BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Ekonomi » Dirut Bank Kalbar : Pencapaian Merupakan Bukti Kepercayaan Masyarakat

Dirut Bank Kalbar : Pencapaian Merupakan Bukti Kepercayaan Masyarakat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

YOKALBAR -Di tengah pusaran dinamika ekonomi nasional yang penuh tekanan serta ketatnya persaingan industri perbankan, PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) kembali membuktikan diri sebagai pilar keuangan daerah yang tangguh, adaptif, dan penuh determinasi.

Sepanjang tahun 2025, Bank Kalbar mencatatkan kinerja impresif, menegaskan eksistensinya sebagai bank kebanggaan masyarakat Kalimantan Barat. Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, menyampaikan bahwa capaian kinerja tahun 2025 ini merupakan hasil kerja kolektif yang solid, strategi yang terarah, serta kepercayaan nasabah yang terus menguat.

“Capaian ini menjadi bukti bahwa Bank Kalbar tidak hanya mampu bertahan di tengah tantangan, tetapi juga terus menorehkan langkah maju dengan keyakinan yang kuat,” ujarnya pada konferensi pers Kinerja Keuangan Bank Kalbar tahun 2025 di aula kantor Bank Kalbar, Selasa 6 Januari 2026.

Rokidi memaparkan, berdasarkan data kinerja unaudited tahun 2025, total aset Bank Kalbar menembus Rp 27,84 triliun, tumbuh 5,02 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp 26,51 triliun. Pertumbuhan aset ini mencerminkan fondasi keuangan yang semakin kokoh dan ekspansi bisnis yang berkelanjutan.

Dari sisi Dana Pihak Ketiga (DPK), Bank Kalbar berhasil menorehkan capaian signifikan dengan menghimpun dana sebesar Rp 21,11 triliun, tumbuh 3,73 persen dari Rp 20,35 triliun pada tahun sebelumnya.

Pencapaian ini menjadi sinyal kuat kepercayaan publik yang kian membesar, menegaskan peran Bank Kalbar sebagai mitra keuangan strategis dan andalan masyarakat Kalimantan Barat.

Sementara itu, penyaluran kredit Bank Kalbar pada tahun 2025 menembus Rp 18,07 triliun, tumbuh 7,18 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp 16,86 triliun. Pertumbuhan ini mencerminkan komitmen kuat Bank Kalbar dalam menjalankan fungsi intermediasi, sekaligus memainkan peran strategis dalam mendorong aktivitas ekonomi daerah.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Kapuas III hingga Jalan Paralel Wilayah Perbatasan, Gubernur Norsan Beberkan Program Prioritas Kalbar

    Jembatan Kapuas III hingga Jalan Paralel Wilayah Perbatasan, Gubernur Norsan Beberkan Program Prioritas Kalbar

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK– Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memaparkan sejumlah proyek strategis daerah yang membutuhkan dukungan Pemerintah Pusat untuk direalisasikan, sebagai upaya mempercepat konektivitas, pemerataan pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Kalbar. Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum Musrenbang penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Garuda Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Rabu (21/4/2026) Dalam […]

  • Ria Norsan: May Day Jadi Momentum Hapus Sekat, Perkuat Dialog Buruh di Kalbar

    Ria Norsan: May Day Jadi Momentum Hapus Sekat, Perkuat Dialog Buruh di Kalbar

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026 di Kalimantan Barat dimaknai sebagai momentum penting untuk menghapus sekat antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha. Ria Norsan mengajak seluruh elemen ketenagakerjaan untuk memperkuat kebersamaan dalam memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan buruh. “Hari ini, 1 Mei, mari kita hapus semua sekat. Saya ingin May Day […]

  • ilustrasi

    Siswi MTs di Pontianak Gantung Diri, Beredar Isu Korban Depresi Karena Dibully

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      KUBU RAYA- Siswi salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) ditemukan meninggal dunia tergantung di rumahnya di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (22/1/2026) pagi. Diduga, korban depresi karena dibully di sekolah. “Benar adanya. Untuk kejadiannya pada hari Kamis tanggal 22 Januari di rumah korban,” jelas Kapolsek Sungai Kakap […]

  • Jalan Perawas Ditingkatkan, Ria Norsan: Pangkas Jarak Tempuh Menuju Kayong Utara

    Jalan Perawas Ditingkatkan, Ria Norsan: Pangkas Jarak Tempuh Menuju Kayong Utara

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar Ketapang – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mempercepat konektivitas wilayah Kalbar. Salah satunya, dengan peningkatan ruas jalan Perawas yang dapat memangkas perjalanan menuju Kabupaten Kayong Utara dan Ketapang. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Ketapang, Kamis (9/4/2026) kemarin. Norsan menjelaskan, jalan tersebut tidak […]

  • Diseminasi Photovoice Angkat Perspektif Warga soal Risiko Banjir di Pontianak

    Diseminasi Photovoice Angkat Perspektif Warga soal Risiko Banjir di Pontianak

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK – Perspektif warga terkait risiko banjir di Kota Pontianak diangkat melalui kegiatan Diseminasi Photovoice bertema “Mata Warga Memaknai Risiko Banjir Pontianak” yang digelar di Rumah Budaya Kampung Wisata Caping, Kamis (15/01/2026). Kegiatan ini menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam membaca dan menceritakan pengalaman banjir yang selama ini mereka hadapi. Diseminasi tersebut dihadiri […]

  • Lonjakan Titik Panas Awal 2026, BPBD Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

    Lonjakan Titik Panas Awal 2026, BPBD Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Lonjakan jumlah titik panas (hotspot) di Kalimantan Barat pada awal 2026 menjadi alarm dini potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tercatat sebanyak 1.575 hotspot tersebar di 14 kabupaten/kota sepanjang periode 1–30 Januari 2026. Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Kalimantan Barat, Daniel, […]

expand_less