BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Kejar Pemerataan Pendidikan, Pemprov Kalbar Perluas Internet Gratis dan Tekan Angka Putus Sekolah

Kejar Pemerataan Pendidikan, Pemprov Kalbar Perluas Internet Gratis dan Tekan Angka Putus Sekolah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat berbagai program pemerataan pendidikan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Selain memberikan bantuan biaya pendidikan, pemerintah juga memperluas akses internet gratis di sekolah dan menggencarkan penanganan anak yang belum mengenyam pendidikan formal.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan pemerataan akses pendidikan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kualitas manusia yang dihasilkan melalui pendidikan.

“Investasi terbaik bukan pada pembangunan fisik semata, tetapi pada kualitas manusia. Pendidikan adalah kunci jika kita ingin mencapai Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Salah satu program yang terus diperluas ialah penyediaan internet gratis di sekolah. Program yang sebelumnya diterapkan di sembilan sekolah percontohan kini mulai diperluas ke berbagai daerah, termasuk wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses digital.

Norsan menilai ketersediaan internet menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperluas akses informasi bagi peserta didik.

“Kita ingin siswa di daerah memiliki akses informasi yang sama dengan wilayah lain, bahkan dunia internasional,” katanya.

Selain penguatan infrastruktur digital, Pemprov Kalbar juga melanjutkan program subsidi biaya pendidikan bagi 21 ribu siswa SMA, SMK, dan SLB swasta di 274 sekolah yang telah berjalan sejak 2025.

Program tersebut diharapkan mampu mengurangi beban ekonomi keluarga sekaligus mencegah anak putus sekolah karena kendala biaya.

“Saya tidak ingin ada anak yang berhenti sekolah hanya karena persoalan biaya. Pendidikan adalah hak semua warga,” tegasnya.

Di sisi lain, pemerintah masih menghadapi tantangan tingginya jumlah anak yang belum mengakses pendidikan formal, yang tercatat mencapai lebih dari 114 ribu orang.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemprov Kalbar menjalankan Program Desa Sakti yang melibatkan pemerintah hingga tingkat desa untuk mendata dan mengembalikan anak-anak ke bangku sekolah.

Program itu turut diperkuat melalui berbagai kolaborasi lintas sektor, seperti pendidikan kesetaraan bagi pekerja, pengembangan sekolah unggulan, serta revitalisasi taman budaya sebagai ruang belajar dan kreativitas masyarakat.

Upaya tersebut dinilai mulai menunjukkan hasil. Berdasarkan data terbaru, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Barat mencapai 72,09 atau masuk kategori tinggi, meningkat 1,26 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Ke depan, Pemprov Kalbar menargetkan IPM meningkat hingga kisaran 73,11–75 melalui penguatan akses pendidikan, peningkatan kualitas pembelajaran, dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta dunia usaha.

“Pendidikan adalah fondasi pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Karena itu, tanggung jawab mencerdaskan generasi bangsa harus menjadi komitmen bersama,” pungkas Norsan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ruas Rusak Parah, Gubernur Kalbar Putuskan Lanjutkan Perbaikan Jalan Pesaguan-Kendawangan Lebih Mendesak dari Jembatan

    Ruas Rusak Parah, Gubernur Kalbar Putuskan Lanjutkan Perbaikan Jalan Pesaguan-Kendawangan Lebih Mendesak dari Jembatan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar Ketapang – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan perbaikan ruas jalan Pesaguan–Kendawangan di Kabupaten Ketapang yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Saat meninjau langsung kondisi ruas jalan tersebut, Norsan mengakui bahwa kerusakan jalan sudah cukup parah, dengan banyak lubang yang berpotensi semakin membesar jika tidak segera ditangani, terutama saat musim hujan. […]

  • Kapolda Kalbar Cek Langsung Krisis Air Bersih di Pontianak, Warga Antre Bawa Galon

    Kapolda Kalbar Cek Langsung Krisis Air Bersih di Pontianak, Warga Antre Bawa Galon

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar) Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar mengapresiasi gerakan masyarakat dan berbagai pihak yang turun langsung membantu warga mendapatkan air bersih di tengah krisis air bersih yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah Kalbar, khususnya Kota Pontianak. Apresiasi itu disampaikan Alberd saat meninjau langsung kegiatan pembagian air bersih di Pemadam […]

  • TINGKATKAN IPM KALBAR, NORSAN DUKUNG KERJASAMA BERSAMA KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI MALAYSIA

    TINGKATKAN IPM KALBAR, NORSAN DUKUNG KERJASAMA BERSAMA KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI MALAYSIA

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H. menerima kunjungan dari Menteri Kedutaan Bidang Pendidikan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta. Adapun tujuan dari kunjungan tersebut ingin menjalin silaturahmi serta mengadakan perbincangan mengenai penjajakan peluang kerjasama di bidang pendidikan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dengan Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia. Pada pertemuan yang […]

  • Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Peredaran Lebih dari 2.060 Ballpress Senilai Rp16,48 Miliar

    Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Peredaran Lebih dari 2.060 Ballpress Senilai Rp16,48 Miliar

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR– Kantor Wilayah Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat (Kalbagbar) berhasil menggagalkan peredaran sekitar 2.060 bale pakaian bekas impor ilegal (ballpress) dengan nilai mencapai Rp16,48 miliar. Ribuan bale pakaian bekas tersebut diamankan dalam operasi yang digelar di Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Mempawah pada 19–22 Juni 2026. Kepala Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat, Budi Harjanto, mengatakan […]

  • Pemprov Kalbar Siapkan Dukungan untuk Pengembangan Kawasan Perbatasan

    Pemprov Kalbar Siapkan Dukungan untuk Pengembangan Kawasan Perbatasan

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKALBAR Sambas – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mendukung Pemerintah Pusat dalam pengembangan kawasan perbatasan. Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalbar, Ria Norsan usai meninjau Kawasan Pos Lintas Batas Indonesia- Malaysia di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Minggu (14/6/2026). Pemprov Kalbar akan terus melakukan pembinaan lintas sektor dengan melibatkan instansi terkait untuk memperkuat sektor ekonomi, […]

  • Kepala BKPSDM: Dua ASN yang Terindikasi Positif Narkoba Baru Lulus PPPK

    Kepala BKPSDM: Dua ASN yang Terindikasi Positif Narkoba Baru Lulus PPPK

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR KUBU RAYA- Dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) yang terindikasi positif menggunakan narkoba masih menjalani pemeriksaan. Inisial keduanya adalah F dan R. Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kubu Raya, Anusapati juga membenarkan bahwa kedua ASN yang diduga menggunakan narkoba ini berinisial F […]

expand_less