BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kriminal » Kasus Hibah KORMI 2022, Aparat Masih Tunggu Pengembalian Dana Kerugian Negara

Kasus Hibah KORMI 2022, Aparat Masih Tunggu Pengembalian Dana Kerugian Negara

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR PONTIANAK – Penanganan dugaan tindak pidana korupsi terkait dana hibah Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Barat tahun anggaran 2022 masih bergulir di tahap penyelidikan.

Aparat kepolisian membuka peluang penghentian perkara jika kerugian daerah yang ditemukan dapat dipulihkan sesuai rekomendasi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto melalui Kasi Humas AKP Wagitri menjelaskan, saat ini proses masih fokus pada tindak lanjut rekomendasi APIP yang mewajibkan pengembalian kerugian daerah sebesar Rp161 juta.

“Penanganan perkara masih pada tahap penyelidikan. Terkait rekomendasi APIP, saat ini sedang dalam proses tindak lanjut. Pihak terkait wajib mengembalikan temuan kerugian daerah senilai Rp161 juta dalam batas waktu yang telah disepakati,” ujar Wagitri, Rabu 8 April 2026.

Ia menegaskan, apabila pengembalian kerugian tersebut dilakukan pada tahap penyelidikan, maka perkara dugaan korupsi berpotensi dihentikan. Namun, kesalahan administrasi tetap akan dilimpahkan ke Inspektorat Provinsi Kalbar untuk penanganan lebih lanjut.

Sebaliknya, jika hingga batas waktu yang ditentukan temuan tersebut tidak dikembalikan, penyidik akan meningkatkan langkah dengan berkoordinasi bersama BPK RI untuk melakukan audit penghitungan kerugian keuangan negara (PKKN).

“Jika tidak ditindaklanjuti, kami akan koordinasi dengan BPK RI untuk audit PKKN. Syaratnya, perkara harus naik ke tahap penyidikan. Dan pada tahap penyidikan, meskipun kerugian negara dikembalikan, proses hukum tetap berjalan sesuai Pasal 4 UU Tipikor, bahwa pengembalian kerugian tidak menghapus pidana,” tegasnya.

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa sekitar 24 orang saksi, baik dari pihak penerima hibah maupun pejabat Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar. Polisi juga terus melengkapi alat bukti dan keterangan saksi guna mengantisipasi kemungkinan perkara naik ke tahap berikutnya.

Berdasarkan kronologi, kasus ini bermula dari pengajuan hibah KORMI Kalbar pada 2022 melalui aplikasi SOHIB senilai Rp535,2 juta. Pemerintah Provinsi Kalbar kemudian menyetujui hibah sebesar Rp450 juta melalui Disporapar.

Dana tersebut digunakan untuk operasional sekretariat, penguatan organisasi, hingga pemberangkatan kontingen KORMI Kalbar mengikuti Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VI di Palembang pada Juni–Juli 2022.

Namun, pada 2023 muncul laporan pengaduan masyarakat yang ditindaklanjuti Unit Tipikor Satreskrim Polresta Pontianak. Serangkaian penyelidikan dilakukan, termasuk pengumpulan dokumen dan pemeriksaan saksi.

Hasil audit investigatif yang terbit pada Maret 2025 menemukan adanya kerugian daerah sebesar Rp161.472.046, yang diduga berasal dari laporan pertanggungjawaban proforma, kegiatan fiktif, serta kegiatan yang tidak dibayarkan.

Dalam ekspose bersama Inspektorat, disepakati bahwa pihak-pihak terkait wajib mengembalikan kerugian tersebut dalam waktu maksimal 60 hari kerja sejak Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) diserahkan, dengan kemungkinan perpanjangan terbatas sesuai ketentuan.

“Sekitar 20 hari lagi batas waktu tindak lanjut. Kami sedang lengkapi alat bukti. Jika tidak ada pengembalian, kami langsung koordinasi dengan BPK RI dengan bukti dan keterangan saksi yang sudah valid,” pungkas Wagitri.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penerbangan Perdana Pontianak–Singapura Resmi Mengudara, Ria Norsan: Buka Akses Wisata dan Peluang Ekspor Kalbar

    Penerbangan Perdana Pontianak–Singapura Resmi Mengudara, Ria Norsan: Buka Akses Wisata dan Peluang Ekspor Kalbar

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

        YOKALBAR Kubu Raya – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyambut positif penerbangan perdana maskapai Scoot dengan rute langsung Pontianak–Singapura dan Singapura-Pontianak yang mulai beroperasi pada Senin (29/6/2026). Menurutnya, kehadiran rute internasional tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan konektivitas, mendorong sektor pariwisata, serta membuka peluang ekonomi baru bagi Kalimantan Barat. Norsan mengatakan, selama ini […]

