BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Festival Sahur-sahur Mempawah Kharisma Even Nusantara

Festival Sahur-sahur Mempawah Kharisma Even Nusantara

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR MEMPAWAH -Ribuan masyarakat Kabupaten Mempawah tumpah ruah memadati halaman Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Mempawah, Sabtu malam (28/2/2026). Mereka hadir untuk menyaksikan pembukaan Kharisma Event Nusantara (KEN) Festival Sahur-Sahur ke-23 Tahun 2026 dan Ramadan Fair ke-5, sebuah perhelatan budaya tahunan yang kian mengukuhkan diri sebagai kebanggaan daerah.

Festival tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, yang ditandai dengan pemukulan kelontong bersama Asisten Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata RI mewakili Menteri Pariwisata, Reza Pahlevi, Bupati Mempawah Erlina, Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi, serta jajaran tamu undangan lainnya. Denting kelontong yang bergema menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan yang akan berlangsung hingga 7 Maret 2026.

Tahun ini, Festival Sahur-Sahur kembali masuk dalam kalender event tahunan Provinsi Kalimantan Barat dan secara resmi ditetapkan sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Penetapan tersebut sekaligus menjadikan Festival Sahur-Sahur sebagai satu-satunya event di Kalimantan Barat yang menembus kalender nasional KEN 2026.

Dalam sambutannya, Ria Norsan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah beserta tokoh budaya, agama, dan adat yang konsisten menjaga tradisi Sahur-Sahur selama lebih dari dua dekade.

“Energi kebersamaan yang terpancar malam ini menjadi bukti bahwa tradisi ini tetap hidup hingga sekarang. Festival ini bukan hanya perayaan, tetapi juga ruang ekspresi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan Festival Sahur-Sahur tahun ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dan bulan suci Ramadan. Momentum tersebut dinilai menjadi simbol harmoni dan kebersamaan antar-etnis di Kalimantan Barat.

“Kolaborasi masyarakat Tionghoa dan Melayu merupakan kekuatan besar dalam membangun Kalimantan Barat yang harmonis dan kita banggakan bersama,” tambahnya.

Festival Sahur-Sahur sendiri merupakan tradisi masyarakat Mempawah dalam membangunkan warga untuk santap sahur melalui kreasi bunyi-bunyian serta atraksi unik. Dari alat sederhana berbahan lingkungan sekitar hingga koreografi penuh kekompakan, tradisi ini tumbuh menjadi daya tarik wisata budaya yang khas sekaligus identitas daerah.

Sementara itu, Bupati Erlina mengungkapkan rasa syukur atas pengakuan nasional yang diberikan melalui KEN 2026. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa tradisi lokal memiliki nilai budaya dan potensi wisata yang besar.

“Ini merupakan pengakuan nasional bahwa tradisi membangunkan sahur yang telah kita jaga selama 23 tahun memiliki nilai budaya dan daya tarik wisata yang luar biasa,” ungkapnya.

Ia menegaskan, masuknya Festival Sahur-Sahur dalam KEN membawa tanggung jawab besar bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan agar semakin profesional, tertata, dan berdampak luas.

Erlina juga menyoroti peran Ramadan Fair sebagai penggerak ekonomi kreatif daerah. Melalui kegiatan tersebut, pelaku UMKM lokal memperoleh ruang untuk memasarkan produk selama bulan suci Ramadan, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

“Melalui Ramadan Fair, roda ekonomi masyarakat dapat bergerak lebih cepat, sekaligus memastikan generasi muda tetap mencintai kearifan lokal di tengah arus modernisasi,” katanya.

Antusiasme masyarakat pun terlihat sepanjang malam pembukaan. Usai seremoni, para peserta mengikuti pawai Sahur-Sahur dengan mengelilingi jalan protokol Kota Mempawah. Sorak-sorai warga yang memadati sisi jalan menambah semarak suasana, menjadikan malam itu bukan sekadar seremoni, melainkan perayaan kolektif penuh makna.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, Festival Sahur-Sahur diharapkan semakin memperkuat identitas budaya Mempawah sekaligus mempererat persatuan masyarakat Kalimantan Barat dalam bingkai harmoni dan pelestarian tradisi.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Nasional Penguatan Perbatasan Indonesia di Forum DGICM 2026

    Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Nasional Penguatan Perbatasan Indonesia di Forum DGICM 2026

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    SIEM REAP, KAMBOJA – Direktur Jenderal Imigrasi Indonesia, Hendarsam Marantoko, memaparkan tiga pilar strategi nasional keimigrasian dalam forum The 29th ASEAN Directors-General of Immigration Departments and Heads of Consular Affairs Divisions of the Ministries of Foreign Affairs (DGICM) yang berlangsung pada 23–25 Juni 2026 di Siem Reap, Kamboja. Strategi ini menitikberatkan pada penguatan pemeriksaan perbatasan, […]

  • Gubernur Kalbar Ria Norsan Perkuat Olahraga Inklusif melalui Kepengurusan SOIna 2025-2029

    Gubernur Kalbar Ria Norsan Perkuat Olahraga Inklusif melalui Kepengurusan SOIna 2025-2029

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya dalam memperluas pembangunan olahraga yang inklusif dengan mendukung penuh pengukuhan Pengurus Provinsi Special Olympics Indonesia (SOIna) Kalimantan Barat masa bakti 2025–2029 di bawah kepemimpinan Stephani Yane, yang digelar di Pendopo Gubernur, Selasa pagi (20/1/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua I Pengurus Pusat SOIna, Novia, berdasarkan […]

  • Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Kejar Pemerataan Pendidikan, Pemprov Kalbar Perluas Internet Gratis dan Tekan Angka Putus Sekolah

    Kejar Pemerataan Pendidikan, Pemprov Kalbar Perluas Internet Gratis dan Tekan Angka Putus Sekolah

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat berbagai program pemerataan pendidikan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Selain memberikan bantuan biaya pendidikan, pemerintah juga memperluas akses internet gratis di sekolah dan menggencarkan penanganan anak yang belum mengenyam pendidikan formal. Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan pemerataan akses pendidikan menjadi salah satu prioritas […]

  • Empat Rumah di Pontianak Barat Ludes Terbakar

    Empat Rumah di Pontianak Barat Ludes Terbakar

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Gang Tamang 1, Jalan Komyos Sudarso, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat. Sedikitnya empat unit rumah dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut,Selasa, 24 Maret 2026 sekitar pukul 07.00 WIB. Kapolsek Pontianak Barat, Basuki Arif Wibowo, membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan api diduga berasal dari salah […]

  • Kabut Asap Tebal, Penerbangan Wings Air Ketapang–Pontianak Dialihkan ke Pangkal Pinang

    Kabut Asap Tebal, Penerbangan Wings Air Ketapang–Pontianak Dialihkan ke Pangkal Pinang

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Gangguan kabut asap kembali berdampak pada aktivitas penerbangan di Kalimantan Barat (Kalbar). Pesawat Wings Air dengan rute Bandara Rahadi Oesman Ketapang menuju Bandara Supadio Pontianak terpaksa dialihkan (divert) ke Bandara Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, akibat jarak pandang yang tidak memenuhi standar keselamatan penerbangan, Sabtu (31/1/2026) pagi. Pesawat yang seharusnya mendarat di […]

expand_less