Hebat, POSSI Kalbar Gelar Musprov di Pulau Lemukutan
- account_circle Admin
- calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Hebat, POSSI Kalbar Gelar Musprov di Pulau Lemukutan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YOKALBAR – Keren, Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kalimantan Barat menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) VII Tahun 2026 di Pulau Lemukutan, Kabupaten Bengkayang, pada 16 Mei 2026.
Agenda ini menjadi penanda berakhirnya masa kepengurusan POSSI Kalbar periode 2022–2026 sekaligus momentum memperkuat organisasi dan pembinaan olahraga selam di Kalimantan Barat.
Musprov VII dibuka oleh Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kalimantan Barat, Damianus Jordan, yang mewakili KONI Kalbar. Dalam sambutannya, ia berharap POSSI terus meningkatkan pembinaan atlet agar mampu mencetak prestasi di tingkat provinsi maupun nasional, termasuk mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar.
Pemilihan Pulau Lemukutan sebagai lokasi Musprov dinilai memiliki makna tersendiri. Selain dikenal sebagai destinasi wisata bahari, kawasan tersebut juga memiliki potensi besar untuk pengembangan olahraga selam yang berpadu dengan upaya pelestarian ekosistem laut.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat, Natalia Karyawati, mengatakan olahraga selam memiliki peran yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga dapat menjadi sarana meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan laut.
“Olahraga selam dapat menjadi jembatan antara pembinaan atlet, pengembangan wisata bahari, dan edukasi pelestarian lingkungan. Ketiga aspek tersebut harus berjalan beriringan agar pemanfaatan potensi laut tetap berkelanjutan,” ujarnya.
Natalia menjelaskan, kawasan Pulau Lemukutan yang berdekatan dengan Pulau Randayan merupakan bagian dari Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Kalimantan Barat. Karena itu, setiap pengembangan aktivitas di kawasan tersebut harus tetap mengedepankan prinsip konservasi dan pemanfaatan sumber daya laut secara bertanggung jawab.
“Potensi wisata bahari yang dimiliki kawasan ini sangat besar. Namun, pengembangannya harus tetap menjaga kelestarian ekosistem laut agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum POSSI Kalbar periode 2022–2026, Rezekikasari, menilai olahraga selam memiliki nilai strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata bahari sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi bagi masyarakat pesisir.
Menurutnya, pembinaan atlet selam dapat berjalan seiring dengan promosi destinasi wisata bawah laut yang dimiliki Kalimantan Barat, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi daerah.
Melalui Musprov VII ini, POSSI Kalbar diharapkan mampu menyusun program kerja yang lebih adaptif, memperkuat pembinaan atlet, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung kemajuan olahraga selam, pengembangan wisata bahari, dan pelestarian sumber daya laut di Kalimantan Barat.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar