BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Dinas Pendidikan Intensifkan Pengawasan dan Pembinaan Usai Insiden Bom Molotov di SMP Negeri 3 Sungai Raya

Dinas Pendidikan Intensifkan Pengawasan dan Pembinaan Usai Insiden Bom Molotov di SMP Negeri 3 Sungai Raya

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR -Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memperkuat pengawasan serta pembinaan terhadap pelajar dan keluarga menyusul insiden pelemparan bom molotov di SMP Negeri 3 Sungai Raya yang menimbulkan keresahan di lingkungan sekolah, Selasa (4/2).

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Syarif Firdaus, mengatakan pihaknya telah melakukan pendalaman terhadap anak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

“Kami sudah menelusuri akar masalah anak yang terlibat. Saat ini yang bersangkutan masih dalam pemantauan. Secara aktivitas sebenarnya sudah normal, namun tetap perlu pendampingan lebih lanjut,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Syarif Firdaus, di Sungai Raya, Rabu.

Ia mengatakan, peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperbaiki sistem pengawasan terhadap anak usia remaja, baik di sekolah maupun di rumah.

Menurut dia, hasil pendalaman sementara menunjukkan adanya faktor tekanan psikologis yang dipengaruhi kondisi keluarga. Pemerintah menemukan bahwa orang tua dan kakek anak tersebut sedang mengalami sakit, sehingga beban keluarga diduga berdampak pada kondisi mental anak.

“Peran orang tua sangat penting. Lingkungan keluarga harus menjadi perhatian utama. Anak seusia ini seharusnya tidak menanggung beban persoalan keluarga yang berat,” tuturnya.

Dinas Pendidikan bersama sekolah, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, serta polisi akan melakukan pembinaan khusus dan pendampingan psikologis agar kejadian serupa tidak terulang.

Syarif menambahkan pihaknya juga akan memperketat pengawasan di lingkungan sekolah, mendorong kegiatan ekstrakurikuler positif, serta meminimalkan praktik perundungan.

Selain itu, orang tua diminta lebih aktif memantau aktivitas anak, termasuk penggunaan telepon genggam dan permainan daring.

“Kami mengimbau orang tua memperhatikan kegiatan anak di rumah, mengarahkan mereka pada aktivitas positif sesuai minat dan cita-cita mereka,” katanya.

Terkait penanganan hukum, Syarif menegaskan pendekatan yang digunakan mengedepankan pembinaan.

“Prinsipnya ultimum remedium. Kita selesaikan akar masalah dulu dan fokus pembinaan karena anak ini masih di bawah umur,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyayangkan aksi tersebut.

“Saya sudah monitor dan sangat menyayangkan aksi ini. Walaupun tidak ada kerusakan, tindakan tersebut tetap tidak bisa ditoleransi karena menimbulkan ketidaknyamanan,” kata dia, dalam keterangan tertulis.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, turut memberikan perhatian terhadap kejadian tersebut. Ia menegaskan pentingnya penguatan pendidikan karakter di satuan pendidikan.

Menurut Faisal, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu, tetapi juga ruang pembinaan mental, emosional, dan moral peserta didik. Ia mendorong sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan keluarga agar pengawasan terhadap siswa semakin diperkuat.

Insiden tersebut menyebabkan satu orang korban dan telah mendapat penanganan medis. Pemerintah berharap kolaborasi lintas sektor dapat menciptakan suasana belajar yang aman dan kondusif.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lonjakan Titik Panas Awal 2026, BPBD Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

    Lonjakan Titik Panas Awal 2026, BPBD Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Lonjakan jumlah titik panas (hotspot) di Kalimantan Barat pada awal 2026 menjadi alarm dini potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tercatat sebanyak 1.575 hotspot tersebar di 14 kabupaten/kota sepanjang periode 1–30 Januari 2026. Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Kalimantan Barat, Daniel, […]

  • GMD Serimbu, Norsan Dorong Potensi Desa Jadi Penggerak Ekonomi Masyaraka

    GMD Serimbu, Norsan Dorong Potensi Desa Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKAlBAR LANDAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa program Gema Membangun Desa (GMD) bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya nyata mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat hingga ke wilayah pedalaman. Hal tersebut disampaikan Norsan saat membuka kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) ke-4 di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Sabtu (29/8/2026). “Hari ini […]

  • Harmoni Pramuka di Pesisir Pasir Panjang: Saat Karakter, Budaya, dan Gelak Tawa Menyatu

    Harmoni Pramuka di Pesisir Pasir Panjang: Saat Karakter, Budaya, dan Gelak Tawa Menyatu

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    SINGKAWANG — Desir angin pantai dan riak gelombang di Pantai Pasir Panjang Indah menjadi saksi geliat ratusan anak muda Kota Singkawang selama tiga hari terakhir. Sejak Rabu hingga Jumat (19–21 Agustus 2026), kawasan pesisir ini tak sekadar menjadi tempat rekreasi, melainkan kawah candradimuka persemaian karakter generasi penerus bangsa. Melalui sinergi Kemah Budaya yang diusung Saka […]

  • First Resources Salurkan 17 Mesin Pompa untuk Bantu Warga Hadapi Karhutla di Kalbar

    First Resources Salurkan 17 Mesin Pompa untuk Bantu Warga Hadapi Karhutla di Kalbar

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. Salah satunya dilakukan First Resources Group (FRG) Regional Kalimantan Barat dengan menyalurkan peralatan pemadam kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Sebanyak 17 set mesin pompa air (water pump) lengkap dengan perlengkapan pendukung disiapkan untuk […]

  • festival sahur sahur

    Festival Sahur-sahur Mempawah Kharisma Even Nusantara

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH -Ribuan masyarakat Kabupaten Mempawah tumpah ruah memadati halaman Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Mempawah, Sabtu malam (28/2/2026). Mereka hadir untuk menyaksikan pembukaan Kharisma Event Nusantara (KEN) Festival Sahur-Sahur ke-23 Tahun 2026 dan Ramadan Fair ke-5, sebuah perhelatan budaya tahunan yang kian mengukuhkan diri sebagai kebanggaan daerah. Festival tersebut dibuka langsung […]

  • Imbas WN China Serang TNI di Ketapang, Polda Surati Kedutaan Tiongkok

    Imbas WN China Serang TNI di Ketapang, Polda Surati Kedutaan Tiongkok

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Kasus dugaan warga negara China yang diduga melakukan penyerangan terhadap anggota TNI di salah satu kawasan pertambangan di Kabupaten Ketapang beberapa waktu lalu terus berlanjut. Saat ini melalui Ditreskrimum, Polda Kalbar telah menyurati kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok guna memberitahu proses hukum yang telah berjalan terhadap WL dan WS dua Warga Negara […]

expand_less