BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Lain-lain » Nelayan Singkawang Gunakan Buku Kapal Elektronik, DKP Kalbar Terus Dorong Digitalisasi Perikanan

Nelayan Singkawang Gunakan Buku Kapal Elektronik, DKP Kalbar Terus Dorong Digitalisasi Perikanan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR – Sebagai bentuk komitmen terhadap digitalisasi sektor perikanan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat, Natalia Karyawati, bersama jajaran Bidang Perikanan Tangkap menyerahkan buku kapal perikanan elektronik kepada nelayan di Kota Singkawang.

Natalia mengatakan, penerapan sistem digital ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas layanan kepada nelayan sekaligus memperkuat pengelolaan data sektor perikanan tangkap.

“Transformasi digital menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan tata kelola perikanan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Melalui buku kapal elektronik, aktivitas kapal perikanan dapat terdokumentasi dengan lebih baik sehingga memudahkan proses pelayanan maupun pengambilan kebijakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, buku kapal elektronik menggantikan sistem pencatatan manual yang selama ini digunakan nelayan. Berbagai informasi penting, seperti identitas kapal, jenis alat tangkap, wilayah operasi, hingga hasil tangkapan dapat dicatat secara digital sehingga lebih praktis, akurat, dan mudah diakses.

Selain meningkatkan kualitas pendataan, sistem tersebut juga mempermudah proses administrasi. Nelayan dapat melakukan pelaporan maupun pengurusan perizinan secara lebih cepat karena sebagian proses telah dilakukan secara digital.

Menurut Natalia, data yang tersusun secara baik akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pengelolaan sumber daya perikanan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Kami berharap pemanfaatan buku kapal elektronik dapat meningkatkan tertib administrasi, memudahkan nelayan dalam mengakses layanan pemerintah, serta mendukung pengelolaan perikanan tangkap yang berkelanjutan di Kalimantan Barat,” katanya.

Melalui penerapan buku kapal perikanan elektronik, DKP Kalbar optimistis transformasi digital di sektor perikanan akan semakin memperkuat daya saing nelayan sekaligus mendorong terciptanya tata kelola kelautan dan perikanan yang modern, efisien, dan berkelanjutan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Tengah Isu Global, Imigrasi Catatkan Kenaikan PNBP 6.42% dari Sektor Visa pada Semester I Tahun 2026

    Di Tengah Isu Global, Imigrasi Catatkan Kenaikan PNBP 6.42% dari Sektor Visa pada Semester I Tahun 2026

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JAKARTA – Direktorat Jenderal Imigrasi mencatatkan kenaikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor visa sebesar 6,42% pada semester I tahun 2026 (Rp 2.815.639.500.000), dibanding periode yang sama di tahun 2025 (Rp. 2.645.712.900.000). PNBP dari sektor visa tetap tercatat naik di tengah ketidakpastian kondisi global sejak awal tahun. Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menekankan bahwa […]

  • Polresta Pontianak Tangkap Pelaku TPPO

    Polresta Pontianak Tangkap Pelaku TPPO

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Polemik soal satu tersangka yang tak kunjung ditahan karena alasan kecelakaan lalu lintas akhirnya terjawab. Polresta Pontianak bergerak cepat dan berhasil meringkus MBK alias J, sosok yang sempat “menghilang” meski sudah berstatus tersangka. Kapolresta Pontianak, Kombes Pol. Endang Tri Purwanto menegaskan, penangkapan MBK merupakan hasil kerja intensif tim di lapangan setelah sebelumnya […]

  • SMAN 1 Pontianak Jadi Sekolah Induk PJJ, Perluas Akses Pendidikan hingga Wilayah 3T Kalbar

    SMAN 1 Pontianak Jadi Sekolah Induk PJJ, Perluas Akses Pendidikan hingga Wilayah 3T Kalbar

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Pemerintah mulai mengimplementasikan Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) peningkatan SMA di Kalimantan Barat sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi peserta didik yang berada di wilayah terpencil, terdepan, dan tertinggal (3T). Dalam pelaksanaannya, SMA Negeri 1 Pontianak ditunjuk sebagai sekolah induk yang akan mengoordinasikan penyelenggaraan program tersebut di tingkat provinsi. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah […]

  • Disdikbud Akan Ambil Langkah Darurat Terkait Dua Sekolah Terdampak Banjir

    Disdikbud Akan Ambil Langkah Darurat Terkait Dua Sekolah Terdampak Banjir

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR –Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat mengambil langkah cepat menyikapi banjir yang berdampak pada dua SMA di Sekadau dan Sanggau. Kebijakan darurat diterapkan untuk menjaga keselamatan siswa sekaligus memastikan proses belajar tetap berjalan. Plt Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan pihaknya telah menerima laporan gangguan akses di SMAN 2 Nanga Taman sejak […]

  • Tjhai Chui Mie Ingatkan Sektor Layanan Publik Jauhi Korupsi

    Tjhai Chui Mie Ingatkan Sektor Layanan Publik Jauhi Korupsi

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar Singkawang – Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, yang membuka langsung acara tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Perumda AMGP. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam pelayanan publik yang tidak boleh sekadar menjadi slogan semata. Apresiasi ini bukan tanpa alasan, sebab Perumda Air Minum Gunung Poteng (AMGP) Kota Singkawang […]

  • Hotspot Nihil, BPBD Kalbar Tetap Siagakan Satgas Darat dan Udara Antisipasi Karhutla

    Hotspot Nihil, BPBD Kalbar Tetap Siagakan Satgas Darat dan Udara Antisipasi Karhutla

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Tidak ditemukannya titik panas (hotspot) di Kalimantan Barat bukan berarti ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah berakhir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat memastikan seluruh personel tetap bersiaga melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah wilayah rawan. Ketua Satuan Tugas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Daniel, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan […]

expand_less