BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Meski kegiatan belajar dilakukan dari rumah, Syarif menegaskan proses pendidikan tetap harus berlangsung sesuai jadwal

Meski kegiatan belajar dilakukan dari rumah, Syarif menegaskan proses pendidikan tetap harus berlangsung sesuai jadwal

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mengalihkan sementara kegiatan pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran daring bagi SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di seluruh Kalimantan Barat.

Kebijakan tersebut berlaku selama empat hari, mulai 11 hingga 14 Agustus 2026. Pengalihan pembelajaran dilakukan sebagai langkah antisipasi menyusul memburuknya kualitas udara di sejumlah wilayah Kalbar akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan dan keselamatan peserta didik.

“Kita melihat kondisi kualitas udara di beberapa wilayah Kalimantan Barat yang terdampak asap akibat karhutla. Karena itu, untuk sementara pembelajaran tatap muka dialihkan menjadi pembelajaran daring,” ujar Syarif Faisal, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, keputusan tersebut juga mengacu pada hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat. Data pemantauan menunjukkan adanya peningkatan titik panas atau hotspot serta penurunan kualitas udara hingga mencapai kategori tidak sehat di sejumlah kabupaten/kota.

Meski kegiatan belajar dilakukan dari rumah, Syarif menegaskan proses pendidikan tetap harus berlangsung sesuai jadwal. Guru diminta memanfaatkan berbagai sarana dan platform pembelajaran yang tersedia.

Namun, ia mengingatkan agar pemberian materi, tugas maupun asesmen dilakukan secara proporsional. Guru diminta mempertimbangkan kondisi peserta didik dan tidak memberikan beban tugas yang berlebihan selama pembelajaran daring.

Selain guru dan sekolah, orang tua juga diminta berperan aktif mendampingi anak selama mengikuti pembelajaran dari rumah.

“Kami juga meminta orang tua untuk aktif mengawasi dan mendampingi anak selama pembelajaran daring di rumah. Jadi, meskipun anak tidak datang ke sekolah, proses belajar tetap harus mendapatkan pendampingan dari orang tua,” tegasnya.

Disdikbud Kalbar juga mengimbau orang tua membatasi aktivitas anak di luar rumah selama kualitas udara belum membaik. Apabila anak harus melakukan aktivitas di luar rumah, penggunaan masker dianjurkan sebagai upaya mengurangi paparan asap dan polusi udara.

“Yang tidak kalah penting, aktivitas anak di luar rumah juga perlu dibatasi. Kalau memang harus keluar rumah, pastikan menggunakan masker. Ini bagian dari upaya kita bersama untuk menjaga kesehatan anak-anak,” katanya.

Sementara itu, kepala sekolah diminta memastikan koordinasi antara guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta orang tua atau wali berjalan dengan baik. Sekolah juga harus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pembelajaran daring dan memastikan seluruh peserta didik tetap mendapatkan layanan pendidikan.

Perhatian khusus juga diberikan kepada peserta didik yang terdampak kondisi kualitas udara maupun mereka yang mengalami keterbatasan akses terhadap perangkat dan jaringan internet.

Untuk satuan pendidikan SMK dan SLB, pelaksanaan pembelajaran akan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing sekolah. Penyesuaian tersebut mencakup kompetensi pembelajaran serta kebutuhan khusus peserta didik, dengan tetap menempatkan kesehatan dan keselamatan sebagai prioritas.

Syarif menambahkan, sekolah diminta melakukan evaluasi selama penerapan pembelajaran daring. Berbagai kendala yang muncul dapat segera dikoordinasikan dan dilaporkan kepada Disdikbud Kalbar.

“Sekolah juga kami minta melakukan pemantauan dan evaluasi selama pembelajaran daring. Jika ada kendala, dapat segera dikoordinasikan dan dilaporkan kepada Disdikbud Kalbar,” jelasnya.

Setelah masa pengalihan berakhir pada 14 Agustus 2026, pelaksanaan pembelajaran akan kembali disesuaikan dengan perkembangan kualitas udara serta kebijakan terbaru dari Disdikbud Provinsi Kalimantan Barat.

