BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Surat Edaran Pembatasan Pembelian BBM Berhasil Tekan “Panic Buying” di Singkawang, Berikut Penjelasan Wawako Muhammadin

Surat Edaran Pembatasan Pembelian BBM Berhasil Tekan “Panic Buying” di Singkawang, Berikut Penjelasan Wawako Muhammadin

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR, SINGKAWANG – Peristiwa “Antrean BBM Mengular” yang terjadi di SPBU Kota Singkawang menjelang Hari Raya Idul Fitri beberapa pekan lalu, kini sudah tak lagi terjadi serta sudah berangsur normal.

Meski begitu, baru-baru ini Menteri Dalam Negeri (Mandagri) Tito Karnavian menyebutkan Surat Edara (SE) pembatasan pembelian BBM bersubsidi yang dikeluarkan Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menjadi penyebabkan Panic Buying BBM, namun benarkan demikian?

Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin pun menjelaskan sekaligus meluruskan ke Publik terkait fenomena antrean BBM mengular di Singkawang hingga keputusan dikeluarkannya SE Pembatasan pembelian BBM Bersubsidi tersebut.

Muhammadin mengatakan fenomena antrean mengular tersebut sebetulnya terjadi sejak sekitar sepekan sebelum momen Hari Raya Idul Fitri kemarin.

Saat itu, hanya dalam beberapa hari saja, antrean pembelian BBM di SPBU yang ada di Kota Singkawang tiba-tiba dipadati oleh masyarakat.

Tidak hanya warga Kota Singkawang saja, warga dari daerah lain seperti Sambas dan Bengkayang bahkan didapati ikut mengantri BBM di SPBU yang ada di Singkawang.

Masalahpun bertambah, kondisi antrean yang mengular hingga membatasi akses jalan, ditambah lamanya waktu yang dibutuhkan warga saat mengantre menyebabkan kondisi emosi warga tak terbendung dan tak jarang memincu pertikaian kecil antara sesama pengantre.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie dan Muhammadin sebagai Wakil Wali Kota bersama Forkopimda langsung turun ke sejumlah SPBU di Kota Singkawang untuk memantau antrean yang sudah tak terkendali.

“Selama beberapa hari, kami turun langsung ke lapangan, siang dan malam, melakukan pengawasan serta memastikan kondisi tetap kondusif,” terang Muhammadin.

Antrean panjang yang terjadi saat itu, kata Muhammadin berpotensi memicu gangguan keamanan, bahkan konflik di tengah masyarakat jika tidak segera ditangani dengan tepat dan cepat, dan kejadian antrian ini bukan terjadi di Kota Singkawang dulu, melainkan di daerah lain di Kalimantan Barat.

“Melihat kondisi tersebut, Wali Kota Singkawang bersama Forkopimda mengambil langkah strategis dengan mengeluarkan Surat Edaran pembatasan pembelian BBM,” jelas Muhammadin.

Pembatasan pembelian BBM bersubsidi tersebut ditujukan agar tidak ada lagi antrean berulang sehingga antrean yang panjang bisa dikurangi.

“Kebijakan ini bukan diambil dalam situasi tenang, melainkan saat kondisi sudah mulai memanas yang menyebar Ke kota Singkawang dan membutuhkan tindakan cepat untuk meredam kepanikan serta mencegah hal-hal yang tidak diinginkan karna bagi kita masyarakat kota Singkawang perlu tindakan nyata,” katanya.

Hasilnya sangat jelas dan terukur, tidak lama setelah kebijakan tersebut diterapkan, antrean BBM yang sebelumnya mengular panjang berangsur hilang.

Situasi kembali kondusif, distribusi menjadi lebih merata, dan yang paling penting, masyarakat Kota Singkawang dapat kembali beraktivitas dengan tenang tanpa kekhawatiran sedangkan di luar kota Singkawang saat itu sebelum Singkawang ada antrian panjang sampai Singkawang antrian normal kembali Daerah lain justru belum selesai permasalahan.

Kebijakan ini juga berdampak pada pembatasan mobilitas pembeli dari luar daerah yang sebelumnya turut memperpanjang antrean. Dengan adanya pembatasan tersebut, kebutuhan masyarakat lokal dapat lebih terjamin. Ini merupakan bentuk keberpihakan nyata pemerintah daerah kepada warganya.

Muhammadin juga mencatat bahwa langkah cepat ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari unsur DPRD Kota Singkawang.

Ketua Fraksi PAN sekaligus Sekretaris Komisi II, Toni Triwahyudi, Komisi yang membidangi juga turut berbicara karna Toni mendapatkan informasi juga ada kunjungan direksi dan tim Pertamina Kalimantan Barat yang langsung ke Kota Singkawang setelah Surat edaran berhasil mengurangi Antrian Panjang.

“Mereka menyampaikan bahwa direksi Pertamina memberikan pujian atas respons cepat Pemerintah Kota Singkawang dalam mengatasi situasi tersebut. Hal ini menjadi bukti bahwa kebijakan yang diambil bukan hanya tepat, tetapi juga diakui efektif oleh pihak terkait,” katanya.

