BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Perkuat Penanganan Karhutla, Kalbar Siapkan Anggaran Rp60 Miliar

Perkuat Penanganan Karhutla, Kalbar Siapkan Anggaran Rp60 Miliar

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR PONTIANAK — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan anggaran sekitar Rp60 miliar untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak asap yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Dukungan anggaran tersebut terdiri dari alokasi daerah sebesar Rp20 miliar yang kemudian diperkuat bantuan pemerintah pusat sebesar Rp40 miliar, sehingga total dana penanganan karhutla mencapai Rp60 miliar.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengatakan anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung seluruh kebutuhan penanganan karhutla, mulai dari operasional pemadaman hingga penyediaan sarana dan prasarana di lapangan.

“Pokoknya untuk penanganan karhutla, baik itu untuk operasional, biaya sarana dan prasarana, dan juga untuk keperluan yang melakukan pemadaman,” kata Norsan.

Menurutnya, dukungan anggaran tersebut diharapkan mampu memperkuat kerja para petugas yang selama ini berada di garis depan penanganan karhutla, sekaligus memastikan kebutuhan penanganan darurat dapat terpenuhi secara optimal.

Norsan menambahkan, perkembangan situasi dan kebutuhan penanganan karhutla akan terus dilaporkan kepada pemerintah pusat agar dukungan yang diperlukan dapat segera diberikan sesuai kondisi di lapangan.

Penanganan karhutla menjadi salah satu fokus utama dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 yang telah disetujui DPRD Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kalbar terkait persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, pemerintah pusat turut memberikan dukungan melalui bantuan Presiden sebesar Rp40 miliar yang disalurkan melalui Belanja Tidak Terduga (BTT).

Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat operasi pemadaman, pemenuhan kebutuhan logistik petugas, penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak, pelayanan kesehatan akibat kabut asap, hingga berbagai kebutuhan penanganan darurat lainnya.

Persetujuan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 sendiri menjadi salah satu langkah memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi karhutla yang terjadi di sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Dengan dukungan anggaran yang lebih besar, pemerintah berharap upaya pengendalian karhutla dapat dilakukan lebih cepat dan efektif serta mampu menekan dampak asap terhadap masyarakat.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ULD Kalbar Gelar Gathering dan Coaching Clinic, Siapkan Instruktur hingga Regenerasi Gen Z

    ULD Kalbar Gelar Gathering dan Coaching Clinic, Siapkan Instruktur hingga Regenerasi Gen Z

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Universal Line Dance (ULD) Kalimantan Barat, organisasi olahraga rekreasi di bawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Barat, menggelar kegiatan Gathering dan Coaching Clinic Universal Line Dance Kalimantan Barat Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Terpadu Lantai 2, Jalan Sutoyo, Pontianak, sejak 13 Juni 2026 dengan berbagai agenda pembinaan […]

  • Bantu Tangani Karhutla, Tim Damkar UBP Singkawang Gercep Berjibaku Padamkan Api

    Bantu Tangani Karhutla, Tim Damkar UBP Singkawang Gercep Berjibaku Padamkan Api

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Singkawang menunjukkan kepedulian dan respons cepat dalam membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di lahan berjarak kurang lebih 20KM dari PLTU Bengkayang. Tim Damkar UBP Singkawang bergerak sigap untuk mendukung upaya pemadaman dan mencegah api meluas ke area sekitar. Langkah cepat ini […]

  • Kalbar Kini Punya “Alarm Tsunami” Real-Time, Peringatan Bisa Tiba dalam Hitungan Menit

    Kalbar Kini Punya “Alarm Tsunami” Real-Time, Peringatan Bisa Tiba dalam Hitungan Menit

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR– Sistem peringatan dini bencana di Kalimantan Barat kini semakin diperkuat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Barat melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) resmi dilengkapi perangkat Warning Receiver System InaTEWS, yang berfungsi sebagai “alarm” tsunami berbasis data real-time. Perangkat dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ini telah terpasang sejak Sabtu, 28 Februari 2026, sebagai bagian dari […]

  • Hotspot Nihil, BPBD Kalbar Tetap Siagakan Satgas Darat dan Udara Antisipasi Karhutla

    Hotspot Nihil, BPBD Kalbar Tetap Siagakan Satgas Darat dan Udara Antisipasi Karhutla

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Tidak ditemukannya titik panas (hotspot) di Kalimantan Barat bukan berarti ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah berakhir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat memastikan seluruh personel tetap bersiaga melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah wilayah rawan. Ketua Satuan Tugas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Daniel, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan […]

  • Gema Membangun Desa di Temajuk, Norsan Soroti Tiga Prioritas: Garam, Wisata, dan Infrastruktur

    Gema Membangun Desa di Temajuk, Norsan Soroti Tiga Prioritas: Garam, Wisata, dan Infrastruktur

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar SAMBAS – Kunjungan Gubernur Kalbar, Ria Norsan, dalam kegiatan Gema Membangun Desa di Temajuk, Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas menghasilkan sejumlah catatan penting terkait pembangunan kawasan perbatasan. Setidaknya terdapat tiga sektor yang menjadi perhatian utama pemerintah provinsi, yakni pengembangan usaha garam rakyat, penguatan sektor pariwisata, dan penataan infrastruktur pendukung. Untuk sektor ekonomi, Norsan menyoroti […]

  • Anntrean Membludak di SPBU, Ria Norsan Gelar Rapat dengan Pertamina

    Anntrean Membludak di SPBU, Ria Norsan Gelar Rapat dengan Pertamina

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK –  Antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU di wilayah Kalimantan Barat dalam beberapa hari terakhir dipicu menjngkatnya permintaan bahan bakar minyak (BBM) oleh masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, langsung melakukan rapat kerja bersama pihak Pertamina guna mencari solusi atas persoalan yang terjadi. Ria Norsan menjelaskan, berdasarkan penjelasan dari […]

expand_less