BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » GUBERNUR RIA NORSAN TEGASKAN KOMITMEN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH

GUBERNUR RIA NORSAN TEGASKAN KOMITMEN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Yokalbar DENPASAR – Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M.,M.H., menghadiri pertemuan strategis yang diselenggarakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI di Aula Bima BPK Provinsi Bali, Kamis (12/2/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi serta tata kelola keuangan daerah, khususnya bagi wilayah Indonesia bagian barat dan tengah.

Anggota VI BPK RI, Fathan Subchi, dalam sambutannya menjelaskan bahwa entry meeting bertujuan memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) benar-benar memberikan kemanfaatan bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi BPK untuk menjadi lembaga yang bermartabat dan bermanfaat dalam mendukung kesejahteraan rakyat.

“Entry meeting ini diharapkan menjadi wahana kolaborasi untuk mewujudkan akuntabilitas laporan keuangan pemerintah yang bermuara pada kemanfaatan menuju kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) merupakan kewajiban tahunan untuk menilai kinerja keuangan pemerintah daerah sekaligus mendukung perencanaan audit yang bermuara pada pemberian opini.

“Kami berharap seluruh jajaran pemerintah dapat menyajikan laporan keuangan yang lebih baik dan transparan,” tegasnya.

Fathan juga menekankan bahwa tantangan akuntabilitas ke depan semakin kompleks, seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap transparansi keuangan negara.

“Kami mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk mendukung pelaksanaan pemeriksaan LKPD Tahun 2025 sebagai wujud pertanggungjawaban akuntabilitas keuangan kepada masyarakat,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), Rudy Mas’ud, menegaskan komitmen kolektif seluruh kepala daerah untuk menjaga transparansi dan integritas dalam penyajian LKPD.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada BPK RI, khususnya Auditorat Utama Keuangan Negara VI, atas pembinaan dan pengawasan yang berkelanjutan.

“Pemeriksaan oleh BPK bukan sekadar formalitas, tetapi sarana pembelajaran institusional untuk memperkuat sistem pengendalian internal,” ujarnya.

Rudy menyoroti tantangan tata kelola keuangan ke depan, terutama dengan integrasi sistem digital seperti SIPD RI. Menurutnya, digitalisasi harus diimbangi dengan kesiapan data serta dokumen pendukung yang akurat dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ia juga mengusulkan agar pertemuan antara kepala daerah dan BPK dapat dilakukan lebih terpadu di masa depan, mencakup wilayah Indonesia Barat, Tengah, dan Timur, guna membahas agenda strategis nasional termasuk optimalisasi pendapatan daerah di tengah tantangan fiskal.

Sementara itu, Gubernur Ria Norsan menegaskan kembali pesan BPK bahwa proses pemeriksaan bukan bertujuan mencari kesalahan pemerintah daerah.

“Pemeriksaan ini bertujuan agar kita dapat meminimalisir penggunaan keuangan dan memastikan pengelolaannya berjalan baik dan benar,” ujar Norsan.

Ia juga menyampaikan bahwa BPK memberikan tenggat waktu tertentu bagi pemerintah daerah untuk menindaklanjuti temuan-temuan selama pemeriksaan.

Dalam konteks ini, Provinsi Kalimantan Barat menunjukkan tren positif dalam pengelolaan keuangan. Norsan mengungkapkan bahwa Pemprov Kalbar telah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak lima kali berturut-turut. Selain itu, capaian penilaian terakhir berada di angka 85,6, di mana standar kategori “baik” dimulai dari angka 75.

Meski penilaian tahun 2025 berada di angka 81 sekian, Norsan optimistis Kalbar akan kembali meraih opini WTP selama tidak ada kendala krusial.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sekitar 18 gubernur dari berbagai provinsi di Indonesia.

Sebagai Wakil Bendahara Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Gubernur Kalbar, H. Ria Norsan menyambut baik agenda ini sebagai wadah silaturahmi dan penguatan sinergi antardaerah.

“Pertemuan ini sangat baik karena melibatkan Indonesia bagian tengah dan barat. Kami di APPSI menyambut baik agar kita bisa saling mengenal dan bersilaturahmi di Pulau Dewata ini,” pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Gubernur, Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar dr. H.Harisson, M.Kes., serta Plt. Kepala Inspektorat Provinsi Kalbar. (rfa/ica)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • penanganan panic buying bbm

    Dukung Imbauan Presiden Prabowo, Dua Daerah Ini Inisiasi Penghematan BBM untuk Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

        YOKALBAR Singkawang, Kalimantan Barat, 20 Maret 2026 – Imbauan Presiden Prabowo Subianto agar dilakukan penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) direspons secara aktif  dua pemerintahan daerah di Kalimantan Barat. Kedua pemerintahan daerah itu juga mengajak warganya menggunakan BBM secara bijak serta tidak perlu panic buying.   Kedua pemerintah daerah tersebut adalah Pemerintah Kota […]

  • Ria Norsan

    Ria Norsan Pastikan Pemprov Kalbar Tidak Akan Rumahkan P3K

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    yokalbar Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memimpin langsung apel pagi perdana sekaligus kegiatan Halal Bihalal di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Halaman Kantor Gubernur, Senin (30/3/2026). Turut hadir Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan, Sekretaris Daerah Harisson, para Kepala Perangkat Daerah, serta ribuan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. […]

  • Sekda Mempawah Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Kapuas 2026

    Sekda Mempawah Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Kapuas 2026

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH – Mewakili Bupati Mempawah, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, menghadiri sekaligus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Kapuas 2026 yang digelar di halaman Mapolres Mempawah, Senin (2/2/2026). Operasi Keselamatan Kapuas merupakan kegiatan rutin tahunan yang bertujuan menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), khususnya menjelang bulan suci […]

  • Polresta Pontianak Tangkap Pelaku TPPO

    Polresta Pontianak Tangkap Pelaku TPPO

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Polemik soal satu tersangka yang tak kunjung ditahan karena alasan kecelakaan lalu lintas akhirnya terjawab. Polresta Pontianak bergerak cepat dan berhasil meringkus MBK alias J, sosok yang sempat “menghilang” meski sudah berstatus tersangka. Kapolresta Pontianak, Kombes Pol. Endang Tri Purwanto menegaskan, penangkapan MBK merupakan hasil kerja intensif tim di lapangan setelah sebelumnya […]

  • Karhutla Kalbar Capai 28 Ribu Hektare, BPBD Intensifkan Patroli dan Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

    Karhutla Kalbar Capai 28 Ribu Hektare, BPBD Intensifkan Patroli dan Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat sepanjang Januari hingga 31 Mei 2026 mencapai 28.216,31 hektare. Data tersebut menunjukkan tren peningkatan luas lahan terbakar setiap bulan, seiring memasuki musim kemarau. Berdasarkan laporan Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, tiga kabupaten dengan luas karhutla […]

  • BPBD Kalbar Siaga 24 Jam Hadapi Ancaman Bencana Cuaca Ekstrem

    BPBD Kalbar Siaga 24 Jam Hadapi Ancaman Bencana Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat menegaskan kesiapsiagaan penuh selama 24 jam dalam mengantisipasi berbagai potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan bahwa tidak ada toleransi terhadap kelengahan dalam penanganan bencana, mengingat kejadian bencana tidak dapat diprediksi secara pasti. “Tidak ada istilah tidak […]

expand_less