Bupati Mempawah Apresiasi Gubernur Norsan Kawal PSN Mempawah–Landak Tekankan Lingkungan dan Tenaga Kerja Lokal
- account_circle Admin
- calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gubernur Norsan Kawal PSN Mempawah–Landak Tekankan Lingkungan dan Tenaga Kerja Lokal
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YoKalbar Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap rencana Proyek Strategis Nasional (PSN) pembangunan industri pengolahan dan pemurnian alumina–aluminium terpadu di Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Landak.
Hal itu ia disampaikan dalam kegiatan konsultasi publik rancangan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian terkait perubahan daftar proyek strategis nasional, Rabu (18/2/2026).
Menurutnya proyek tersebut berpotensi besar meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat sekaligus mendorong hilirisasi sumber daya alam. Namun ia mengingatkan agar pelaksanaannya tetap memperhatikan dampak lingkungan.
“Kalau manfaat ekonominya tentu ada, tetapi yang harus kita jaga adalah dampak negatifnya. Tata ruang yang bersinggungan dengan kawasan hutan harus benar-benar diperhatikan,” kata Norsan.
Ia juga menekankan penanganan limbah industri dan sisa pertambangan harus dilakukan secara hati-hati, termasuk reklamasi lahan pascatambang agar tidak meninggalkan lubang yang berbahaya bagi masyarakat.
“Biasanya setelah tambang selesai muncul persoalan lingkungan. Ini harus diantisipasi sejak awal supaya lingkungan tetap stabil,” tambahnya.
Selain aspek lingkungan, pemerintah provinsi meminta perusahaan memprioritaskan tenaga kerja lokal, khususnya masyarakat di Mempawah dan Landak.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tapi pemain di kandangnya sendiri,” kata Norsan.
Ia mencontohkan program pengiriman pelajar daerah untuk belajar teknologi industri ke luar negeri yang telah dilakukan sebelumnya, sehingga diharapkan ke depan tenaga kerja lokal tidak hanya menjadi buruh, tetapi juga dapat menempati posisi manajerial.
Pemerintah provinsi juga mendorong pembangunan fasilitas pendukung seperti sekolah dan rumah sakit seiring hadirnya industri, agar manfaat proyek dirasakan langsung oleh masyarakat.
Terakhir, ia mengatakan Pemprov Kalbar siap bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota dan investor agar proyek berjalan lancar serta memberikan dampak ekonomi yang merata.
“PSN ini bukan hanya investasi besar, tapi momentum transformasi ekonomi Kalimantan Barat menuju industri bernilai tambah dengan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan,” tutupnya.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar