BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Dari Desa » Translokasi Orangutan di Kayong Utara Dilakukan untuk Cegah Konflik dengan Warga

Translokasi Orangutan di Kayong Utara Dilakukan untuk Cegah Konflik dengan Warga

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Yokalbar KETAPANG — Tim gabungan berhasil mentranslokasi satu individu orangutan dari Dusun Pemangkat Jaya, Desa Pemangkat, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, sebagai upaya mitigasi konflik antara satwa liar dan manusia.

Kegiatan ini melibatkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat Seksi Konservasi Wilayah I Ketapang, Balai Taman Nasional Gunung Palung, Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI), unsur TNI-Polri, serta masyarakat setempat.

Translokasi dilakukan setelah adanya laporan warga terkait kemunculan orangutan di area perkebunan. Sejak akhir 2025, orangutan tersebut kerap melintasi kebun kelapa dan karet milik warga. Dalam sepekan terakhir, satwa itu menetap di kebun kelapa sehingga menimbulkan kerugian ekonomi dan kekhawatiran masyarakat.

Asisten Manager Orangutan Protection Unit YIARI, Muhadi, mengatakan translokasi merupakan langkah terakhir setelah berbagai upaya penanganan lain dipertimbangkan.

“Translokasi bukan sekadar memindahkan, tetapi mengembalikan orangutan ke habitat alaminya yang lebih aman. Ini dilakukan untuk mengurangi risiko konflik sekaligus menjamin keselamatan satwa,” ujar Muhadi dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/4/2026).

Tim gabungan mulai bergerak sejak pagi hari dan tiba di lokasi sekitar pukul 07.00 WIB. Proses evakuasi dilakukan menggunakan senapan bius oleh tim YIARI untuk meminimalkan risiko.

Dokter hewan YIARI, drh. Rachel, menjelaskan hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka alami di bagian wajah dan lengan kiri serta fraktur pada gigi.

“Luka kemungkinan disebabkan oleh lingkungan sekitar seperti semak bambu. Namun luka sudah sembuh dan kondisi orangutan secara umum sehat serta layak ditranslokasikan,” ujarnya.

Setelah pemeriksaan, orangutan dipindahkan ke kawasan Taman Nasional Gunung Palung yang dinilai memiliki habitat yang sesuai, perlindungan yang kuat, serta ketersediaan pakan yang cukup.

Perjalanan menuju lokasi pelepasliaran ditempuh sekitar dua jam menggunakan transportasi darat dan air. Setibanya di kawasan hutan, proses pelepasliaran turut melibatkan masyarakat setempat.

Saat dilepas, orangutan menunjukkan perilaku liar dengan segera bergerak menjauh ke dalam hutan, menandakan kesiapan untuk kembali hidup di alam bebas.

Kepala BKSDA Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane, mengapresiasi keterlibatan semua pihak dalam kegiatan tersebut.

“Translokasi ini menjadi bagian dari upaya penyelamatan orangutan sekaligus mengurangi konflik dengan manusia. Kami berharap sinergi seperti ini terus terjaga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Palung, Prawono Meruanto, menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga kawasan konservasi.

“Tugas kami memastikan kawasan ini tetap menjadi rumah yang aman bagi orangutan dan satwa liar lainnya,” ujarnya.

Ketua Umum YIARI, Silverius Oscar Unggul, menilai perubahan tata guna lahan menjadi tantangan utama dalam upaya mitigasi konflik manusia dan satwa liar.
Menurut dia, perubahan yang cepat dan tidak terencana menyulitkan orangutan beradaptasi serta mempersempit ruang hidupnya.

“Orangutan bukan pendatang di wilayah ini. Mereka sudah ada jauh sebelum konversi lahan terjadi. Kita perlu belajar hidup berdampingan dengan mereka,” katanya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa Daerah Sama Berpotensinya dengan Siswa di Kota

    Siswa Daerah Sama Berpotensinya dengan Siswa di Kota

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Sebanyak 50 siswa asal daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Kalimantan Barat resmi menerima Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun Ajaran 2026/2027. Melalui program pemerintah pusat tersebut, para siswa berprestasi dari daerah 3T mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan di sejumlah SMA dan SMK Negeri di Kota Pontianak. Program ini menjadi salah satu upaya […]

  • Gubernur Ria Norsan Sebut Pawai Obor Lambang Cahaya Keimanan Sambut Ramadan di Kalbar

    Gubernur Ria Norsan Sebut Pawai Obor Lambang Cahaya Keimanan Sambut Ramadan di Kalbar

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar pONTIANAK – Ribuan umat Islam di Kota Pontianak antusias mengikuti Pawai Obor Akbar 2026 dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Senin (16/2/2026) malam. Kegiatan dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan dan didampingi oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Ketua TP PKK Kalbar Erlina Ria Norsan, tokoh agama, serta perwakilan OPD Pemerintah […]

  • Jambret Viral di Pontianak Ditangkap Tim Jatanras,  Pelaku Residivis dan Masih di Bawah Umur

    Jambret Viral di Pontianak Ditangkap Tim Jatanras, Pelaku Residivis dan Masih di Bawah Umur

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak berhasil mengamankan dua anak di bawah umur yang diduga sebagai pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang sempat viral di media sosial. Kedua terduga pelaku diamankan pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, setelah aksi penjambretan yang mereka lakukan terekam kamera dan beredar luas melalui media sosial Instagram. […]

  • Hebat, POSSI Kalbar Gelar Musprov di Pulau Lemukutan

    Hebat, POSSI Kalbar Gelar Musprov di Pulau Lemukutan

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Keren, Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kalimantan Barat menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) VII Tahun 2026 di Pulau Lemukutan, Kabupaten Bengkayang, pada 16 Mei 2026. Agenda ini menjadi penanda berakhirnya masa kepengurusan POSSI Kalbar periode 2022–2026 sekaligus momentum memperkuat organisasi dan pembinaan olahraga selam di Kalimantan Barat. Musprov VII dibuka oleh Ketua Bidang […]

  • Gubernur Kalimantan Barat Tinjau Pemeliharaan PLTU Bengkayang, Dorong Pemulihan Keandalan Pasokan Listrik

    Gubernur Kalimantan Barat Tinjau Pemeliharaan PLTU Bengkayang, Dorong Pemulihan Keandalan Pasokan Listrik

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, BENGKAYANG – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Singkawang terus mengoptimalkan pelaksanaan pemeliharaan PLTU Bengkayang sebagai upaya mendukung pemulihan keandalan pasokan listrik di wilayah Kalimantan Barat. Komitmen tersebut mendapat perhatian langsung dari Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, melalui kunjungan kerja untuk meninjau proses pemeliharaan PLTU Bengkayang yang berlokasi di Desa Karimunting, Kecamatan […]

  • safari ramadhan ke toho

    Wakil Bupati Mempawah Safari Ramadhan ke Toho

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH Pemerintah Kabupaten Mempawah melanjutkan rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan menyambangi Masjid Al-Huda di Desa Sepang, Kecamatan Toho, Selasa (24/2/2026). Kegiatan yang memasuki hari keenam Ramadan itu menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Rombongan dipimpin Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab […]

expand_less