Terkait adanya pernyataan dari Menteri Dalam Negeri yang terkesan Berbeda tentang kebijakan daerah, pihaknya memandang hal tersebut sebagai bagian dari dinamika komunikasi pemerintahan.

Namun perlu pihaknya tegaskan, kebijakan yang diambil Pemerintah Kota Singkawang lahir dari kondisi real di lapangan, bukan asumsi.

“Apa yang kami lakukan adalah langkah cepat untuk melindungi masyarakat dari kepanikan, potensi konflik, serta dampak ekonomi yang lebih luas,” tegas Muhammadin.

“Kami tidak dalam posisi menyalahkan pihak manapun, termasuk pemerintah pusat. Justru ini menjadi pelajaran bersama bahwa kebijakan yang baik di lapangan perlu disampaikan secara utuh agar tidak menimbulkan persepsi yang berbeda di tingkat pusat,” tambahnya.

Kami berharap media dapat melihat persoalan ini secara berimbang, berdasarkan fakta yang terjadi di lapangan. Karena pada akhirnya, ukuran keberhasilan sebuah kebijakan adalah dampaknya bagi masyarakat dan dalam hal ini, masyarakat Kota Singkawang telah merasakan langsung manfaatnya: antrean hilang, situasi aman, dan aktivitas ekonomi tetap berjalan.

“Pemerintah Kota Singkawang akan terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, saya sebagai Wakil Walikota juga selain memberikan masukan mencoba Selalu yg tepat dan terbaik untuk Walikota, dan menjaga pemerintahan tentu mengambil langkah cepat, tepat, dan terukur demi menjaga stabilitas serta kesejahteraan bersama dan baik Wibawa Pemerintah Pusat sampai ke daerah menjadi tanggung jawab kami,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ria Norsan Dorong Peningkatan Status RSUD Sanggau Menjadi Tipe B

    Ria Norsan Dorong Peningkatan Status RSUD Sanggau Menjadi Tipe B

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR SANGGAU – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mendukung peningkatan status RSUD M.Th. Djaman Sanggau dari tipe C menjadi tipe B. Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan langsung ke rumah sakit tersebut, Rabu (25/2/2026), guna meninjau kesiapan fasilitas dan pelayanan. Dalam peninjauan tersebut, Ria Norsan menilai secara umum fasilitas dan layanan RSUD M.Th. Djaman […]

  • rokidi, dirut bank kalbar

    Bank Kalbar Komit Sukseskan Program Tiga Juta Rumah

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR – Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah terus diperkuat di Kalimantan Barat. Salah satunya melalui penguatan dan perluasan pembiayaan perumahan dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Bank Kalbar, sebagai salah satu bank penyalur FLPP memastikan penguatan pembiayaan perumahan menjadi salah satu fokus utama pada 2026, seiring masih tingginya kebutuhan rumah layak […]

  • Tak Terbukti Membakar Lahan di Kawasan Ambalat Pontianak, Warga yang Sempat Diamankan Kini Dipulangkan Polisi

    Tak Terbukti Membakar Lahan di Kawasan Ambalat Pontianak, Warga yang Sempat Diamankan Kini Dipulangkan Polisi

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar PONTIANAK – Dugaan kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Jalan Budi Karya, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada Jumat sore (30/1/2026), sempat menghebohkan warga dan mengganggu aktivitas pengguna jalan akibat asap tebal yang ditimbulkan. Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, membenarkan adanya peristiwa kebakaran lahan tersebut. Saat kejadian, petugas mendapati seorang warga berada […]

  • Dirut Bank Kalbar, Rokidi

    Strategi Dirut Bank Kalbar ‘2026, Akan Maksimalkan Pinjaman Daerah’

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) menyatakan optimisme dalam menghadapi tahun 2026 dengan menitikberatkan strategi pada peningkatan ekspansi kredit serta optimalisasi pinjaman daerah. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, dalam konferensi pers di Aula Kantor Utama Bank Kalbar, Pontianak, Selasa, 6 Januari 2026. Rokidi menjelaskan bahwa fokus […]

  • Berawal Kenal di Sosmed, Gadis 13 Tahun di Sekadau Jadi Korban Pemerkosaan

    Berawal Kenal di Sosmed, Gadis 13 Tahun di Sekadau Jadi Korban Pemerkosaan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      SEKADAU- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sekadau menangani dugaan tindak pidana terhadap anak di bawah umur setelah menerima laporan dari pihak keluarga korban. Penangkapan terhadap terduga pelaku dilakukan pada Kamis (22/1/2026) menyusul rangkaian penyelidikan. Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasat Reskrim IPTU Zainal Abidin menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (18/1) sekitar […]

  • Paruu Tambe Warisan Budaya Suku Dayak Taman dan Tamambaloh

    Paruu Tambe Warisan Budaya Suku Dayak Taman dan Tamambaloh

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Suku Dayak Taman dan Suku Dayak Tamambaloh memiliki warisan budaya yang sarat makna spiritual, salah satunya Paruu Tambe. Perahu hias tradisional ini bukan sekadar karya seni, melainkan simbol perjalanan hidup manusia dari lahir hingga kembali kepada Sang Pencipta. Hal tersebut disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Sy. Faisal […]

expand_less