BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Nasional » Wamenkomdigi Tegaskan Disinformasi Rusak Ekosistem Media

Wamenkomdigi Tegaskan Disinformasi Rusak Ekosistem Media

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak untuk menghadapi tantangan disinformasi yang makin menggerogoti kepercayaan publik terhadap media.

Pernyataan itu disampaikan dalam Forum for East Asia-Latin America Cooperation (FEALAC) Journalist Dialogue 2025 di Jakarta, Selasa (20/5/2025).

“Disinformasi bukan hanya merusak ekosistem media, tapi juga mengancam kohesi sosial. Kemitraan strategis dengan masyarakat sipil dan penguatan literasi media menjadi solusi kunci,” tegas Nezar di hadapan puluhan jurnalis dari 15 negara.

Forum yang berlangsung di Hotel Pullman itu menjadi ajang penting untuk membangun aliansi antarmedia di kawasan Asia Timur dan Amerika Latin.

https://yokalbar.co.id/komdigi-gandeng-operator-pulihkan-akses-internet-aceh/

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komdigi, Fifi Aleyda Yahya, mengungkapkan antusiasme peserta dari berbagai negara termasuk Paraguay, Brasil, Chili, Kolombia, Peru, dan Meksiko.

“Kehadiran media ternama seperti Kumparan dan Kompas menunjukkan komitmen Indonesia dalam memimpin dialog ini,” ujar Fifi.

Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto menyoroti tantangan khusus yang dihadapi media arus utama. “Dominasi media sosial telah menciptakan lingkungan informasi yang rentan manipulasi. Literasi media menjadi senjata utama masyarakat untuk membedakan fakta dan hoaks,” paparnya.

Totok menekankan perlunya edukasi berkelanjutan untuk membangun ketahanan informasi masyarakat.

Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kemenlu Umar Hadi melihat forum ini sebagai jembatan budaya antara dua kawasan. “Pertukaran pengetahuan antarjurnalis ini akan memperkaya pemahaman tentang keragaman budaya dan tantangan media di masing-masing wilayah,” jelas Umar.

Harapannya, kolaborasi ini akan melahirkan praktik jurnalistik yang lebih bertanggung jawab di era digital.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Vanessa WN Malaysia Dideportasi dan Dicekal ke Indonesia Selama 5 Tahun

    Vanessa WN Malaysia Dideportasi dan Dicekal ke Indonesia Selama 5 Tahun

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      YOKALBAR PONTIANAK – Vanessa seorang perempuan yang merupakan warga Malaysia terpaksa dideportasi dan ditangkal/dicekal selama 5 tahun ke depan, lantaran terbukti melanggar izin tinggal di Indonesia dengan overstay selama 57 hari. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak pun menjatuhkan tindakan administratif keimigrasian terhadap seorang warga negara Malaysia nya. Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Imigrasi […]

  • Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan pelaksanaan pembelajaran tidak dapat disamaratakan untuk seluruh wilayah

    Syarif Faisal, mengatakan pihaknya masih memantau perkembangan kualitas udara

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat masih mengevaluasi kemungkinan memperpanjang kebijakan pembelajaran secara daring bagi sekolah di wilayah yang masih terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun, kebijakan tersebut tidak akan diterapkan secara menyeluruh di seluruh kabupaten/kota. Pemerintah akan mempertimbangkan kondisi kualitas udara dan situasi karhutla di masing-masing wilayah sebelum menentukan apakah pembelajaran […]

  • Ria Norsan Dorong Peningkatan PAD, Salah Satunya Lewat Kontribusi Deviden Bank Kalbar

    Ria Norsan Dorong Peningkatan PAD, Salah Satunya Lewat Kontribusi Deviden Bank Kalbar

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) terus mematangkan strategi pendanaan kreatif (creative financing) serta transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah. Hal ini disampaikan dalam pemaparan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat di Ruang Data Analytic Center Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (28/4/2026). Dalam arahannya, Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan, menegaskan bahwa digitalisasi pendapatan […]

  • Gubernur Kalbar Respon Keluhan Warga Serimbu, Janjikan Tindak Lanjut Infrastruktur, Sekolah hingga Air Bersih

    Gubernur Kalbar Respon Keluhan Warga Serimbu, Janjikan Tindak Lanjut Infrastruktur, Sekolah hingga Air Bersih

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar LANDAK — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan merespon sejumlah aspirasi dan keluhan masyarakat Desa Serimbu dan desa-desa di sekitarnya di Kabupaten Landak. Aspirasi tersebut mencakup pembangunan jalan, perbaikan jembatan, hingga penyediaan akses air bersih serta pembangunan sekolah. Penyampaian aspirasi berlangsung dalam dialog Gema Membangun Desa ke-IV di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak. […]

  • Pasal 311 KUHP: “Barang siapa dengan sengaja menuduh orang lain melakukan suatu perbuatan dengan maksud agar diketahui oleh umum, padahal tuduhan itu tidak benar, dapat dikenakan hukuman penjara paling lama 4 tahun.”

    Hoax Bisa Dipidana dan Masuk Penjara

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR (UNTAR FAKULTAS HUKUM)  – Di era digital saat ini, penyebaran berita bohong atau hoax menjadi masalah serius yang dapat memicu kepanikan, konflik sosial, bahkan kerugian materiil dan immateriil. Pemerintah Indonesia telah mengatur sanksi bagi pelaku penyebaran hoax melalui berbagai peraturan perundang-undangan, terutama dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Kitab Undang-Undang Hukum Pidana […]

  • Sy Faisal : Paruu Tambe Kekayaan Kalbar Patut Dibanggakan

    Sy Faisal : Paruu Tambe Kekayaan Kalbar Patut Dibanggakan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -Paruu Tambe tidak hanya dikenal sebagai perahu hias tradisional, tetapi juga simbol persaudaraan dan kearifan lokal masyarakat Suku Dayak Taman dan Suku Dayak Tamambaloh. Proses pembuatannya dilakukan secara gotong royong oleh seluruh komunitas. Nilai kebersamaan ini memperkuat identitas budaya sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga. Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Sy. […]

expand_less