BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kriminal » Diseminasi Photovoice Angkat Perspektif Warga soal Risiko Banjir di Pontianak

Diseminasi Photovoice Angkat Perspektif Warga soal Risiko Banjir di Pontianak

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

YOKALBAR PONTIANAK – Perspektif warga terkait risiko banjir di Kota Pontianak diangkat melalui kegiatan Diseminasi Photovoice bertema “Mata Warga Memaknai Risiko Banjir Pontianak” yang digelar di Rumah Budaya Kampung Wisata Caping, Kamis (15/01/2026).

Kegiatan ini menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam membaca dan menceritakan pengalaman banjir yang selama ini mereka hadapi.

Diseminasi tersebut dihadiri oleh peserta Photovoice, perwakilan Pemerintah Kota Pontianak, perangkat daerah, akademisi, serta sejumlah pemangku kepentingan dan masyarakat sekitar. Selain sesi refleksi, kegiatan juga dirangkai dengan pameran fotografi warga dan publikasi podcast.

Ketua Yayasan Kolase, Andi Fahrizal, mengatakan kegiatan ini merupakan momentum penting dari perjalanan program Photovoice yang telah berjalan sejak Oktober 2025.

“Hari ini adalah hari yang sesungguhnya sangat menentukan dari sebuah proses perjalanan program yang kita sebut dengan Photovoice. Hari ini akan menjadi momentum di 2026 untuk merefleksikan kembali sejarah perjalanan banjir yang ada di Pontianak,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pendekatan Photovoice tidak menjadikan warga sebagai objek penelitian.

“Photovoice ini sesungguhnya adalah sebuah studio untuk menggali persepsi masyarakat, tetapi tidak menjadikan masyarakat itu sebagai objek penelitian. Kita menjadikan masyarakat itu sebagai subjek aktif yang menggunakan pendekatan fotografi dan narasi,” jelasnya.

Dalam program tersebut, sebanyak 30 fotografer warga dilibatkan dan tersebar di 21 kelurahan dalam delapan gugus banjir. Wilayah ini ditentukan berdasarkan kombinasi hasil studi sebelumnya yang dilakukan Pink Caps Project bersama Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Andi juga memaparkan kerentanan geografis Pontianak terhadap banjir.

“Topografi Pontianak ini berdiri di atas 0,4 sampai 1,5 meter di atas permukaan laut dengan kondisi tanah rawa gambut pesisir. Hasil studi juga menunjukkan ada tren penurunan tanah karena laju urbanisasi,” katanya.

Ia menyinggung banjir besar pada 8–9 Desember 2025 lalu sebagai peringatan serius.

“Masyarakat Pontianak itu kaget karena banjir yang tidak biasanya tiba-tiba datang. Permukaan laut saat itu berada di ketinggian maksimum 1,9 meter. Itu sesuatu yang tidak pernah terjadi sebelumnya,” ujarnya.

Sementara itu, Principal Investigator FinCAPES Project Universitas Waterloo, Prof. Stefan Steiner, menilai bahwa data ilmiah perlu dilengkapi dengan pengalaman hidup warga.

“Model dan peta ilmiah ini penting, tapi tidak menceritakan keseluruhan cerita. Risiko banjir tidak dialami sebagai titik data, tetapi di rumah-rumah, di gang-gang sempit, di sekolah, dan di usaha kecil,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi dengan Yayasan Kolase dan Pemerintah Kota Pontianak melalui pendekatan partisipatif Photovoice membuat risiko banjir menjadi lebih mudah dipahami.

“Foto dan kisah ini bukan sekadar catatan visual, tetapi merupakan dokumen sosial yang menerjemahkan temuan ilmiah ke dalam pengalaman manusia,” ujar Prof. Stefan.

Dari sisi pemerintah, Kepala Bappeda Kota Pontianak, Sidig Handanu Widoyono, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami dari Pemerintah Kota Pontianak menyambut baik, mengapresiasi, dan berterima kasih atas upaya ini. Dampak banjir itu tentu masyarakat yang akan merasakan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa isu banjir telah menjadi isu strategis dalam perencanaan pembangunan kota.

“Pandangan masyarakat ini bisa dipakai sebagai bahan pembicaraan di pemerintah kota, dikaitkan dengan peta banjir dan persiapan menghadapi bencana di masa mendatang,” ujarnya.

