BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Hadapi Karhutla, BPBD Kalbar Minta Dukungan Pusat dan Kesiapan Daerah

Hadapi Karhutla, BPBD Kalbar Minta Dukungan Pusat dan Kesiapan Daerah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Koordinator Harian Pusdalops BPBD Kalbar, Daniel

YOKALBAR– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meluas di sejumlah wilayah Kalimantan Barat. Data BPBD Kalimantan Barat per 22 Januari 2026 mencatat karhutla terjadi di Kabupaten Sambas, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Melawi, hingga Kabupaten Mempawah. Sejumlah titik api dilaporkan masih aktif, terutama di kawasan lahan gambut yang rawan meluas.

Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kalbar, Daniel, menyebut Kabupaten Sambas menjadi salah satu wilayah dengan sebaran karhutla terluas. Di Kecamatan Selakau Timur, kebakaran melanda Desa Selakau Tua dan Desa Seranggam sejak 16 Januari 2026, dengan luas sementara masing-masing sekitar 40 hektare dan 10 hektare di lahan gambut.

“Pemadaman masih terus dilakukan secara terpadu karena kondisi lahan gambut membuat api sulit dipadamkan sepenuhnya,” ujar Daniel.

Selain itu, kebakaran juga terjadi di Kecamatan Jawai dan Teluk Keramat. Di Desa Lambau dan Desa Pelimpaan, api telah berhasil dipadamkan. Namun, di Desa Sungai Baru, Kecamatan Teluk Keramat, api hingga kini masih aktif dengan luas terbakar sekitar 4 hektare. Di Kecamatan Salatiga, Desa Serumpun juga terdampak karhutla seluas sekitar 5 hektare.

Upaya pemadaman di Sambas melibatkan BPBD, Manggala Agni, serta Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH). Meski demikian, Daniel mengungkapkan sejumlah kendala serius di lapangan, mulai dari jauhnya sumber air, sulitnya pendataan luasan kebakaran, keterbatasan peralatan pemadam di tingkat desa dan Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga minimnya dukungan dana operasional.

“Kami juga sangat membutuhkan dukungan pesawat water bombing, drone untuk pemetaan, mesin dan selang pemadam, mobil komando, serta tambahan dana operasional,” tegasnya.

Di Kabupaten Kubu Raya, karhutla melanda enam kecamatan dan tujuh desa. BPBD setempat telah menetapkan status siaga darurat kabut asap serta mengaktifkan Pos Komando Siaga Bencana di halaman Kantor Bupati. Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Sungai Raya, Sungai Kakap, Batu Ampar, Kubu, Rasau Jaya, dan Teluk Pakedai, dengan kendala utama berupa minimnya sumber air.

Salah satu titik karhutla terjadi di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, dengan luas sekitar 2 hektare. Sekitar 1,7 hektare berhasil dipadamkan oleh personel ASN dan brigade KPH. Lokasi kebakaran diketahui hanya berjarak sekitar 100 meter dari permukiman warga, dengan vegetasi mudah terbakar seperti akasia dan ilalang.

Sementara di Kabupaten Melawi, karhutla terjadi di Dusun Maram Karya, Desa Manggala, Kecamatan Pinoh Selatan, pada 20 Januari 2026. Kebakaran dipicu aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar. Api dengan cepat membesar akibat cuaca panas dan angin kencang, menghanguskan sekitar 1 hektare lahan dan menyebabkan asap tebal hingga mengganggu arus lalu lintas di jalan poros setempat.

Di Kabupaten Mempawah, karhutla dilaporkan terjadi di lima kecamatan dan tujuh desa atau kelurahan sejak 16–19 Januari 2026. Luas lahan terbakar bervariasi antara 1 hingga 50 hektare, dengan kendala utama berupa angin kencang, akses lokasi yang sulit, serta ketiadaan sumber air di sekitar titik api.

Melihat kondisi tersebut, BPBD Kalbar menekankan pentingnya peran aktif pemerintah kecamatan dan desa dalam upaya pencegahan. Edukasi kepada masyarakat dinilai menjadi kunci untuk menekan potensi kebakaran di tengah musim kering yang berkepanjangan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Kalbar Ria Norsan Dorong Reforma Agraria Berbasis Kesejahteraan Rakyat

    Gubernur Kalbar Ria Norsan Dorong Reforma Agraria Berbasis Kesejahteraan Rakyat

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan, menegaskan reforma agraria harus menjadi instrumen nyata untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui kepastian hak atas tanah, peningkatan produktivitas lahan, dan pemerataan akses ekonomi di Kalimantan Barat. Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Aula Khatulistiwa […]

  • GMD Serimbu, Norsan Dorong Potensi Desa Jadi Penggerak Ekonomi Masyaraka

    GMD Serimbu, Norsan Dorong Potensi Desa Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKAlBAR LANDAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa program Gema Membangun Desa (GMD) bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya nyata mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat hingga ke wilayah pedalaman. Hal tersebut disampaikan Norsan saat membuka kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) ke-4 di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Sabtu (29/8/2026). “Hari ini […]

  • Ledakan LPG 3 Kg Hancurkan RM Dapok Ngah Sho Pontianak, 7 Orang Terluka

    Ledakan LPG 3 Kg Hancurkan RM Dapok Ngah Sho Pontianak, 7 Orang Terluka

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK – Ledakan tabung gas LPG 3 kilogram mengguncang Rumah Makan Dapok Ngah Sho di Jalan Ampera, tepat di sebelah Pasar Sore Ampera, Kecamatan Pontianak Kota, Sabtu malam (4/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Akibat insiden tersebut, sebanyak tujuh orang mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Kapolsek […]

  • Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Peredaran Lebih dari 2.060 Ballpress Senilai Rp16,48 Miliar

    Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Peredaran Lebih dari 2.060 Ballpress Senilai Rp16,48 Miliar

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR– Kantor Wilayah Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat (Kalbagbar) berhasil menggagalkan peredaran sekitar 2.060 bale pakaian bekas impor ilegal (ballpress) dengan nilai mencapai Rp16,48 miliar. Ribuan bale pakaian bekas tersebut diamankan dalam operasi yang digelar di Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Mempawah pada 19–22 Juni 2026. Kepala Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat, Budi Harjanto, mengatakan […]

  • Harmoni Pramuka di Pesisir Pasir Panjang: Saat Karakter, Budaya, dan Gelak Tawa Menyatu

    Harmoni Pramuka di Pesisir Pasir Panjang: Saat Karakter, Budaya, dan Gelak Tawa Menyatu

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    SINGKAWANG — Desir angin pantai dan riak gelombang di Pantai Pasir Panjang Indah menjadi saksi geliat ratusan anak muda Kota Singkawang selama tiga hari terakhir. Sejak Rabu hingga Jumat (19–21 Agustus 2026), kawasan pesisir ini tak sekadar menjadi tempat rekreasi, melainkan kawah candradimuka persemaian karakter generasi penerus bangsa. Melalui sinergi Kemah Budaya yang diusung Saka […]

  • Kubu Raya Masuk Tiga Besar Wilayah Karhutla di Kalbar, BPBD Intensifkan Patroli Daerah Rawan

    Kubu Raya Masuk Tiga Besar Wilayah Karhutla di Kalbar, BPBD Intensifkan Patroli Daerah Rawan

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat meningkatkan patroli dan pemantauan di sejumlah wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul tingginya luas lahan terbakar di beberapa kabupaten selama periode Januari hingga Juni 2026. Berdasarkan data BPBD Kalbar, Kabupaten Kubu Raya menjadi salah satu daerah dengan luas lahan terbakar terbesar di Kalimantan […]

expand_less