Banjir Rendam Tiga Desa di Sekadau, Ribuan Warga Terdampak
- account_circle RLS
- calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR– Banjir melanda Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada 7–8 Januari 2026. Peristiwa ini berdampak pada tiga desa di dua kecamatan, dengan ribuan warga terdampak.
Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kalimantan Barat, Daniel, mengatakan banjir pertama kali dilaporkan terjadi di Desa Melati, Kecamatan Nanga Taman. Di desa tersebut, sebanyak 459 kepala keluarga (KK) atau 902 jiwa terdampak.
Selain itu, banjir juga merendam Desa Mongko di kecamatan yang sama, dengan jumlah terdampak mencapai 537 KK atau 1.921 jiwa.
Sementara di Kecamatan Nanga Mahap, banjir melanda Desa Lembah Beringin. Tercatat sebanyak 417 KK atau 902 jiwa turut terdampak akibat genangan air.
Daniel menyampaikan, BPBD Kabupaten Sekadau saat ini masih melakukan kaji cepat di lokasi bencana. Selain pendataan, petugas juga melaksanakan upaya evakuasi serta penyelamatan bagi warga terdampak banjir.
“Hasil kaji cepat ini nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah setempat untuk melakukan penanggulangan bencana secara lebih masif,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).
Ia mengimbau masyarakat yang terdampak banjir agar tetap tenang, bersabar, serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna menghindari risiko dan hal-hal yang tidak diinginkan.
- Penulis: RLS

Saat ini belum ada komentar