BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » Sekadau Bergetar Digoyang Gempa

Sekadau Bergetar Digoyang Gempa

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Yokalbar SINTANG- Warga Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, dibuat kaget. Gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,8 mengguncang wilayah tersebut, Jumat (23/1/2026) siang. Getarannya terasa cukup kuat hingga ke Kabupaten Sintang dan Melawi.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 14.27.56 WIB. Episenter gempa berada di darat, tepatnya 89 kilometer timur Sekadau, pada koordinat 0,10 derajat Lintang Utara dan 111,78 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menjelaskan, gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas Sesar Adang. Jenis gempa ini kerap menimbulkan guncangan yang cukup terasa meski magnitudonya tidak terlalu besar.

“Guncangan dirasakan di Sekadau, Sintang, dan Melawi dengan intensitas III hingga IV MMI. Getaran dirasakan kuat oleh banyak orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, dan terasa seperti ada truk besar melintas,” tulis BMKG dalam rilis resminya.

Hingga Jumat sore pukul 15.15 WIB, BMKG memastikan belum terdeteksi adanya gempa susulan. Selain itu, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada. Warga diminta menjauhi bangunan yang retak atau berpotensi roboh serta memeriksa kondisi rumah sebelum kembali beraktivitas di dalamnya.

“Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi,” tegas Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid.

BMKG kembali mengingatkan, wilayah Kalimantan Barat memiliki sejumlah sesar aktif sehingga potensi gempa bumi tetap perlu diwaspadai, meski jarang menimbulkan kerusakan besar.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Karang Taruna Kabupaten/Kota se-Kalbar Resmi Terpilih, Siap Perkuat Konsolidasi Organisasi

    Ketua Karang Taruna Kabupaten/Kota se-Kalbar Resmi Terpilih, Siap Perkuat Konsolidasi Organisasi

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ketua Karang Taruna Kabupaten/Kota se-Kalbar Resmi Terpilih, Siap Perkuat Konsolidasi Organisasi PONTIANAK – Sebanyak 11 Ketua Karang Taruna Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat resmi terpilih melalui Temu Karya Daerah (TKD) yang digelar di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Sabtu (11/7/2026). Seluruh proses pemilihan berlangsung sesuai mekanisme organisasi dan menghasilkan kepengurusan baru yang akan melanjutkan konsolidasi Karang Taruna […]

  • Ria Norsan Dorong Peningkatan PAD, Salah Satunya Lewat Kontribusi Deviden Bank Kalbar

    Ria Norsan Dorong Peningkatan PAD, Salah Satunya Lewat Kontribusi Deviden Bank Kalbar

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) terus mematangkan strategi pendanaan kreatif (creative financing) serta transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah. Hal ini disampaikan dalam pemaparan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat di Ruang Data Analytic Center Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (28/4/2026). Dalam arahannya, Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan, menegaskan bahwa digitalisasi pendapatan […]

  • Disdikbud Kalbar Perketat Skema Jarak pada Jalur Domisili SPMB 2026

    Disdikbud Kalbar Perketat Skema Jarak pada Jalur Domisili SPMB 2026

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat melakukan penyesuaian pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, terutama pada jalur domisili yang selama ini menjadi salah satu jalur dengan jumlah pendaftar terbanyak. Perubahan tersebut disampaikan saat sosialisasi petunjuk teknis (juknis) SPMB 2026 kepada kepala sekolah dan sejumlah pemangku kepentingan pendidikan di Kalimantan Barat, Sabtu (30/4/2026). […]

  • Ria Norsan Tinjau Layanan Pajak STNK Kilat di Teluk Batang, Selesai Kurang dari 15 Menit

    Ria Norsan Tinjau Layanan Pajak STNK Kilat di Teluk Batang, Selesai Kurang dari 15 Menit

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar Kayong Utara – Program Gema Membangun Desa yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Jumat 31 Juli 2026 menghadirkan pelayanan publik yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya melalui layanan perpanjangan pajak tahunan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 15 menit. […]

  • Musda DMI Kota Pontianak Momentum Jadikan Masjid Pusat Pembinaan dan Pemberdayaan Umat

    Gubernur Kalbar Buka Musda DMI Kota Pontianak Momentum Jadikan Masjid Pusat Pembinaan dan Pemberdayaan Umat

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) mendorong penguatan tata kelola masjid yang profesional agar mampu menjalankan fungsi keagamaan, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat secara optimal. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan, saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pontianak di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, […]

  • Rotan Ilegal Senilai Rp2,9 Miliar Tujuan Tingkok Diselundupkan di Pelabuhan Dwikora Pontianak

    Rotan Ilegal Senilai Rp2,9 Miliar Tujuan Tingkok Diselundupkan di Pelabuhan Dwikora Pontianak

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK- Empat kontainer berisikan rotan ilegal dengan berat 58,3 ton diselundupkan di Pelabuhan Dwikora Pontianak dengan tujuan ekspor ke Tiongkok berhasil digagalkan Bea Cukai Kalbagbar. Kepala Kanwil DJBC Kalimantan Bagian Barat, Muhamad Lukman mengungkapkan, kasus penyelundupan rotan ini terungkap, yakni berawal dari informasi dan analisis intelijen Kanwil DJBC Kalimantan Bagian Barat mengenai adanya Pemberitahuan […]

expand_less