BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » PLB Temajuk Ditargetkan Aktif Agustus 2026, Gubernur Siapkan Kawasan Perbatasan Jadi Pusat Pertumbuhan Baru

PLB Temajuk Ditargetkan Aktif Agustus 2026, Gubernur Siapkan Kawasan Perbatasan Jadi Pusat Pertumbuhan Baru

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Yokalbar SAMBAS – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalbar untuk mendukung percepatan pembangunan kawasan perbatasan melalui reaktivasi Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Kabupaten Sambas yang ditargetkan kembali beroperasi pada Agustus 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Norsan saat melakukan peninjauan PLB Temajuk dalam rangkaian kegiatan Gema Membangun Desa ke-2 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang berlangsung pada 12–14 Juni 2026 di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.

Menurut Norsan, Desa Temajuk memiliki posisi strategis karena berada di lini pertama perbatasan Indonesia-Malaysia. Karena itu, pemerintah perlu memastikan kesiapan kawasan perbatasan untuk mendukung pembukaan kembali aktivitas lintas batas yang sempat dibatasi akibat pandemi COVID-19.

“Reaktivasi PLB Temajuk harus dipersiapkan secara baik, bertahap, tertib, dan terukur. Pembukaan kembali perlintasan ini bukan hanya untuk memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga memastikan kesiapan pelayanan, keamanan, infrastruktur dasar, serta kesiapan sosial dan ekonomi masyarakat setempat,” ujar Norsan, Minggu (14/6/2026).

Ia menilai Temajuk bukan hanya berfungsi sebagai kawasan perbatasan, tetapi juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui sektor pariwisata, perdagangan, UMKM, jasa transportasi, penginapan, hingga ekonomi kreatif berbasis budaya dan potensi alam lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Norsan mengungkapkan rencana besar pengembangan kawasan Temajuk dan Teluk Melano di Sarawak, Malaysia, sebagai kawasan wisata bersama dua negara.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalbar mendorong kawasan tersebut menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berciri wisata internasional yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Kawasan Temajuk dan Teluk Melano akan dijadikan kawasan wisata bersama Indonesia dan Malaysia. Kami mendorong agar kawasan ini menjadi Kawasan Ekonomi Khusus berciri wisata kelas internasional,” katanya.

Selain pengembangan wisata umum, pemerintah juga berkomitmen mempertahankan kawasan konservasi penyu hijau yang menjadi salah satu daya tarik wisata minat khusus di wilayah tersebut. Bahkan, terdapat rencana pembangunan lapangan golf lintas negara dengan konsep unik, yakni 18 hole yang terbagi di dua negara, sembilan hole berada di Indonesia dan sembilan hole lainnya di Malaysia.

Dalam peninjauan tersebut, Norsan menegaskan sejumlah aspek menjadi perhatian pemerintah menjelang reaktivasi PLB Temajuk. Di antaranya akses jalan menuju kawasan perbatasan, sarana pelayanan publik, keamanan, jaringan telekomunikasi, ketersediaan listrik dan air bersih, area parkir, papan informasi, hingga kebersihan kawasan.

Selain itu, kesiapan pelaku usaha lokal dan pengaturan arus keluar-masuk masyarakat juga menjadi fokus agar aktivitas lintas batas dapat berjalan aman, tertib, dan nyaman.

Ia berharap pembukaan kembali PLB Temajuk tidak sekadar menjadi pengaktifan jalur perlintasan, melainkan momentum percepatan pembangunan kawasan perbatasan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Reaktivasi ini harus membuka peluang perdagangan legal, meningkatkan kunjungan wisata, memperkuat UMKM, serta mendorong tumbuhnya sektor jasa transportasi, penginapan, kuliner, dan ekonomi lokal masyarakat Temajuk,” ujarnya.

Norsan juga meminta Pemerintah Kabupaten Sambas menjadikan pembangunan dan pengembangan PLB Temajuk sebagai salah satu prioritas daerah melalui penguatan perencanaan, pembangunan infrastruktur dasar, penataan kawasan sekitar perbatasan, serta pembinaan pelaku usaha dan sektor pariwisata.

Di sisi lain, Pemprov Kalbar berharap pemerintah pusat melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia memberikan perhatian serius terhadap pengembangan PLB Temajuk sebagai salah satu kawasan strategis perbatasan nasional.

