Selain Tim di Lapangan, Pemprov Kalbar Andalkan Koordinasi dan Dukungan BNPB Tangani Karhutla
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YoKalbar Pontianak– Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat belum mengungkapkan besaran anggaran khusus yang disiapkan untuk penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang kini mencapai sekitar 28.610 hektare.
Gubernur Ria Norsan mengatakan, penanganan saat ini dilakukan dengan mengoptimalkan kesiapsiagaan di lapangan serta koordinasi bersama pemerintah pusat dan daerah.
“Jadi kami tetap siaga di lapangan dan selalu berupaya semaksimal mungkin untuk memadamkan api,” katanya Norsan, Senin (10/8/2026).
Pemprov Kalbar juga meminta dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), termasuk melalui Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).
Norsan mengatakan TMC telah tersedia, namun pelaksanaannya masih menunggu kondisi awan yang memungkinkan untuk dilakukan penyemaian.
Sementara itu, pemerintah juga terus memantau sejumlah wilayah yang dinilai rawan, terutama Kubu Raya, Ketapang dan Mempawah.
Hingga saat ini, dalam penyampaian Norsan pada rapat koordinasi tersebut, belum disebutkan secara rinci berapa besaran anggaran yang dialokasikan Pemprov Kalbar khusus untuk penanganan karhutla.
Langkah penanganan pun masih diarahkan pada kesiapsiagaan, pemadaman, pencegahan serta penguatan koordinasi lintas sektor agar kebakaran tidak meluas.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar