja yang Bagus

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025, Rabu (11/2). Sejumlah keputusan strategis dihasilkan dalam kegiatan yang digelar di Aula Bank Kalbar, Jalan Rahadi Osman No 10 Pontianak. Salah satunya menyetujui pengunduran diri Rokidi selaku direktur utama “Menyetujui Pengunduran Diri Saudara Rokidi dari jabatan […]

  • Kalbar Kini Punya “Alarm Tsunami” Real-Time, Peringatan Bisa Tiba dalam Hitungan Menit

    Kalbar Kini Punya “Alarm Tsunami” Real-Time, Peringatan Bisa Tiba dalam Hitungan Menit

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR– Sistem peringatan dini bencana di Kalimantan Barat kini semakin diperkuat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Barat melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) resmi dilengkapi perangkat Warning Receiver System InaTEWS, yang berfungsi sebagai “alarm” tsunami berbasis data real-time. Perangkat dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ini telah terpasang sejak Sabtu, 28 Februari 2026, sebagai bagian dari […]

expand_less