BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Perkuat Respons Karhutla, Kodim 1203/Ketapang Terima 5 Mesin Penanggulangan Kebakaran

Perkuat Respons Karhutla, Kodim 1203/Ketapang Terima 5 Mesin Penanggulangan Kebakaran

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KETAPANG – Upaya menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, diperkuat dengan tambahan lima unit mesin penanggulangan kebakaran untuk mendukung kesiapsiagaan dan respons cepat di lapangan.

Lima unit mesin tersebut diserahkan kepada Kodim 1203/Ketapang pada 9 September 2026. Penambahan sarana ini dinilai penting mengingat penanganan karhutla membutuhkan kecepatan, terutama untuk mencegah api berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

PASI Ops Kodim 1203/Ketapang, Kapten Inf. Andri Fitri, mengatakan ketersediaan peralatan menjadi salah satu faktor penting dalam kesiapan personel menghadapi potensi kebakaran.

“Tambahan lima unit mesin karhutla ini akan mendukung kesiapsiagaan kami dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan. Dalam penanganan karhutla, kecepatan respons sangat penting agar api dapat dikendalikan sejak awal sebelum meluas,” ujar Andri.

Menurutnya, persoalan karhutla tidak dapat dibebankan kepada satu institusi. Penanganannya membutuhkan kerja bersama antara aparat, pemerintah daerah, dunia usaha, pemerintah desa, hingga masyarakat.

“TNI tentu tidak dapat bekerja sendiri. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, pemerintah desa, dan masyarakat sangat penting untuk memperkuat pencegahan maupun penanganan di lapangan,” katanya.

Andri juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan sebelum muncul titik api.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran hutan maupun lahan. Pencegahan sejak awal akan jauh lebih efektif dibandingkan ketika api sudah meluas,” tegasnya.

Desa Jadi Garda Terdepan

Kepala Desa Air Hitam, Hj. Samsidi, menilai kesiapsiagaan di tingkat desa menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman karhutla. Masyarakat yang tinggal paling dekat dengan wilayah rawan dinilai memiliki peran strategis dalam mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

“Bagi desa, yang paling penting adalah bagaimana potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin. Dukungan sarana kepada aparat tentu akan membantu memperkuat kesiapsiagaan dan memberikan dukungan lebih cepat apabila masyarakat membutuhkan bantuan,” ujar Samsidi.

Ia menekankan pentingnya koordinasi antara masyarakat dan aparat apabila ditemukan indikasi kebakaran. Semakin cepat informasi diterima dan ditindaklanjuti, semakin besar peluang api dapat dikendalikan sebelum meluas.

Sementara itu, tokoh masyarakat Hj. Ilmik mengatakan penguatan peralatan harus dibarengi dengan peningkatan kesadaran masyarakat.

“Masyarakat tentu menyambut baik dukungan ini. Kami berharap bukan hanya kesiapan peralatannya yang semakin baik, tetapi kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran juga semakin kuat,” katanya.

Respons Cepat Jadi Kunci

Penambahan lima mesin penanggulangan karhutla tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas penanganan kebakaran di Ketapang. Namun, ketersediaan peralatan saja tidak cukup tanpa deteksi dini, koordinasi lintas sektor, dan keterlibatan masyarakat.

Karhutla yang terlambat ditangani berpotensi meluas dan menimbulkan dampak lebih besar terhadap lingkungan maupun masyarakat. Karena itu, kesiapsiagaan di tingkat lokal menjadi salah satu kunci untuk memutus potensi kebakaran sejak awal.

Kolaborasi antara TNI, pemerintah, pemerintah desa, dunia usaha, dan masyarakat kini menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi ancaman karhutla di Ketapang.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GUBERNUR KALBAR RIA NORSAN TEKANKAN MENTAL BAJA DAN KOLABORASI PENGUSAHA MUDA DI RAKERDA HIPMI KALBAR 2026

    GUBERNUR KALBAR RIA NORSAN TEKANKAN MENTAL BAJA DAN KOLABORASI PENGUSAHA MUDA DI RAKERDA HIPMI KALBAR 2026

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar KUBU RAYA – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Kalimantan Barat menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda), serta Forum Bisnis Daerah (Forbisda) Tahun 2026 di Ballroom Kencana Hotel Alimore Kubu Raya, Selasa (19/5/2026). Kegiatan bertema “Youpreneur HIPMI Kalbar: Cuan Cerdas, Bisnis Berkualitas” tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Barat, […]

  • Warga Butuh Air Bersih, Pemprov Kalbar Distribusikan 32 Ribu Liter di Empat Titik

    Warga Butuh Air Bersih, Pemprov Kalbar Distribusikan 32 Ribu Liter di Empat Titik

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat, Rabu (16/9/2026). Kepala Dinas PUPR Kalbar Iskandar Zulkarnain mengatakan, distribusi air bersih hari ini dilakukan di empat lokasi, yakni Natakusuma, Sungai Rengas, Jalan Perdamaian Kota Baru Ujung, serta Punggur Kecil. Di kawasan Jalan Perdamaian […]

  • Sentra Garam Sebubus Diproyeksikan Swasembada 2027, DKP Kalbar Dukung Kembangkan

    Sentra Garam Sebubus Diproyeksikan Swasembada 2027, DKP Kalbar Dukung Kembangkan

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR -Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan lakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Kegiatan itu turut didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Barat, Natalia Karyawati. Rombongan yang dipimpin Plt. Asisten Deputi Percepatan Pembangunan Kawasan Kepulauan, Pesisir, serta Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar itu mengunjungi Kelompok Usaha Garam Kampak […]

  • Link-AR Soroti Rencana Perluasan Sawit 1,65 Juta Hektare di Kalbar

    Link-AR Soroti Rencana Perluasan Sawit 1,65 Juta Hektare di Kalbar

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Lingkaran Advokasi dan Riset (Link-AR) Borneo menyoroti rencana perluasan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat (Kalbar) hingga 3,7-3,9 juta hektare. Rencana tersebut menjadi sorotan di tengah Karhutla dan kabut asap yang kembali melanda sejumlah wilayah Kalbar. Direktur Eksekutif Link-AR Borneo, Ahmad Syukri, mengatakan persoalan Karhutla tidak bisa hanya diselesaikan dengan memadamkan api. […]

  • Dirut Bank Kalbar, Rokidi

    Strategi Dirut Bank Kalbar ‘2026, Akan Maksimalkan Pinjaman Daerah’

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) menyatakan optimisme dalam menghadapi tahun 2026 dengan menitikberatkan strategi pada peningkatan ekspansi kredit serta optimalisasi pinjaman daerah. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, dalam konferensi pers di Aula Kantor Utama Bank Kalbar, Pontianak, Selasa, 6 Januari 2026. Rokidi menjelaskan bahwa fokus […]

  • Lonjakan Titik Panas Awal 2026, BPBD Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

    Lonjakan Titik Panas Awal 2026, BPBD Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Lonjakan jumlah titik panas (hotspot) di Kalimantan Barat pada awal 2026 menjadi alarm dini potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tercatat sebanyak 1.575 hotspot tersebar di 14 kabupaten/kota sepanjang periode 1–30 Januari 2026. Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Kalimantan Barat, Daniel, […]

expand_less