BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Lain-lain » Di Hari Dugong Sedunia, DKP Kalbar Ajak Perkuat Perlindungan Dugong dan Ekosistem Lamun di Kendawangan

Di Hari Dugong Sedunia, DKP Kalbar Ajak Perkuat Perlindungan Dugong dan Ekosistem Lamun di Kendawangan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR – Perlindungan dugong (Dugong dugon) dan ekosistem lamun di wilayah pesisir Kendawangan, Kabupaten Ketapang, menjadi perhatian berbagai pihak dalam peringatan Hari Dugong Dunia 2026.

Melalui Seminar Dugong Kendawangan 2026, pemerintah, akademisi, organisasi lingkungan, hingga masyarakat pesisir memperkuat komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan ekosistem laut sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan yang diselenggarakan Yayasan WeBe Konservasi Ketapang pada Minggu (25/5/2026) tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kabupaten Ketapang, Darma, serta dihadiri berbagai pemangku kepentingan yang bergerak di bidang konservasi dan pengelolaan sumber daya pesisir.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat, Natalia Karyawati, mengatakan wilayah pesisir Kendawangan memiliki nilai ekologis yang sangat penting karena menjadi salah satu habitat dugong dan padang lamun di Indonesia yang harus dijaga secara berkelanjutan.

“Perlindungan dugong tidak bisa dipisahkan dari upaya menjaga ekosistem lamun sebagai habitat utamanya. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat, dunia usaha, dan masyarakat pesisir menjadi kunci dalam menjaga kelestarian kawasan ini,” ujarnya.

Natalia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong berbagai langkah perlindungan terhadap ekosistem pesisir sebagai bagian dari pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan. Menurutnya, konservasi tidak hanya bertujuan menjaga keanekaragaman hayati, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang bergantung pada sumber daya pesisir.

“Konservasi harus mampu berjalan berdampingan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan ekosistem yang terjaga, potensi perikanan, wisata bahari, dan sumber daya pesisir lainnya dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” katanya.

Seminar menghadirkan sejumlah narasumber yang membahas berbagai aspek perlindungan dugong dan ekosistem pesisir.

Setra Kusumardana memaparkan kondisi terkini populasi dugong di Kendawangan, Dr. Apriansyah menjelaskan pentingnya perlindungan wilayah pesisir dari perspektif ilmu kelautan, sementara Dr. Karmele Llano Sanchez menyoroti peran pendidikan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap konservasi dugong dan ekosistem laut.

Suasana seminar semakin menarik dengan penampilan puisi bertema lingkungan dari Alam, siswa SD Negeri 14 Kendawangan, yang mengajak masyarakat mencintai laut dan menjaga kelestarian alam sejak usia dini. Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan suvenir berbahan hasil laut lokal sebagai simbol dukungan terhadap potensi masyarakat pesisir.

Mengusung tema “Dugong Terjaga, Lamun Lestari, Pesisir Kalimantan Barat Berkelanjutan”, seminar ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga habitat dugong dan padang lamun sebagai bagian penting dari ekosistem pesisir Kalimantan Barat.

Seminar Dugong Kendawangan 2026 mendapat dukungan dari SEA Grants, sebuah inisiatif GEF/UNEP/UNOPS SCS SAP Project yang bekerja sama dengan COBSEA, sebagai bagian dari upaya memperkuat konservasi ekosistem pesisir dan laut di kawasan Asia Tenggara.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Kalbar Distribusikan Air Bersih ke Warga Terdampak Kemarau di Jalan Kom Yos Sudarso

    Pemprov Kalbar Distribusikan Air Bersih ke Warga Terdampak Kemarau di Jalan Kom Yos Sudarso

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus bergerak membantu masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta dibantu BPBD Kalbar, distribusi air bersih kembali dilakukan kepada warga di sejumlah titik di Kota Pontianak, salah satunya di Jalan Kom Yos […]

  • Ria Norsan Ingatkan pertamina Ketersedian Gas 3 Kg Jelang Lebaran

    Ria Norsan Ingatkan pertamina Ketersedian Gas 3 Kg Jelang Lebaran

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar Landak – Gubernur Kalimatan Barat (Kalbar) Ria Norsan menegaskan ketersediaan gas elpiji 3 kilogram atau gas melon di Kalimantan Barat harus tetap aman, terutama menjelang hari besar keagamaan.Norsan menyebut Pemerintah Provinsi Kalbar telah berkoordinasi langsung dengan Pertamina guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak terjadi kelangkaan di lapangan. “Kalaupun terjadi kenaikan hingga dua kali […]

  • Imigrasi Resmikan Global Citizen of Indonesia di Hari Bakti Imigrasi Ke-76

    Imigrasi Resmikan Global Citizen of Indonesia di Hari Bakti Imigrasi Ke-76

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan kebijakan Global Citizen of Indonesia (GCI) pada Senin (26/01/2026). Peresmian tersebut bertepatan dengan Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-76 (hari jadi Imigrasi) yang digelar di Kampus Politeknik Pengayoman, Kota Tangerang. Global Citizen of Indonesia (GCI) merupakan kebijakan yang memberikan izin tinggal tetap tanpa batas waktu kepada […]

  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar memperpanjang pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR)

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar memperpanjang pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR)

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Aktivitas pembelajaran tatap muka bagi siswa SMA, SMK, dan SLB di Kalimantan Barat kembali dialihkan ke rumah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar memperpanjang pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) atau pembelajaran daring hingga Jumat, 4 September 2026. Kebijakan tersebut mulai diterapkan pada Senin, 31 Agustus 2026 dan berlaku bagi satuan pendidikan SMA, SMK, […]

  • Guru di Singkawang Tanggapi Karhutla: Asap Gusur Ruang Belajar

    Guru di Singkawang Tanggapi Karhutla: Asap Gusur Ruang Belajar

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – Saban kali musim kemarau mencapai puncaknya, lonceng sekolah di berbagai pelosok daerah tidak lagi berbunyi sebagai tanda mulai belajar, melainkan penanda kepasrahan. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus berulang membakar tak sekadar semak dan pepohonan, tetapi juga mengepulkan jelutong hitam yang merenggut hak paling mendasar anak-anak kita. Ketika Indeks Standar Pencemar […]

  • MoU Pemkab Mempawah dengan BPJS Ketenagakerjaan, 1 Desa 1 Agen Perisai

    MoU Pemkab Mempawah dengan BPJS Ketenagakerjaan, 1 Desa 1 Agen Perisai

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH -Pemerintah Kabupaten Mempawah memperkuat komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial bagi para pekerja. Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemkab Mempawah dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak, yang dirangkai dengan pengukuhan program 1 Desa 1 Agen Perisai, Selasa (24/2/2026), di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah. Nota kesepakatan tersebut ditandatangani Wakil Bupati Mempawah, Juli […]

expand_less