Perkuat Keamanan Penerbangan, Bandara Supadio Siapkan Latihan Gabungan
- account_circle Admin
- calendar_month Senin, 10 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Perkuat Keamanan Penerbangan, Bandara Supadio Siapkan Latihan Gabungan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YOKALBAR PONTIANAK – Bandara Internasional Supadio Pontianak memperkuat koordinasi keamanan penerbangan dengan menggelar Rapat Komite Keamanan Bandara atau Airport Security Committee (ASC) kedua tahun 2026.
Rapat yang digelar di Ruang Rapat Khatulistiwa, Gedung Administrasi Bandara Supadio, Jumat (7/8/2026), diikuti sejumlah instansi terkait.
Stakeholder yang hadir antara lain TNI AU Lanud Supadio, Otoritas Bandara, BINDA Kalimantan Barat, AirNav, kepolisian, Dinas Perhubungan Kalimantan Barat, Karantina, Imigrasi, Bea Cukai Pontianak, pemerintah daerah, hingga perwakilan maskapai penerbangan.
Dalam rapat tersebut, para stakeholder membahas sejumlah langkah untuk memastikan keamanan dan keselamatan penerbangan di Bandara Supadio tetap terjaga.
Salah satu agenda utama yakni persiapan pelaksanaan Table Top Exercise dan Full Scale Exercise (PKD) yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.
Latihan tersebut akan melibatkan berbagai unsur terkait untuk menguji kesiapsiagaan dan koordinasi dalam menghadapi potensi gangguan keamanan maupun kondisi darurat di lingkungan bandara.
Bahas aturan penerbangan drone
Selain persiapan latihan gabungan, rapat juga membahas penggunaan drone atau pesawat udara tanpa awak di sekitar kawasan bandara.
Sosialisasi mengenai aturan, perizinan, serta prosedur pengoperasian drone disampaikan Kolonel Pnb Kamto Adi Saputra dari Koopsud Lanud Supadio.
Penggunaan drone di sekitar bandara mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan keselamatan penerbangan, khususnya di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP).
General Manager Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, mengatakan koordinasi lintas instansi menjadi hal penting dalam menjaga keamanan penerbangan.
“Melalui Rapat Komite Keamanan Bandara ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh stakeholder memiliki kesiapan dan kesamaan langkah dalam mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan keamanan,” ujar Maya.
Menurut dia, kerja sama lintas sektor diperlukan agar operasional penerbangan di Bandara Supadio berjalan aman, tertib, dan lancar.
“Kolaborasi lintas sektoral ini adalah kunci utama agar operasional penerbangan di Bandara Internasional Supadio senantiasa aman, tertib, dan lancar bagi seluruh pengguna jasa,” katanya.
Sementara itu, Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I mengapresiasi koordinasi yang dilakukan dalam rapat tersebut.
Otoritas Bandara juga mendukung pelaksanaan rangkaian latihan kesiapsiagaan yang akan digelar pada September 2026.
Melalui koordinasi tersebut, seluruh stakeholder diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan kondisi darurat, sehingga penerbangan di Bandara Internasional Supadio tetap aman dan lancar
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar