BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Sekolah Rakyat Terpadu jadi Harapan Pelajar Raih Cita-cita

Sekolah Rakyat Terpadu jadi Harapan Pelajar Raih Cita-cita

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

yokalbar PONTIANAK – Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 53 Pontianak menjadi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk kembali menempuh pendidikan. Salah satunya dirasakan oleh Yohana Heni, siswi kelas X asal Kabupaten Sekadau.

Yohana mengaku merasa diterima dengan sangat baik sejak tinggal di asrama dan mengikuti proses belajar mengajar di SRT 53 Pontianak. Menurutnya, suasana sekolah nyaman dan porsi pembelajaran tidak jauh berbeda dengan sekolah formal lainnya.

“Di sini baik-baik saja, nyaman. Porsi belajarnya sama seperti sekolah lain, cuma memang belum pakai laptop,” ujar Yohana, Senin 12 Januari 2025.

Sebelum bergabung di SRT, Yohana sempat menempuh pendidikan hingga kelas IX, bahkan pernah masuk kelas X. Namun keterbatasan ekonomi memaksanya berhenti sekolah.

“Putus sekolah karena keterbatasan ekonomi, kendaraan tidak punya. Tidak ada antar-jemput dan tidak bisa bawa kendaraan sendiri,” ungkapnya.

Kesempatan kembali bersekolah di SRT 53 Pontianak menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Yohana. Ia mengaku senang bisa melanjutkan pendidikan dan mendapatkan pengalaman baru, termasuk bertemu teman-teman dari berbagai kabupaten di Kalimantan Barat.

“Senang bisa sekolah lagi, bisa kenal kawan-kawan baru dari kabupaten lain di Kalbar,” katanya.

Yohana menyebut mata pelajaran favoritnya adalah Kimia, IPA, dan olahraga. Ia pun memiliki cita-cita mulia untuk menjadi seorang perawat. Latar belakang ekonomi keluarga menjadi motivasi kuat baginya untuk terus berjuang.

“Bapak kerja tukang, mamak petani. Keuangan di rumah memang kurang mampu,” ujarnya.

Sebagai anak kedua dari empat bersaudara, Yohana menyadari besarnya tanggung jawab yang ia pikul. Sang abang tidak bersekolah, sementara dua adiknya masih duduk di bangku SD kelas VI dan PAUD.

Meski harus tinggal jauh dari orang tua, Yohana mengaku rindu namun tetap bertahan demi masa depan.

“Rindu dengan orang tua pasti, jauh. Tapi demi cita-cita tidak apa-apa,” pungkasnya.

Keberadaan SRT 53 Pontianak diharapkan terus menjadi ruang aman dan kesempatan kedua bagi anak-anak yang sempat terputus pendidikannya untuk kembali bermimpi dan meraih masa depan yang lebih baik.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Ria Norsan Siap Jadikan 2026 Tahun Akselerasi Pembangunan Kalbar

    Gubernur Ria Norsan Siap Jadikan 2026 Tahun Akselerasi Pembangunan Kalbar

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum akselerasi pembangunan di Kalimantan Barat. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Perdana Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Senin (5/1/2026). Apel perdana hari pertama berkantor di tahun 2026 itu diikuti oleh Wakil Gubernur […]

  • Kapolres Singkawang Imbau Warga Jaga Toleransi Jelang Imlek & Ramadan 2026

    Kapolres Singkawang Imbau Warga Jaga Toleransi Jelang Imlek & Ramadan 2026

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – Menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan 2026, Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Harruan mengimbau seluruh masyarakat Kota Singkawang agar tidak mudah terpancing isu SARA maupun narasi intoleransi yang berpotensi memecah belah persatuan antarumat beragama. AKBP Dody menegaskan bahwa Singkawang yang selama ini dikenal sebagai Kota Tertoleran di Indonesia harus terus dijaga […]

  • BNPB Soroti Lonjakan Karhutla, Mitigasi Dini dan Operasi Terpadu Diperkuat

    BNPB Soroti Lonjakan Karhutla, Mitigasi Dini dan Operasi Terpadu Diperkuat

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR– Lonjakan drastis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat pada awal 2026 menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana menegaskan pentingnya mitigasi dini dan penguatan operasi terpadu lintas sektor untuk mencegah bencana semakin meluas. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla Provinsi Kalimantan Barat 2026 yang dihadiri Kepala BNPB, Suharyanto, […]

  • 63 Warga Binaan Lapas Singkawang Terima Remisi Khusus Hari Raya Waisak 2026

    63 Warga Binaan Lapas Singkawang Terima Remisi Khusus Hari Raya Waisak 2026

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – Lapas Kelas IIB Singkawang menyerahkan Remisi Khusus Hari Raya Waisak Tahun 2026 kepada 63 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Buddha, Minggu (31/05). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kunjungan Lapas Singkawang tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Singkawang didampingi jajaran pejabat struktural dan staf. Pemberian remisi diawali dengan pembacaan Surat […]

  • KALBAR BORONG DUA PENGHARGAAN BERGENGSI, GUBERNUR RIA NORSAN BERHASIL KENDALIKAN INFLASI DAN INOVASI PEMBIAYAAN KREATIF

    KALBAR BORONG DUA PENGHARGAAN BERGENGSI, GUBERNUR RIA NORSAN BERHASIL KENDALIKAN INFLASI DAN INOVASI PEMBIAYAAN KREATIF

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar BALIKPAPAN – Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) di bawah kepemimpinan Gubernur Drs. H. Ria Norsan, M.M.,M.H., menunjukkan performa pembangunan yang stabil dan progresif sepanjang periode 2025 hingga awal 2026. Meski dihadapkan pada tantangan – tantangan yang ada, tak menyurutkan semangatnya untuk tetap berinovasi dalam menggerakan roda pemerintahan yang dinahkodainya. Hal tersebut dibuktikan dengan diraihnya dua […]

  • Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

    Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, JAKARTA — Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko mengimbau seluruh jajaran Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi untuk melaksanakan langkah konkret (action plan) dalam rangka meningkatkan integritas pelayanan publik. Hal tersebut disampaikan melalui pengarahan kepada seluruh petugas Imigrasi di seluruh Indonesia dan Atase Imigrasi di Perwakilan RI, yang dilaksanakan secara hybrid di Aula Ditjen Imigrasi, Selasa (09/06/2026). […]

expand_less