50 Tim Ramaikan Kalbar Menari 2026, Disdikbud Kalbar Gaungkan Pelestarian Seni dan Persatuan lewat Tari
- account_circle Admin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YoKalbar Pontianak– Sebanyak 50 tim dari jenjang sekolah seperti SD hingga perguruan tinggi se-Kalimantan Barat meramaikan ajang Kalbar Menari 2026 yang digelar pada 29 April 2026, di Atrium Gaia Mall Kubu Raya.
Kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat ini tampil berbeda karena dikemas dalam bentuk kompetisi untuk para pelajar dan mahasiswa.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan bahwa Kalbar Menari telah menjadi agenda rutin tahunan. Namun, tahun ini kegiatan tersebut dibuat lebih kompetitif untuk memberikan ruang bagi generasi muda menunjukkan bakat seni tari mereka.
“Pada kesempatan hari ini kita lakukan lebih berbeda. Kita jadikan ini ajang kompetisi untuk anak-anak didik SMA dan perguruan tinggi,” katanya.
Dari 50 tim yang berlomba, masing-masing tim terdiri dari lima orang, sehingga total peserta yang berkompetisi mencapai 250 orang. Para peserta berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat, mulai dari pelajar SD hingga mahasiswa.
Menurut Faisal, sebagian peserta berasal dari sanggar seni, namun sekitar 25 persen di antaranya merupakan siswa SMA yang aktif dalam ekstrakurikuler tari di sekolah.
“Biasanya lomba tari seperti ini diikuti oleh anak-anak yang sudah bergabung di sanggar. Tapi kali ini ada juga dari SMA yang memang memiliki ekskul menari, jadi mereka tidak harus bergabung di sanggar,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mencari juara, tetapi juga sebagai upaya melestarikan seni tari tradisional, khususnya di Kalimantan Barat.
Ia juga mengatakan, melalui kegiatan tari ini, para generasi muda diajak untuk memahami bahwa perbedaan bukanlah sesuatu yang memecah, melainkan menjadi kekuatan untuk menciptakan keindahan dan persatuan.
“Perbedaan gerak tari itulah yang membuat tari menjadi suatu kombinasi yang indah. Ini menjadi sarana persatuan antarsuku,” tambahnya.
Selain menjadi wadah seni bagi pelajar dan mahasiswa, Kalbar Menari 2026 juga diharapkan mampu membangkitkan semangat para maestro tari dan sanggar seni untuk terus menghidupkan budaya lokal di tengah masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Tari Sedunia yang jatuh setiap 29 April, sekaligus berkaitan dengan semangat memperingati Hari Bumi melalui pelestarian budaya dan seni.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar