BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Catat Perubahannya, Kadisdikbud Kalbar Jelaskan Skema Jalur SPMB 2026

Catat Perubahannya, Kadisdikbud Kalbar Jelaskan Skema Jalur SPMB 2026

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat mulai mensosialisasikan petunjuk teknis (juknis) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 kepada kepala sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan di seluruh Kalimantan Barat.

Dalam sosialisasi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal, menjelaskan mekanisme serta ketentuan pada setiap jalur penerimaan yang akan digunakan dalam SPMB tahun ini.

Menurut Faisal, secara umum jalur penerimaan tidak mengalami perubahan dibanding tahun sebelumnya. SPMB 2026 tetap menggunakan tiga jalur utama, yakni jalur afirmasi, domisili, dan prestasi.

“Secara prinsip jalurnya masih sama. Namun ada beberapa penyesuaian yang dilakukan agar proses seleksi lebih adil dan objektif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu, siswa berkebutuhan khusus, anak guru, serta peserta yang mengikuti perpindahan tugas orang tua. Jalur ini mendapat alokasi kuota sebesar 5 persen dari total daya tampung sekolah.

Sementara itu, jalur domisili masih menjadi jalur dengan kuota terbesar. Pada jalur ini, komposisi penilaian tetap menggunakan 70 persen faktor jarak tempat tinggal ke sekolah dan 30 persen nilai akademik selama lima semester terakhir.

Meski demikian, Disdikbud Kalbar melakukan perubahan pada sistem penilaian jarak. Jika sebelumnya jarak di atas dua kilometer memperoleh nilai yang sama, kini rentang penilaian dibuat lebih rinci agar hasil seleksi lebih proporsional.

“Perubahan ini dilakukan untuk memberikan rasa keadilan bagi calon siswa. Tahun lalu jarak dua kilometer dan sepuluh kilometer mendapat poin yang sama. Tahun ini penilaiannya lebih detail sehingga perbedaan jarak akan berpengaruh pada nilai yang diperoleh,” jelas Faisal.

Rentang penilaian kini dibagi lebih spesifik mulai dari 0–250 meter, 250–500 meter, dan seterusnya hingga lebih dari 4,5 kilometer. Dengan skema tersebut, nilai jarak tidak lagi disamaratakan seperti tahun sebelumnya.

Selain jalur domisili, perubahan juga terjadi pada jalur prestasi. Tahun ini, nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) mulai masuk dalam komponen penilaian dengan bobot 20 persen.

Adapun komposisi penilaian jalur prestasi terdiri dari 70 persen nilai akademik selama lima semester, 20 persen hasil TKA, dan 10 persen prestasi non-akademik.

“Penambahan TKA bertujuan memperkuat objektivitas dalam proses seleksi. Namun nilai rapor selama lima semester tetap menjadi faktor utama dalam penentuan hasil,” katanya.

Faisal menambahkan, sistem seleksi tetap dilakukan secara berjenjang. Kuota yang tidak terpenuhi pada suatu jalur akan dialihkan ke jalur berikutnya hingga seluruh daya tampung sekolah terisi.

Menurutnya, mekanisme tersebut diterapkan agar tidak ada kuota yang terbuang dan seluruh kesempatan penerimaan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Di sisi lain, Disdikbud Kalbar juga memberikan fleksibilitas bagi sekolah yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Sekolah yang mengalami kendala jaringan internet atau keterbatasan akses teknologi tidak diwajibkan menerapkan seluruh proses secara daring.

“Kami menyesuaikan dengan kondisi daerah. Yang terpenting, semua anak tetap mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan tanpa terkendala faktor geografis maupun teknologi,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bikin Bangga, Ria Norsan Uji Mobil Listrik dan Motor Rakitan SMKN 1 Sintang

    Bikin Bangga, Ria Norsan Uji Mobil Listrik dan Motor Rakitan SMKN 1 Sintang

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR SINTANG- Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengaku bangga saat menguji langsung mobil dan motor listrik rakitan siswa SMKN 1 Sintang, dalam kunjungannya ke Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar). Dalam kesempatan tersebut, Ria Norsan mencoba langsung kendaraan listrik hasil karya para siswa. Ia mengapresiasi kreativitas dan kemampuan teknis para pelajar yang dinilai sudah mampu […]

  • Gubernur Norsan Tampung Keluhan Warga Serimbu, Jalan hingga Air Bersih Jadi Perhatian

    Gubernur Norsan Tampung Keluhan Warga Serimbu, Jalan hingga Air Bersih Jadi Perhatian

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar Landak — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menampung langsung berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat Desa Serimbu serta desa-desa di sekitarnya, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak. Sejumlah persoalan yang disampaikan warga mulai dari pembangunan jalan, jembatan, akses air bersih hingga kebutuhan sekolah. Aspirasi tersebut disampaikan dalam dialog Gema Membangun Desa ke-IV yang digelar di Desa […]

  • 50 siswa asal daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Kalimantan Barat menerima Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun Ajaran 2026/2027

    MPLS, elama lima hari, peserta didik baru diajak mengikuti berbagai kegiatan mulai dari tes bakat dan minat, edukasi kebencanaan, literasi digital hingga pentas seni

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kalimantan Barat tidak hanya diisi dengan pengenalan lingkungan sekolah. Selama lima hari, peserta didik baru diajak mengikuti berbagai kegiatan mulai dari tes bakat dan minat, edukasi kebencanaan, literasi digital hingga pentas seni. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan pendidikan yang […]

  • Karhutla Kalbar Capai 28 Ribu Hektare, BPBD Intensifkan Patroli dan Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

    Karhutla Kalbar Capai 28 Ribu Hektare, BPBD Intensifkan Patroli dan Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat sepanjang Januari hingga 31 Mei 2026 mencapai 28.216,31 hektare. Data tersebut menunjukkan tren peningkatan luas lahan terbakar setiap bulan, seiring memasuki musim kemarau. Berdasarkan laporan Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, tiga kabupaten dengan luas karhutla […]

  • gerakan pangan murah mempawah

    Gubernur Kalbar dan Bupati Mempawah Bersama Ribuan Warga di Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR MEMPAWAH -Ribuan warga memadati halaman Masjid Agung Al Falah Mempawah sejak Minggu pagi, 1 Maret 2026, untuk mengikuti kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM). Antrean warga terlihat mengular sejak pukul 07.00 WIB, mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau. Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bekerja sama dengan Pemerintah […]

  • Nyolong Oli Rp90 Juta di Jawi Square Pontianak, Komplotan Pencuri Ditangkap Saat COD

    Nyolong Oli Rp90 Juta di Jawi Square Pontianak, Komplotan Pencuri Ditangkap Saat COD

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar PONTIANAK – Aksi nekat komplotan pencuri yang menggasak puluhan botol oli dari sebuah gudang di kawasan Jawi Square akhirnya terbongkar. Ironisnya, hasil kejahatan itu digunakan para pelaku untuk membeli narkoba jenis sabu dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kasatreskrim Polresta Pontianak, AKP Happy Margowati Suyono mengungkapkan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan korban bernama Muliady […]

expand_less