Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, BKSDA Kalbar Gelar Bimtek Penguatan Kapasitas Manggala Agni dan Petugas Lapangan di Temajok
- account_circle Admin
- calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YOKALBAR, SAMBAS – Dalam upaya mengantisipasi serta menanggulangi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang kian kompleks akibat perubahan iklim, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Manggala Agni dan Petugas Lapangan.
Kegiatan yang berlangsung pada 19 hingga 21 Juli 2026 di JS Vila dan Resort Temajok, Kabupaten Sambas ini diikuti oleh personel Manggala Agni serta petugas lapangan lingkup Balai KSDA Kalimantan Barat.
Kepala Balai KSDA Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane, S.Hut., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kesiapsiagaan para personel garda terdepan dalam menjaga keanekaragaman hayati dan kawasan konservasi di Kalimantan Barat.
“Manggala Agni dan petugas lapangan merupakan garda terdepan dalam pencegahan dan pengendalian karhutla. Melalui bimbingan teknis ini, kami ingin memastikan para personel tidak hanya memiliki ketahanan fisik yang prima, tetapi juga penguasaan teknis yang adaptif, pemanfaatan teknologi, serta koordinasi lintas instansi yang solid,” ujar Murlan Dameria Pane.
Metode Pelatihan dan Pelibatan Kolaboratif
Pelatihan dirancang secara komprehensif dengan porsi 65% teori dan 35% praktik langsung di lapangan. Untuk memperkuat sinergi antar-lembaga, BKSDA Kalbar menggandeng berbagai pihak sebagai pemateri teknis, antara lain:
Balai Dalkarhut Wilayah Kalimantan : Menyampaikan Konsep Dasar Kebakaran dan Prinsip Penanggulangannya serta Simulasi/Praktek Teknik Operasional Pemadaman Karhutla.
UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah Sambas : Mengulas Identifikasi Daerah Rawan Karhutla serta Strategi Pencegahan dan Penanggulangan di Kabupaten Sambas.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas : Memberikan pembekalan mengenai Manajemen Penanggulangan Bencana Karhutla Berbasis Kolaborasi Antarinstansi.
Menjawab Tantangan dan Perubahan Iklim
Wilayah kerja Balai KSDA Kalbar memiliki tingkat keanekaragaman hayati tinggi namun rentan terhadap bencana kebakaran, terutama di kawasan gambut dan area dengan akses geografis yang sulit. Peningkatan musim kemarau yang lebih panjang akibat perubahan iklim memicu munculnya titik panas (hotspot), sehingga memerlukan strategi penanganan yang lebih cepat dan responsif.
Melalui Bimtek ini, diharapkan personel Manggala Agni sebagai garda terdepan pengendalian karhutla mampu mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi (seperti Sistem Informasi Geografis/SIG, pemantauan drone, dan aplikasi pelaporan digital), menerapkan standar operasional prosedur (Incident Command System), serta meningkatkan keterlibatan masyarakat melalui patroli terpadu dan deteksi dini. (*)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar