BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Paruu Tambe Warisan Budaya Suku Dayak Taman dan Tamambaloh

Paruu Tambe Warisan Budaya Suku Dayak Taman dan Tamambaloh

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR – Suku Dayak Taman dan Suku Dayak Tamambaloh memiliki warisan budaya yang sarat makna spiritual, salah satunya Paruu Tambe. Perahu hias tradisional ini bukan sekadar karya seni, melainkan simbol perjalanan hidup manusia dari lahir hingga kembali kepada Sang Pencipta.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Sy. Faisal Indahmawan Alkadri, S.STP, M.M, menanggapi pentingnya pelestarian tradisi lokal di tengah derasnya arus modernisasi.

Menurut Faisal, Paruu Tambe merupakan bagian penting dalam berbagai ritual adat, terutama ritual kematian dan perkawinan.

Dalam ritual kematian, Paruu Tambe digunakan untuk mengantar jenazah ke tempat pemakaman (kulambu) serta prosesi buang pantang dan mimber sebagai bentuk pembersihan dan penghormatan terakhir. Sementara dalam ritual perkawinan, perahu hias tersebut menjadi sarana mengantar mempelai laki-laki dan keluarganya menuju rumah mempelai perempuan.

“Paruu Tambe bukan sekadar alat transportasi air, melainkan sarana simbolis yang memiliki nilai spiritual, sosial, dan budaya yang tinggi. Ia melambangkan perjalanan hidup manusia dari lahir hingga kembali kepada Sang Pencipta, serta kebersamaan dan doa agar setiap upacara adat berjalan lancar,” ujar Faisal.

Perahu ini dibuat dari kayu dan dihiasi berbagai ornamen khas yang sarat simbol. Warna, dedaunan, hingga aksesori memiliki makna filosofis mendalam yang diwariskan turun-temurun.

“Tradisi ini harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi muda. Pelestarian budaya bukan hanya tentang menjaga bentuk fisiknya, tetapi juga menjaga nilai dan filosofi yang terkandung di dalamnya,” tegasnya.

Faisal juga menambahkan bahwa pemerintah provinsi terus mendorong pengakuan dan promosi budaya lokal melalui program pelestarian warisan tak benda dan kegiatan edukasi publik.

“Paruu Tambe adalah kekayaan budaya Kalimantan Barat yang patut dibanggakan. Ini bukan sekadar simbol masyarakat Dayak, tetapi juga aset budaya Indonesia,” tutup Faisal.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPBD Kalbar Intensifkan Penanganan Banjir di Tiga Kabupaten, Ribuan Warga Terdampak

    BPBD Kalbar Intensifkan Penanganan Banjir di Tiga Kabupaten, Ribuan Warga Terdampak

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus meningkatkan koordinasi penanganan banjir yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sintang, Kubu Raya, dan Kapuas Hulu. Curah hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit sungai meningkat dan mengakibatkan permukiman warga terendam. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD […]

  • upati Sambas Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Sukseskan Ekspedisi Merah Putih 2026

    Bupati Sambas Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Sukseskan Ekspedisi Merah Putih 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR SAMBAS – Bupati Sambas Satono mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan berkolaborasi dalam pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih 2026 yang akan digelar pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Ajakan tersebut disampaikan Satono sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan yang diselenggarakan Rumah Jurnalis dalam rangka memperkuat semangat kebangsaan […]

  • Disdikbud Kalbar Fokus Cetak Lulusan SMA/SMK Siap Kerja dan Berdaya Saing

    Disdikbud Kalbar Fokus Cetak Lulusan SMA/SMK Siap Kerja dan Berdaya Saing

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong peningkatan kualitas lulusan jenjang SMA dan SMK agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan mampu bersaing di era industri. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Sy Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan penguatan pendidikan menengah menjadi salah satu strategi utama dalam menyiapkan […]

  • Nyolong Oli Rp90 Juta di Jawi Square Pontianak, Komplotan Pencuri Ditangkap Saat COD

    Nyolong Oli Rp90 Juta di Jawi Square Pontianak, Komplotan Pencuri Ditangkap Saat COD

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Yokalbar PONTIANAK – Aksi nekat komplotan pencuri yang menggasak puluhan botol oli dari sebuah gudang di kawasan Jawi Square akhirnya terbongkar. Ironisnya, hasil kejahatan itu digunakan para pelaku untuk membeli narkoba jenis sabu dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kasatreskrim Polresta Pontianak, AKP Happy Margowati Suyono mengungkapkan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan korban bernama Muliady […]

  • Pembalakan Liar di Ketapang, Tim Gakkum Kehutanan Sita 1500 Batang Kayu Ilegal

    Pembalakan Liar di Ketapang, Tim Gakkum Kehutanan Sita 1500 Batang Kayu Ilegal

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR KETAPANG – Tim Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Kalimantan Barat (Tim Gakkum Kalbar) mengamankan lebih dari 1.500 batang kayu ilegal di Hutan Desa Ulak Medang, Kabupaten Ketapang. Penemuan belasan ribu batang kayu ilegal ini, merupakan hasil pengembangan kasus oleh tim Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Kalimantan. Kepala Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Kalimantan, Leonardo […]

  • Menteri PKP Maruarar Sirait Tambah Kuota Perumahan Subsidi di Singkawang Jadi 4.000 Unit Rumah

    Menteri PKP Maruarar Sirait Tambah Kuota Perumahan Subsidi di Singkawang Jadi 4.000 Unit Rumah

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, SINGKAWANG – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menambahkan kuota perumahan subsidi di Kota Singkawang, dari yang di tahun sebelumnya hanya 279 unit rumah menjadi 4.000 unit rumah di tahun 2026. Penambahan kuota rumah subsidi tersebut secara langsung diungkapkan oleh Maruarar Sirait saat mengisi acara Sosialisasi KUR Perumahan yang digelar di Kantor […]

expand_less