BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Ekonomi » Didepan Bupati Mempawah, Gubernur Norsan Minta Investor PSN Bangun Sekolah dan Rumah Sakit

Didepan Bupati Mempawah, Gubernur Norsan Minta Investor PSN Bangun Sekolah dan Rumah Sakit

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YoKalbar Pontianak– Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meminta para investor yang terlibat dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Landak untuk membangun fasilitas publik seperti sekolah dan rumah sakit, pada Rabu (18/2/2026).

Ia mengatakan pembangunan industri tidak boleh hanya berorientasi pada produksi dan investasi, tetapi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.

“Kalau dua smelter ini beroperasi tentu banyak tenaga kerja yang terlibat. Jangan lupa harus ada sekolah dan rumah sakit. Masyarakat harus benar-benar merasakan manfaatnya,” katanya.

Ia menilai kehadiran industri besar harus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat, bukan hanya pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, pemerintah daerah ingin pembangunan kawasan industri berjalan beriringan dengan pengembangan layanan sosial dasar.

Selain fasilitas publik, Norsan juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal agar tidak hanya menjadi pekerja kasar. Pemerintah daerah mendorong kolaborasi perusahaan dengan lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi.

Ia mencontohkan program pengiriman pelajar daerah untuk mempelajari teknologi industri di luar negeri yang telah dilakukan sebelumnya, sehingga diharapkan ke depan tenaga kerja lokal dapat menempati posisi teknis hingga manajerial.

“Kita ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tapi pemain di daerahnya sendiri,” tambahnya.

Ia juga mengatakan Pemprov Kalbar mendukung penuh proyek strategis nasional tersebut dan siap bersinergi dengan pemerintah pusat serta pemerintah kabupaten/kota agar pelaksanaannya berjalan lancar serta berkelanjutan.

“Proyek ini harus menjadi momentum peningkatan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar pembangunan industri,” tutupnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meski kegiatan belajar dilakukan dari rumah, Syarif menegaskan proses pendidikan tetap harus berlangsung sesuai jadwal

    Meski kegiatan belajar dilakukan dari rumah, Syarif menegaskan proses pendidikan tetap harus berlangsung sesuai jadwal

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mengalihkan sementara kegiatan pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran daring bagi SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di seluruh Kalimantan Barat. Kebijakan tersebut berlaku selama empat hari, mulai 11 hingga 14 Agustus 2026. Pengalihan pembelajaran dilakukan sebagai langkah antisipasi menyusul memburuknya kualitas udara di sejumlah […]

  • ilustrasi AI

    Kejagung Geledah Kantor Pengusaha Tambang di Pontianak

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Sebuah kantor di Komplek Ayani Mega Mall Nomor E 16-17, Kecamatan Pontianak Selatan, Kalimantan Barat, digeledah aparat Kejaksaan Agung Republik Indonesia pada Kamis (21/5/2026) siang hingga sore. Kantor tersebut diketahui milik pengusaha tambang ternama di Kalbar berinisial AS. Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggeledahan itu berkaitan dengan perkara di sektor pertambangan. Saat dikonfirmasi […]

  • Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan pelaksanaan pembelajaran tidak dapat disamaratakan untuk seluruh wilayah

    Syarif Faisal, mengatakan pihaknya masih memantau perkembangan kualitas udara

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat masih mengevaluasi kemungkinan memperpanjang kebijakan pembelajaran secara daring bagi sekolah di wilayah yang masih terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun, kebijakan tersebut tidak akan diterapkan secara menyeluruh di seluruh kabupaten/kota. Pemerintah akan mempertimbangkan kondisi kualitas udara dan situasi karhutla di masing-masing wilayah sebelum menentukan apakah pembelajaran […]

  • Disdikbud Akan Ambil Langkah Darurat Terkait Dua Sekolah Terdampak Banjir

    Disdikbud Akan Ambil Langkah Darurat Terkait Dua Sekolah Terdampak Banjir

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR –Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat mengambil langkah cepat menyikapi banjir yang berdampak pada dua SMA di Sekadau dan Sanggau. Kebijakan darurat diterapkan untuk menjaga keselamatan siswa sekaligus memastikan proses belajar tetap berjalan. Plt Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan pihaknya telah menerima laporan gangguan akses di SMAN 2 Nanga Taman sejak […]

  • Wakil Gubernur Kalbar Hadiri Musda Pemuda Batak

    Wakil Gubernur Kalbar Hadiri Musda Pemuda Batak

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar), Krisantus Kurniawan, menegaskan pentingnya peran Pemuda Batak Bersatu sebagai kekuatan pemersatu dan penggerak pembangunan daerah saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) I Pemuda Batak Bersatu Tahun 2026 di Hotel Maestro Pontianak, Sabtu (28/3/2026). Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa Pemuda Batak Bersatu memiliki peran strategis sebagai agent […]

  • Ilegal, KKP Segel Tersus PT WHW di Ketapang

    Ilegal, KKP Segel Tersus PT WHW di Ketapang

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar KETAPANG- Terminal Khusus (Tersus) milik PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW AR) die Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat disegel Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Penyegelan yang dilakukan, lantaran PT WHW AR di Kabupaten Ketapang tidak memiliki izin dasar Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) alias ilegal. “Aktivitas maupun operasional di terus […]

expand_less