BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan pelaksanaan pembelajaran tidak dapat disamaratakan untuk seluruh wilayah

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan pelaksanaan pembelajaran tidak dapat disamaratakan untuk seluruh wilayah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR – Pembelajaran tatap muka (PTM) bagi siswa SMA, SMK, dan SLB di Kalimantan Barat kembali dilaksanakan mulai 18 Agustus 2026. Namun, sekolah yang berada di wilayah dengan kualitas udara kurang baik masih diperbolehkan menerapkan pembelajaran secara daring.

Kebijakan tersebut diberlakukan setelah sebelumnya Disdikbud Kalbar mengalihkan kegiatan belajar mengajar ke rumah pada 11 hingga 14 Agustus 2026 akibat kondisi udara yang terdampak kabut asap karhutla.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan pelaksanaan pembelajaran tidak dapat disamaratakan untuk seluruh wilayah. Kondisi kualitas udara di lingkungan masing-masing sekolah menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan metode pembelajaran.

Sekolah yang masih terdampak kabut asap dan dinilai belum aman untuk menggelar PTM dapat mengajukan pelaksanaan pembelajaran daring kepada Disdikbud Kalbar melalui kepala sekolah.

“Sekolah yang terdampak asap dan kondisi udaranya tidak memungkinkan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka, bisa menyurati Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat melalui kepala sekolah untuk melaksanakan pembelajaran secara daring,” ujar Syarif Faisal, Rabu (19/8/2026).

Menurut Syarif, langkah tersebut merupakan bentuk penyesuaian terhadap kondisi di lapangan sekaligus upaya menjaga kesehatan peserta didik dan warga sekolah.

Penentuan pelaksanaan pembelajaran juga mempertimbangkan hasil pemantauan kualitas udara serta data dari BMKG Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat. Dengan demikian, sekolah dapat menyesuaikan kegiatan belajar sesuai tingkat paparan asap di wilayah masing-masing.

Bagi sekolah yang melaksanakan PTM, Disdikbud Kalbar meminta aktivitas siswa di luar ruangan untuk sementara dihentikan. Kegiatan luar kelas baru dapat dilakukan kembali apabila kualitas udara di lingkungan sekolah telah memenuhi kriteria sehat berdasarkan Indeks Kualitas Udara atau AQI.

Penggunaan masker kesehatan juga menjadi bagian dari langkah perlindungan selama kegiatan pembelajaran berlangsung.

“Kita tetap melihat perkembangan kondisi kualitas udara. Prinsipnya kesehatan dan keselamatan anak-anak harus menjadi perhatian utama,” jelasnya.

Untuk jenjang SMK dan SLB, penerapan pembelajaran dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik masing-masing satuan pendidikan. Materi dan kegiatan belajar juga disesuaikan dengan kompetensi pembelajaran serta kebutuhan khusus peserta didik.

Syarif meminta kepala sekolah tidak hanya menjalankan pembelajaran, tetapi juga melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi lingkungan sekolah dan pelaksanaan kegiatan belajar.

Apabila kondisi udara kembali memburuk atau terdapat kendala akibat dampak karhutla, sekolah diminta segera berkoordinasi dan melaporkannya kepada Disdikbud Kalbar.

Di sisi lain, peran orang tua tetap diperlukan, terutama dalam mengawasi aktivitas anak di tengah kondisi udara yang belum sepenuhnya stabil. Orang tua dan wali siswa diimbau membatasi aktivitas anak di luar rumah serta memastikan penggunaan masker ketika berada di luar ruangan.

Syarif menegaskan bahwa pola pembelajaran akan terus dievaluasi mengikuti perkembangan kualitas udara di Kalimantan Barat.

“Pembelajaran tetap berjalan, tetapi kita harus menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Jangan sampai kesehatan dan keselamatan peserta didik justru terabaikan,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yudisium FIPPS UPGRI Pontianak Resmi Dikukuhkan, Lulusan Siap Menjemput Peluang dan Tunjukkan Kontribusi Nyata

    Yudisium FIPPS UPGRI Pontianak Resmi Dikukuhkan, Lulusan Siap Menjemput Peluang dan Tunjukkan Kontribusi Nyata

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Citizen Reporter Arif Januardi, M.Pd Yokalbar PONTIANAK – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai pelaksanaan yudisium program sarjana dan magister Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Sosial (FIPPS) Universitas PGRI Pontianak tahun akademik 2025/2026, Senin, (6/4/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat di Grand Anggrek Lantai 3, IBIS Hotel Pontianak City Center. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan […]

  • Pemprov Kalbar Dorong Penguatan Data Pengelolaan Air Limbah Domestik

    Pemprov Kalbar Dorong Penguatan Data Pengelolaan Air Limbah Domestik

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar Pontianak— Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendorong penguatan basis data pengelolaan air limbah domestik di kabupaten/kota sebagai dasar dalam menyusun perencanaan dan kebijakan sanitasi yang lebih tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Pembahasan dan Identifikasi Data Pengelolaan Air Limbah Domestik di Kalimantan Barat yang digelar di Hotel Mercure Pontianak, Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri […]

  • Karhutla Kalbar: Bukan Sekadar Api, BPBD Ungkap Tantangan di Balik Layar Penanganan

    Karhutla Kalbar: Bukan Sekadar Api, BPBD Ungkap Tantangan di Balik Layar Penanganan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat tidak hanya berpacu dengan api di lapangan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Barat mengungkap berbagai tantangan tersembunyi yang kerap menghambat proses pemadaman, mulai dari faktor alam hingga keterbatasan sumber daya. Koordinator Harian Pusdalops BPBD Kalbar, Daniel, menjelaskan kondisi alam menjadi kendala utama, terutama saat […]

  • Gubernur Ria Norsan Yakin Hanura Terus Berikan Kontribusi Terbaik untuk Kalbar dan Negara

    Gubernur Ria Norsan Yakin Hanura Terus Berikan Kontribusi Terbaik untuk Kalbar dan Negara

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengajak Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) untuk memperkuat sinergi dan kerja sama dengan pemerintah daerah demi mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat. Hal tersebut disampaikan langsung dalam pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Kalimantan Barat periode 2025–2030 di Qubu Resort, Sungai Raya, Kabupaten Kubu […]

  • Truk Roda 6 Nekat Melintas di Jembatan Kapuas 1, Petugas Lakukan Pengamanan

    Truk Roda 6 Nekat Melintas di Jembatan Kapuas 1, Petugas Lakukan Pengamanan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Sebuah truk roda enam bermuatan nekat melintas di Jembatan Kapuas I, Jalan Sultan Hamid II, Pontianak, Kalimantan Barat. Truk tersebut mengalami kendala saat menanjak hingga mundur dan menabrak pembatas jalan. Akibat kejadian itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami kemacetan panjang pada Jumat (8/5/2026) pagi. Polisi bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota […]

  • 170 Sekolah Diusulkan, Revitalisasi Pendidikan di Kalbar Mulai Berjalan

    170 Sekolah Diusulkan, Revitalisasi Pendidikan di Kalbar Mulai Berjalan

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berupaya meningkatkan kualitas sarana pendidikan melalui program revitalisasi sekolah. Menjelang pertengahan tahun 2026, puluhan sekolah di Kalbar dipastikan menjadi penerima program tersebut dan sebagian di antaranya mulai memasuki tahap pembangunan. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan Pemprov Kalbar telah mengusulkan […]

expand_less