BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » KETUA DEKRANASDA KALBAR, Hj. ERLINA RIA NORSAN, DORONG DAYA SAING PRODUK UNGGULAN KALBAR DI INACRAFT 2026

KETUA DEKRANASDA KALBAR, Hj. ERLINA RIA NORSAN, DORONG DAYA SAING PRODUK UNGGULAN KALBAR DI INACRAFT 2026

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

YOKALBAR JAKARTA – Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Dr. Hj. Erlina Ria Norsan, S.H., M.H., dengan didampingi Wakil Ketua Dekranasda Prov. Kalimantan Barat, Ny. Donata Dirasig Krisantus Kurniawan, S.H.,M.H., menghadiri pembukaan pameran kerajinan tangan terbesar di Asia Tenggara, The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026, yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (4/2/2026).

Perhelatan yang telah eksis sejak 1999 ini dibuka secara resmi oleh Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, bersama Ketua Umum Dekranasda Indonesia Selvi Gibran Rakabuming serta jajaran pendiri ASEPHI, ditandai dengan pemukulan lesung sebagai simbol dimulainya ajang kerajinan terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

INACRAFT kembali menegaskan posisinya sebagai ruang strategis bagi subsektor kriya Indonesia untuk bersinar di tingkat nasional hingga global.

Tahun ini, INACRAFT mengusung tema “Exploring and Celebrating Womenpreneurs in Craft”, sebagai bentuk apresiasi sekaligus refleksi atas peran krusial perempuan sebagai inovator, wirausaha, dan penjaga nilai budaya yang berkontribusi nyata terhadap ekonomi keluarga dan daerah.

Dalam sambutannya, Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, menyampaikan apresiasi kepada Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) atas konsistensinya menjaga reputasi INACRAFT selama lebih dari dua dekade. Hal tersebut sejalan dengan pertumbuhan ekonomi kreatif yang kian impresif.

“Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, subsektor fashion dan kriya masih menjadi penguasa pasar ekspor kreatif Indonesia. Subsektor fashion mencatat nilai ekspor sebesar USD 16,3 miliar sepanjang Januari–November 2025, disusul subsektor kriya dengan capaian USD 12,03 miliar pada periode yang sama,” ungkapnya.

Pemerintah menekankan bahwa INACRAFT 2026 bukan sekadar ajang jual beli, melainkan momentum membangun ekosistem kriya yang inklusif, berkeadilan, dan adaptif. Fokus pada kepemimpinan perempuan diharapkan melahirkan produk kerajinan yang berdaya saing tinggi sekaligus berkelanjutan secara bisnis dan lingkungan.

“Perempuan telah menjadi motor penggerak yang menghadirkan produk kriya adaptif dan kompetitif,” ujarnya.

Dengan bertemunya tradisi dan inovasi di INACRAFT, Indonesia optimistis sektor ekonomi kreatif akan terus menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Kalbar, Hj. Erlina Ria Norsan, menyebut kehadirannya sebagai bentuk komitmen mendorong roda ekonomi kreatif sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil dan pengrajin di Kalimantan Barat.

“Kehadiran ini menjadi simbol dukungan kuat pemerintah daerah terhadap kreativitas dan daya saing produk lokal di kancah nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut turut dihadiri seluruh Ketua Dekranasda dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, serta didampingi jajaran dinas terkait, seperti Dinas Koperasi dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, guna memastikan sinergi pembinaan pengrajin berjalan optimal.

“Momen ini bukan sekadar seremonial, tetapi pijakan penting untuk mengevaluasi dan meningkatkan mutu produk kerajinan Kalimantan Barat,” tuturnya.

Dengan peningkatan standar kualitas, Hj. Erlina berharap produk UKM lokal mampu bersaing lebih tajam dan memberi dampak ekonomi langsung bagi keluarga pengrajin.

“Mudah-mudahan momentum ini dapat meningkatkan dan memajukan mutu para pengrajin di Kalimantan Barat,” ucapnya.

Kehadiran Ketua Umum ASEPHI juga dinilai sebagai angin segar bagi ekosistem bisnis daerah. Sinergi tersebut diharapkan menjadi cikal bakal lahirnya inovasi baru sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk unggulan Kalbar.