Selain diseminasi, kegiatan ini juga menghadirkan pameran fotografi warga yang menampilkan 34 karya foto hasil peserta Photovoice.

Pameran tersebut dipajang di pelataran Rumah Budaya Kampung Wisata Caping dan terbuka untuk publik pada 15–16 Januari 2026, sebagai ruang dialog bersama dalam meningkatkan kesadaran risiko banjir di Kota Pontianak.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • siswa keracunan mbg di singkawang

    Puluhan Siswa Singkawang Diduga Keracunan MBG, SPPG Bungkam

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR SINGKAWANG – Sebanyak 56 siswa dari Madrasah Aliyah Negeri MAN Model Kota Singkawang Kalimantan Barat alami keracunan usai santap Makan Bergizi Gratis pada Kamis pekan lalu. 25 siswa sempat harus dirawat inap tersebar disejumlah fasilitas Kesehatan di Kota Singkawang. Hingga Senin sore, pihak MBG maupun SPPG yang menjadi penyedia maakanan tersebut belum memberikan […]

  • Hakim PN Mempawah Vonis Pemaafan Hakim kepada Hendrikus

    Hakim PN Mempawah Vonis Pemaafan Hakim kepada Hendrikus

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR MEMPAWAH – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Mempawah menjatuhkan putusan ‘pemaafan hakim’ kepada terdakwa Hendrikus Bujang pada perkara pidana register nomor: 512/Pid.B/2025/PN Mpw. Terdakwa sebelumnya diadili di meja hijau pada perkara ‘karena kealpaannya mengakibatkan matinya orang lain’ sebagaimana diatur dan diancam pada Pasal 474 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Peraturan Hukum […]

  • Direktur Bank Kalbar, Rokidi yang menyatakan penurunan TKD justru membuka peluang pembiayaan bagi bank daerah untuk membantu pemerintah kabupaten dan kota dalam menjaga kesinambungan pembangunan.

    Bank Kalbar Dorong Pertumbuhan Kredit Produktif dan Konsumtif, ini Alasannya

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) menyatakan optimisme dalam menghadapi tahun 2026 dengan menitikberatkan strategi pada peningkatan ekspansi kredit serta optimalisasi pinjaman daerah. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, dalam konferensi pers di Aula Kantor Utama Bank Kalbar, Pontianak, Selasa, 6 Januari 2026. Rokidi menjelaskan bahwa fokus […]

  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat kembali menerapkan pembelajaran dari rumah bagi siswa SMA, SMK, dan SL

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat kembali menerapkan pembelajaran dari rumah bagi siswa SMA, SMK, dan SL

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    yokalbar – Kondisi kualitas udara yang terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat kembali menerapkan pembelajaran dari rumah bagi siswa SMA, SMK, dan SLB. Kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR) atau pembelajaran daring tersebut diberlakukan pada 24 hingga 28 Agustus 2026. Ketentuan ini berlaku bagi satuan […]

  • Rakernas APKASI, Bupati Erlina : Wadah Strategis Kepala Daerah

    Rakernas APKASI, Bupati Erlina : Wadah Strategis Kepala Daerah

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR MEMPAWAH –  Bupati Mempawah, Erlina, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Apkasi Tahun 2026 yang digelar di Aston Hotel Batam, Senin (19/1/2026). Rakernas XVII Apkasi 2026 mengusung tema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera” dan dibuka secara resmi oleh Ketua […]

  • Ria Norsan Wujudkan Kalbar Gerbang Ekonomi Global: Scoot Terbang Perdana ke Singapura, Kijing Mulai Ekspor

    Ria Norsan Wujudkan Kalbar Gerbang Ekonomi Global: Scoot Terbang Perdana ke Singapura, Kijing Mulai Ekspor

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

          YOKALBAR PONTIANAK – Senin (29/6/2026) menjadi hari bersejarah bagi Kalimantan Barat. Dalam satu hari yang sama, Gubernur Kalbar Ria Norsan, menyaksikan sekaligus menandai terbukanya dua pintu penting yang menghubungkan Kalbar dengan dunia internasional. Keduanya yakni penerbangan perdana rute langsung Pontianak–Singapura oleh maskapai Scoot dan ekspor perdana peti kemas melalui Terminal Kijing di […]

expand_less