  • BPBD Kalbar Catat 485 Titik Panas, Ketapang Masih Jadi Wilayah Terbanyak

    BPBD Kalbar Catat 485 Titik Panas, Ketapang Masih Jadi Wilayah Terbanyak

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat mencatat sebanyak 485 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat berdasarkan data BMKG pada 20 Juli 2026. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Ketapang masih menjadi daerah dengan titik panas terbanyak. Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalbar, Daniel, mengatakan pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan bersama […]

  • Imigrasi Berlakukan WFH pada hari Jumat, Layanan Keimigrasian Tetap Beroperasi Normal

    Imigrasi Berlakukan WFH pada hari Jumat, Layanan Keimigrasian Tetap Beroperasi Normal

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, JAKARTA – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mulai memberlakukan kebijakan Bekerja dari Rumah (Work From Home/WFH) pada hari Jumat bagi Aparatur Sipil Negara yang menjalankan tugas dukungan manajemen dan/atau tugas administratif. Kebijakan ini mengacu pada Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Tugas Kedinasan Bagi Pegawai ASN di Instansi […]

  • KPU Mutakhirkan Data Warga Berusia 102 Tahun, Bawaslu Singkawang Awasi Proses Coktas

    KPU Mutakhirkan Data Warga Berusia 102 Tahun, Bawaslu Singkawang Awasi Proses Coktas

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – Bawaslu Kota Singkawang melakukan pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih yang dilaksanakan oleh KPU Kota Singkawang. Pengawasan dilakukan untuk memastikan proses pemutakhiran data berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta berdasarkan kondisi faktual di lapangan. Dalam pelaksanaannya, jajaran Bawaslu turut mengawasi proses Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) terhadap sejumlah data pemilih yang perlu dilakukan verifikasi, di antaranya warga yang telah meninggal dunia, menjadi anggota TNI/Polri, serta pemilih lanjut usia. Berdasarkan surat pemberitahuan dari KPU Kota Singkawang, Coktas dilaksanakan dari Tanggal 22-24 September 2026. Salah satu pemilih yang menjadi bagian dari proses Coktas adalah Tjhin Pet Liong, warga Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat, yang tercatat telah berusia 102 tahun. Petugas mendatangi langsung kediaman yang bersangkutan untuk memastikan keberadaan serta kesesuaian data pemilih dengan kondisi faktual. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa warga tersebut masih ada dan data kepemilihannya masih sesuai. Bawaslu juga menyampaikan kepada pihak keluarga bahwa yang bersangkutan masih tercatat sebagai pemilih dan tetap memiliki hak untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilihan mendatang. Kondisi usia lanjut tidak menghilangkan hak konstitusional seorang warga negara untuk menggunakan hak pilihnya. Oleh karena itu, Bawaslu memastikan setiap warga yang memenuhi syarat sebagai pemilih tetap mendapatkan perlindungan dan pelayanan dalam proses pemutakhiran data pemilih. Anggota Bawaslu Kota Singkawang, Umar Faruk mengatakan “Satu suara sangat berharga. Setiap warga negara yang memenuhi syarat memiliki hak yang sama untuk terdata sebagai pemilih. Karena itu, proses pemutakhiran data harus dilakukan secara cermat dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.” Bawaslu Kota Singkawang menekankan pentingnya ketelitian dalam proses Coktas, mulai dari memastikan keberadaan pemilih, kesesuaian identitas, hingga kondisi faktual lainnya yang berkaitan dengan data pemilih. Umar Faruk menambahkan bahwa Pengawasan terhadap pemilih lanjut usia seperti ini menjadi […]

  • Sekadau Bergetar Digoyang Gempa

    Sekadau Bergetar Digoyang Gempa

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar SINTANG- Warga Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, dibuat kaget. Gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,8 mengguncang wilayah tersebut, Jumat (23/1/2026) siang. Getarannya terasa cukup kuat hingga ke Kabupaten Sintang dan Melawi. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 14.27.56 WIB. Episenter gempa berada di darat, tepatnya 89 kilometer timur Sekadau, pada […]

  • Gubernur Kalbar Ria Norsan Tindak Lanjuti Keluhan Sopir soal Solar Subsidi, Pertamina Ancam Cabut Izin SPBU yang Melanggar

    Gubernur Kalbar Ria Norsan Tindak Lanjuti Keluhan Sopir soal Solar Subsidi, Pertamina Ancam Cabut Izin SPBU yang Melanggar

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan menindaklanjuti keluhan para sopir angkutan terkait dugaan penyimpangan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Keluhan tersebut disampaikan dalam audiensi yang digelar di Ruang Ruai Telabang, Kantor Gubernur Kalbar, Senin (27/7), dan dihadiri perwakilan PT Pertamina Patra […]

expand_less