“Pemerintah daerah melalui Dekranasda berkomitmen terus memberikan motivasi dan inspirasi bagi pelaku UKM. Harapannya, semangat dari kegiatan ini menular hingga ke pelosok Kalimantan Barat dan memicu tumbuhnya wirausaha yang mandiri serta berdaya saing,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat menampilkan berbagai karya kriya unggulan, diantaranya Tenun Ikat dari Sintang, Tenun Sidan Kapuas Hulu, Kain tenun khas Sambas, berbagai produk anyaman dan juga manik manik, ketoro, dan berbagai produk kerajinan yang mencerminkan tradisi bertemu inovasi, produk kriya unggulan Kalimantan Barat hadir dengan kualitas terbaik, siap melangkah ke pasar global dan internasional.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Mempawah Pimpin Rakor Kerjasama BAI

    Sekda Mempawah Pimpin Rakor Kerjasama BAI

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH -Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, membuka langsung Rapat Koordinasi (Rakor) mengenai Finalisasi Perjanjian Kerjasama dengan PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) di Ruang Balai Patih Kantor Bupati Mempawah, Kamis (22/1/2026). Kegiatan ini berfokus pada pembahasan teknis mengenai tukar menukar Barang Milik Daerah (BMD) yang terdampak oleh pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) yang saat […]

  • Hadiri Musrenbang hingga Tinjau Ruas Sukadana–Teluk Batang, Ria Norsan Perkuat Arah Pembangunan Kayong Utara

    Hadiri Musrenbang hingga Tinjau Ruas Sukadana–Teluk Batang, Ria Norsan Perkuat Arah Pembangunan Kayong Utara

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      yokalbar Kayong Utara – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Kayong Utara dengan sejumlah agenda strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, Jumat (10/4/2026). Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang digelar di halaman Masjid Oesman Alkhair. Program ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus […]

  • Tersus Disegel KKP, Ketua Komisi III DPRD Kalbar Minta APH Selidiki dan Audit Operasional WHW AR di Ketapang

    Tersus Disegel KKP, Ketua Komisi III DPRD Kalbar Minta APH Selidiki dan Audit Operasional WHW AR di Ketapang

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar PONTIANAK – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Barat, Syarif Amin Muhammad Assegaf, meminta operasional terminal khusus (tersus) milik WHW AR di Kabupaten Ketapang yang disegel Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) diaudit secara menyeluruh. Menurut Amin, audit diperlukan untuk menghitung potensi kerugian negara akibat dugaan operasional ilegal yang disebut telah berlangsung cukup lama. “Perlu […]

  • Bupati Erlina Bersama Forkopimda Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah, Dorong Akselerasi Program Nasional

    Bupati Erlina Bersama Forkopimda Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah, Dorong Akselerasi Program Nasional

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      yokalbar mempawah – Bupati Mempawah, Erlina, dijadwalkan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Kehadiran Bupati Erlina didampingi oleh Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi, Ketua DPRD Kabupaten Mempawah Safrudin Asra, Dandim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini, […]

  • Medan Sulit dan Minim Air Jadi Tantangan Utama Pemadaman Karhutla di Kalbar

    Medan Sulit dan Minim Air Jadi Tantangan Utama Pemadaman Karhutla di Kalbar

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat kerap dihadapkan pada tantangan berat di lapangan. BPBD Kalimantan Barat mengungkapkan keterbatasan sumber air serta sulitnya akses menuju lokasi kebakaran menjadi faktor utama yang memperlambat proses pemadaman di sejumlah wilayah. Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan berdasarkan […]

  • Ria Norsan Dukung Pengadilan Tinggi Pontianak Tingkatkan Kualitas Pelayanan Hukum

    Ria Norsan Dukung Pengadilan Tinggi Pontianak Tingkatkan Kualitas Pelayanan Hukum

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan menerima audiensi Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak, Pontas Efendi, di Ruang Kerja Gubernur Kalimantan Barat, Senin (30/3/2026), guna memperkuat koordinasi kelembagaan dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat Kalimantan Barat. Audiensi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi dan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dengan lembaga yudikatif, […]

expand_less