Menurutnya, dukungan pusat diperlukan agar fasilitas PLB Temajuk dapat dibangun lebih representatif dan terpadu sehingga tidak hanya berfungsi sebagai titik perlintasan masyarakat, tetapi juga menjadi simpul pelayanan negara dan penggerak ekonomi kawasan perbatasan.

“PLB Temajuk harus menjadi simbol kehadiran negara di wilayah terdepan Kalimantan Barat sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan,” tegasnya.

Meski demikian, Norsan mengingatkan bahwa peningkatan aktivitas di kawasan perbatasan harus tetap memperhatikan keamanan, ketertiban, kelestarian lingkungan, daya dukung kawasan, serta kearifan lokal masyarakat.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat Temajuk dan Kabupaten Sambas untuk bersama-sama menjaga keamanan, kebersihan, keramahan, serta citra positif desa perbatasan tersebut agar mampu berkembang menjadi salah satu gerbang wisata dan ekonomi unggulan Kalimantan Barat.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Ria Norsan Sebut Pawai Obor Lambang Cahaya Keimanan Sambut Ramadan di Kalbar

    Proyek Strategis Nasional di Mempawah, Bupati : Warga Lokal Tidak Hanya Jadi Penonton

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR MEMPAWAH -Bupati Mempawah Erlina menghadiri kegiatan Konsultasi Publik Pengembangan Industri Aluminium Terintegrasi dalam Kerangka Program Strategis Nasional (PSN) yang digelar di Hotel Novotel Pontianak, Rabu (18/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Erlina didampingi Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi, Sekretaris Daerah Ismail, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Konsultasi publik ini dilaksanakan secara […]

  • Lewat Dialog Kesbangpol, Pemprov Komitmen Wujudkan Demokrasi yang Berkualitas di Kalbar

    Lewat Dialog Kesbangpol, Pemprov Komitmen Wujudkan Demokrasi yang Berkualitas di Kalbar

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Barat menggelar Dialog Demokrasi bertema “Peran Partai Politik, Organisasi Kemasyarakatan, dan Masyarakat Sipil dalam Mewujudkan Demokrasi yang Berkualitas” di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (30/6/2026). Kegiatan yang mempertemukan unsur pemerintah, partai politik, penyelenggara pemilu, akademisi, organisasi masyarakat, hingga tokoh masyarakat […]

  • Pencegahan Dini Jadi Fokus Pengendalian Karhutla di Kalbar

    Pencegahan Dini Jadi Fokus Pengendalian Karhutla di Kalbar

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat saat ini lebih mengutamakan upaya pencegahan dini serta penguatan kelembagaan hingga ke tingkat desa. Menurutnya, berbagai langkah strategis telah dilakukan sejak awal 2025, salah satunya dengan menetapkan status siaga darurat bencana asap terhitung sejak 17 April hingga […]

  • Jalan Perawas Ditingkatkan, Ria Norsan: Pangkas Jarak Tempuh Menuju Kayong Utara

    Jalan Perawas Ditingkatkan, Ria Norsan: Pangkas Jarak Tempuh Menuju Kayong Utara

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar Ketapang – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mempercepat konektivitas wilayah Kalbar. Salah satunya, dengan peningkatan ruas jalan Perawas yang dapat memangkas perjalanan menuju Kabupaten Kayong Utara dan Ketapang. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Ketapang, Kamis (9/4/2026) kemarin. Norsan menjelaskan, jalan tersebut tidak […]

  • Bupati Erlina Hadiri Peresmian Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Mempawah

    Bupati Erlina Hadiri Peresmian Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Mempawah

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH -Bupati Mempawah, Erlina, menghadiri undangan khusus dari Direktorat Jenderal Imigrasi dalam rangka peresmian Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Mempawah. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus Politeknik Pengayoman Indonesia, Tangerang, Banten, Senin (26/1/2026). Peresmian Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Mempawah merupakan bagian dari kebijakan strategis Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Jenderal Pol […]

  • rups bank kalbar

    RUPS Bank Kalbar Usung Arif Gunanto sebagai Calon Direktur Teknologi Informasi & Digital Banking

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025, Rabu (11/2). Sejumlah keputusan strategis dihasilkan dalam kegiatan yang digelar di Aula Bank Kalbar, Jalan Rahadi Osman No 10 Pontianak. Salah satunya menyetujui pengunduran diri Rokidi selaku direktur utama “Menyetujui Pengunduran Diri Saudara Rokidi dari jabatan […]

expand_less