BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Nasional » BPJS KESEHATAN Singkawang Tanggapi Isu Penyesuaian Iuran JKN

BPJS KESEHATAN Singkawang Tanggapi Isu Penyesuaian Iuran JKN

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBA, SINGKAWANG – Beberapa waktu belakangan ini, beredar informasi mengenai wacana kenaikan iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menanggapi isu tersebut, Kepala Humas BPJS KesehatanKepala Cabang BPJS Kesehatan Singkawang, Wahyu Aji Anindhiyo Satriojati menjelaskan bahwa sampai dengan saat ini belum ada perubahan besaran nominal iuran JKN.

“Besaran iuran yang berlaku masih mengacu pada Peraturan Presiden tentang Jaminan Kesehatan
yang berlaku. Untuk peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri
kelas I iurannya Rp150 ribu, kelas II Rp100 ribu dan kelas III Rp42 ribu per orang per bulan dengan
bantuan iuran sebesar Rp7 ribu per orang per bulan dari pemerintah, sehingga yang dibayarkan peserta
kelas III hanya Rp35 ribu,” jelas Wahyu Aji pada Jumat (06/03).

Wahyu menjelaskan bahwa sebagai asuransi sosial yang menganut prinsip gotong royong, sumber dana utama Program JKN berasal dari iuran pesertanya.

Peserta JKN yang sehat membantu.membiayai peserta yang sakit. Oleh karena itu, sustainibilitas Program JKN bergantung pada keseimbangan antara iuran peserta JKN yang masuk dengan uang yang dikeluarkan untuk membayar biaya pelayanan kesehatan.

“Operasi pemasangan ring jantung satu pasien JKN bisa mencapai Rp150 juta. Bayangkan jika ada seseorang yang menabung dengan nominal uang yang sama seperti yang dibayarkan untuk iuran JKN, misalnya Rp35 ribu per bulan untuk kelas III. Jika kita menabung Rp35 ribu tiap bulan, maka butuh waktu 357 tahun supaya kita bisa membayar biaya operasi tersebut. Namun dengan adanya Program JKN, biaya operasi tersebut bisa dibayarkan dari iuran 4.285 orang peserta JKN kelas III lain yang sehat,” jelasnya.

Wahyu mengatakan bahwa iuran peserta JKN tidak hanya digunakan untuk membayar biaya pelayanan kesehatan peserta yang sakit, namun juga dimanfaatkan untuk menjaga peserta yang sehat supaya tetap sehat melalui berbagai program promotif preventif dengan melibatkan mitra fasilitas kesehatan.

Wahyu pun mengajak seluruh peserta untuk turut berperan menjaga keberlangsungan Program JKN melalui hal-hal sederhana namun bermakna dalam kehidupan sehari-hari.

Mulai dari mengajak orang terdekat agar disiplin membayar iuran, meningkatkan literasi kesehatan dan informasi seputar Program JKN.

”Kami sudah menyediakan berbagai konten edukasi di media sosial resmi BPJS Kesehatan, bahkan
sekarang BPJS Kesehatan hadir di live Tiktok supaya masyarakat bisa berinteraksi langsung dengan
Duta BPJS Kesehatan. Kami berharap, masyarakat juga dapat bersama-sama menjaga keberlanjutan
Program JKN supaya bisa terus memberikan manfaat hingga di masa mendatang,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Revitalisasi Dimulai Juni 2026, Disdikbud Kalbar Siapkan Skema Belajar Selama Pembangunan Sekolah

    Revitalisasi Dimulai Juni 2026, Disdikbud Kalbar Siapkan Skema Belajar Selama Pembangunan Sekolah

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat menyiapkan sejumlah skema pembelajaran untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan selama proses revitalisasi sekolah pada 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan revitalisasi tahap pertama akan menyasar beberapa sekolah yang membutuhkan perbaikan infrastruktur, baik karena kondisi bangunan maupun terdampak musibah. […]

  • Paparkan Dampak Positif MBG, Anggota DPRD Singkawang Suhandi: Ada Jutaan Peluang Kerja Tercipta

    Paparkan Dampak Positif MBG, Anggota DPRD Singkawang Suhandi: Ada Jutaan Peluang Kerja Tercipta

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – Anggota DPRD Kota Singkawang, Suhandi mengungkapkan berbagai dampak positif dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dalam proses penataan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Menurut penuturan Suhandi, program MBG memiliki dampak berantai yang sangat luas karena melibatkan banyak sektor usaha, mulai dari petani, peternak, nelayan, pelaku UMKM, hingga tenaga kerja yang […]

  • 170 Sekolah Diusulkan, Revitalisasi Pendidikan di Kalbar Mulai Berjalan

    170 Sekolah Diusulkan, Revitalisasi Pendidikan di Kalbar Mulai Berjalan

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berupaya meningkatkan kualitas sarana pendidikan melalui program revitalisasi sekolah. Menjelang pertengahan tahun 2026, puluhan sekolah di Kalbar dipastikan menjadi penerima program tersebut dan sebagian di antaranya mulai memasuki tahap pembangunan. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan Pemprov Kalbar telah mengusulkan […]

  • BPBD Kalbar Intensifkan Patroli Karhutla, Lima Kabupaten Masih Jadi Fokus Pemantauan

    BPBD Kalbar Intensifkan Patroli Karhutla, Lima Kabupaten Masih Jadi Fokus Pemantauan

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus mengintensifkan patroli dan pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah meski sebagian besar titik api yang terdeteksi telah berhasil dipadamkan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah munculnya kembali kebakaran seiring meningkatnya potensi karhutla pada musim kemarau.   Ketua Satuan Tugas Informasi Bencana BPBD […]

  • Rp39 Miliar Dana RBP REDD Perkuat Visi Ria Norsan Wujudkan Kalbar Hijau dan Berkelanjutan

    Rp39 Miliar Dana RBP REDD Perkuat Visi Ria Norsan Wujudkan Kalbar Hijau dan Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperoleh anggaran Rp39 miliar yang dikelola melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) dalam skema Result Based Payment (RBP) REDD+. Anggaran ini menjadi instrumen strategis dalam mendukung visi Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, MM, MH untuk mewujudkan pembangunan daerah yang hijau, berkelanjutan, dan berdaya saing. Gubernur […]

  • Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Nasional Penguatan Perbatasan Indonesia di Forum DGICM 2026

    Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Nasional Penguatan Perbatasan Indonesia di Forum DGICM 2026

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    SIEM REAP, KAMBOJA – Direktur Jenderal Imigrasi Indonesia, Hendarsam Marantoko, memaparkan tiga pilar strategi nasional keimigrasian dalam forum The 29th ASEAN Directors-General of Immigration Departments and Heads of Consular Affairs Divisions of the Ministries of Foreign Affairs (DGICM) yang berlangsung pada 23–25 Juni 2026 di Siem Reap, Kamboja. Strategi ini menitikberatkan pada penguatan pemeriksaan perbatasan, […]

expand_less