Disdikbud Kalbar berharap kebijakan sementara ini dapat menjaga proses pendidikan tetap berjalan sekaligus memberikan perlindungan terhadap kesehatan dan keselamatan peserta didik di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesbangpol Kalbar Soroti Ancaman LGBTQ di Ruang Digital, Perlindungan Anak Jadi Perhatian

    Kesbangpol Kalbar Soroti Ancaman LGBTQ di Ruang Digital, Perlindungan Anak Jadi Perhatian

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR– Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyoroti perkembangan isu lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ), khususnya penyebaran konten dan komunitas melalui ruang digital. Persoalan tersebut dinilai perlu direspons secara serius melalui penguatan ketahanan keluarga, perlindungan anak, edukasi, serta pengawasan di tengah derasnya arus informasi. Hal itu disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan […]

  • SPMB 2026 Kalbar Ubah Skema Jarak Domisili, Sistem Baru Dinilai Lebih Adil

    SPMB 2026 Kalbar Ubah Skema Jarak Domisili, Sistem Baru Dinilai Lebih Adil

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar PONTIANAK — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat mulai mensosialisasikan petunjuk teknis (juknis) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 kepada para kepala sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan di Kota Pontianak. Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdikbud Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan juknis SPMB 2026 telah disusun mengacu pada ketentuan dari pemerintah pusat dan disesuaikan dengan kondisi daerah. […]

  • Bupati Erlina Senang Pemprov Kalbar Siapkan 2000 Paket Sembako Operasi Pasar Murah di Kabupaten Mempawah

    Bupati Erlina Senang Pemprov Kalbar Siapkan 2000 Paket Sembako Operasi Pasar Murah di Kabupaten Mempawah

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR MEMPAWAH- Sebagai rangkaian kegiatan Safari Ramadhan, Pemerintah Kalimantan Barat menggelar Operasi Pasar Murah di Kabupaten Mempawah, Minggu 1 Maret 2026, pagi. “Kita siapkan 2.000 paket sembako yang diramaikan juga oleh beberapa distributor lokal. Tujuannya untuk menstabilisasi harga pangan dan pengendalian inflasi,” katanya. Sembako yang terdiri dari beras, gula, dan minyak goreng mendapatkan subsidi […]

  • Massa Datangi Kantor Bea Cukai Kalbar, Pengusutan Kasus 2.065 Balepress Tetap Berlanjut

    Massa Datangi Kantor Bea Cukai Kalbar, Pengusutan Kasus 2.065 Balepress Tetap Berlanjut

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR Pontianak – Sekitar 50 orang massa mendatangi Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat, Senin (29/6/2026) malam. Kedatangan mereka dipicu pemeriksaan terhadap seorang pria berinisial A dalam pengembangan kasus penyitaan 2.065 balepress pakaian bekas. Massa yang datang menggunakan dua truk itu tiba sekitar pukul 19.30 WIB. Mereka bertahan sekitar satu […]

  • Disdikbud Kalbar Perketat Skema Jarak pada Jalur Domisili SPMB 2026

    Disdikbud Kalbar Perketat Skema Jarak pada Jalur Domisili SPMB 2026

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat melakukan penyesuaian pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, terutama pada jalur domisili yang selama ini menjadi salah satu jalur dengan jumlah pendaftar terbanyak. Perubahan tersebut disampaikan saat sosialisasi petunjuk teknis (juknis) SPMB 2026 kepada kepala sekolah dan sejumlah pemangku kepentingan pendidikan di Kalimantan Barat, Sabtu (30/4/2026). […]

  • , Krisantus Kurniawan, memanfaatkan forum Your Gateway to Investing in Indonesia sebagai sarana strategis untuk mempromosikan potensi unggulan Kalimantan Barat sekaligus mendorong masuknya investasi asing yang bernilai tambah, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan daer

    Wakil Gubernur Dorong Promosi Kalbar Melalui Forum Your Gateway to Investing in Indonesia

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Krisantus Kurniawan, memanfaatkan forum Your Gateway to Investing in Indonesia sebagai sarana strategis untuk mempromosikan potensi unggulan Kalimantan Barat sekaligus mendorong masuknya investasi asing yang bernilai tambah, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan daerah. Kegiatan itu berlangsung di vOffice Indonesia HQ, Centennial Tower Lantai 29, Jalan Gatot […]

expand_less