BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Lonjakan Titik Panas Awal 2026, BPBD Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

Lonjakan Titik Panas Awal 2026, BPBD Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumber : BPBD Kalbar

YOKALBAR – Lonjakan jumlah titik panas (hotspot) di Kalimantan Barat pada awal 2026 menjadi alarm dini potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tercatat sebanyak 1.575 hotspot tersebar di 14 kabupaten/kota sepanjang periode 1–30 Januari 2026.

Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Kalimantan Barat, Daniel, mengatakan data tersebut menjadi dasar penguatan kesiapsiagaan di daerah, khususnya wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.

Kabupaten Kubu Raya tercatat sebagai daerah dengan jumlah hotspot tertinggi, yakni 502 titik. Disusul Kabupaten Sambas 255 titik, Mempawah 208 titik, dan Ketapang 164 titik. Sementara daerah lain mencatat jumlah hotspot bervariasi, dengan Kota Singkawang menjadi wilayah dengan temuan terendah.

“Sebaran hotspot ini menunjukkan potensi karhutla masih ada, terutama di wilayah dengan jumlah titik panas tinggi. Karena itu, pencegahan harus dilakukan sejak dini,” ujar Daniel.

Menurutnya, data hotspot tidak serta-merta berarti kebakaran, namun menjadi indikator penting untuk menentukan prioritas patroli, pengawasan, dan respons cepat di lapangan. BPBD Kalbar bersama TNI–Polri, Manggala Agni, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), serta relawan terus mengintensifkan patroli terpadu di wilayah rawan.

Selain upaya aparat, Daniel juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam pencegahan karhutla dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api di lingkungan sekitar.

“Pelibatan masyarakat sangat penting agar kebakaran tidak meluas,” katanya.

Dari sisi kesiapan kebijakan, saat ini Kabupaten Kubu Raya telah menetapkan status siaga bencana akibat asap karhutla hingga 31 Desember 2026, sementara Kabupaten Ketapang menetapkan status siaga hingga 15 April 2026. BPBD Kalbar masih menunggu satu kabupaten lainnya untuk melengkapi persyaratan penetapan status siaga di tingkat provinsi.

“Status siaga provinsi akan mempermudah operasi lapangan secara lebih luas, termasuk pelibatan lintas instansi karena berkaitan dengan administrasi,” jelas Daniel.

Terkait kemungkinan penggunaan helikopter water bombing, BPBD Kalbar masih memantau perkembangan situasi. Selama kondisi dinilai masih dapat dikendalikan, penanganan karhutla difokuskan melalui operasi darat yang dimaksimalkan di wilayah rawan.

Meski belum seluruh daerah menetapkan status siaga, patroli dan pengawasan tetap berjalan sebagai langkah antisipasi untuk menekan risiko karhutla sejak awal tahun.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MADN Dukung Gubernur Kalbar Tuntaskan Persoalan Karhutla

    MADN Dukung Gubernur Kalbar Tuntaskan Persoalan Karhutla

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK- Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) melalui Sekjennya, Yakobus Kumis mendukung penuh penanganan karhutla maksimal oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Yakobus pun menyampaikan pesan kepada Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan agar lebih aktif mendesak pemerintah pusat terkait dukungan anggaran penanganan karhutla. Menurut dia, pemerintah daerah memiliki keterbatasan apabila tidak didukung anggaran dari pemerintah […]

  • Gubernur Kalbar Ria Norsan

    Bupati Mempawah Apresiasi Gubernur Norsan Kawal PSN Mempawah–Landak Tekankan Lingkungan dan Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap rencana Proyek Strategis Nasional (PSN) pembangunan industri pengolahan dan pemurnian alumina–aluminium terpadu di Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Landak. Hal itu ia disampaikan dalam kegiatan konsultasi publik rancangan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian terkait perubahan daftar proyek strategis nasional, Rabu (18/2/2026). Menurutnya proyek […]

  • Gubernur Ria Norsan Sebut Pawai Obor Lambang Cahaya Keimanan Sambut Ramadan di Kalbar

    Gubernur Ria Norsan Sebut Pawai Obor Lambang Cahaya Keimanan Sambut Ramadan di Kalbar

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar pONTIANAK – Ribuan umat Islam di Kota Pontianak antusias mengikuti Pawai Obor Akbar 2026 dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Senin (16/2/2026) malam. Kegiatan dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan dan didampingi oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Ketua TP PKK Kalbar Erlina Ria Norsan, tokoh agama, serta perwakilan OPD Pemerintah […]

  • Gubernur Ria Norsan Targetkan Jalan Mantap Kalbar Capai 80 Persen dalam Lima Tahun

    Gubernur Ria Norsan Targetkan Jalan Mantap Kalbar Capai 80 Persen dalam Lima Tahun

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Gubernur Ria Norsan Targetkan Jalan Mantap Kalbar Capai 80 Persen dalam Lima Tahun YoKalbar Pontianak— Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menargetkan tingkat kemantapan jalan di Kalimantan Barat dapat meningkat hingga 80 persen dalam lima tahun ke depan. Saat ini, kondisi jalan mantap di provinsi tersebut masih berada di kisaran 60 persen. Norsan mengatakan, pemerintah […]

  • Mahasiswa Informatika dan Sistem Informasi UPGRI Pontianak Gelar Kunjungan Industri ke Sejumlah Instansi

    Mahasiswa Informatika dan Sistem Informasi UPGRI Pontianak Gelar Kunjungan Industri ke Sejumlah Instansi

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Program Studi Informatika dan Sistem Informasi Universitas PGRI Pontianak sukses menggelar rangkaian kegiatan Kunjungan Industri bagi mahasiswa selama tiga hari. Kegiatan yang berlangsung pada 27 hingga 31 Juli 2026 tersebut diikuti 41 mahasiswa dengan didampingi 10 dosen pembimbing. Kunjungan industri ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai penerapan ilmu dan teknologi informasi […]

  • Disdikbud Kalbar Apresiasi Sportivitas Finalis LCC Empat Pilar, Jadi Teladan bagi Pelajar

    Disdikbud Kalbar Apresiasi Sportivitas Finalis LCC Empat Pilar, Jadi Teladan bagi Pelajar

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mengapresiasi sikap sportivitas dan kedewasaan yang ditunjukkan para finalis Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Alqadri, menilai sikap yang ditunjukkan para peserta mencerminkan pemahaman yang baik terhadap nilai-nilai Empat […]

expand_less