Wabup Juli Terima Audiensi Balai Bahasa Kalbar Bahas Revitalisasi Bahasa Daerah
- account_circle Admin
- calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YOKALBAR MEMPAWAH – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menerima audiensi dari Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat di Ruang Kerja Wakil Bupati Mempawah, Kamis (29/1/2026).
Audiensi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan Pemerintah Kabupaten Mempawah, khususnya dalam upaya penyelamatan kekayaan intelektual lokal melalui program Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD).
Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat, Uniwati, menjelaskan bahwa tujuan utama audiensi ini adalah menyelaraskan program Balai Bahasa dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam pelindungan bahasa dan sastra daerah.
“Mengingat Kabupaten Mempawah memiliki akar budaya Melayu yang kuat serta keberagaman etnis lainnya, revitalisasi bahasa daerah menjadi sangat mendesak agar tidak punah, terutama di kalangan generasi muda,” ujar Uniwati.
Ia juga menyampaikan rencana persiapan dan langkah teknis pelaksanaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang direncanakan berlangsung pada tahun 2026 di Kabupaten Mempawah. Kegiatan ini menyasar siswa jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama sebagai upaya menumbuhkan kebanggaan dalam menggunakan bahasa daerah.
Adapun cabang lomba yang akan dilaksanakan meliputi mendongeng (betutur), berpidato, serta menulis cerita pendek dan puisi dalam bahasa daerah.
“Bahasa daerah merupakan warisan yang sangat berharga. Di dalamnya terkandung nilai moral dan identitas bangsa,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, atas nama Pemerintah Kabupaten Mempawah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat atas inisiatif kolaborasi program revitalisasi bahasa daerah melalui Festival Tunas Bahasa Ibu.
“Jangan biarkan bahasa ibu kita luntur tergerus zaman. Banggalah menggunakan dialek dan bahasa asal kita, karena itulah keunikan yang membedakan kita,” tutur Juli Suryadi.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Mempawah siap bersinergi dan mendukung penuh pelaksanaan program tersebut, baik untuk meningkatkan wawasan guru maupun peserta didik melalui kegiatan FTBI.
“Pada prinsipnya, Pemerintah Kabupaten Mempawah siap melaksanakan kegiatan ini dan berkolaborasi dengan Balai Bahasa dalam program-program yang telah disusun dan direncanakan,” pungkasnya.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar