BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Ekonomi » Qris jadi Nilai Tambah di Stan Pedagang UMKM, Pedagang Terimkasih kepada Bank Kalbar

Qris jadi Nilai Tambah di Stan Pedagang UMKM, Pedagang Terimkasih kepada Bank Kalbar

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOKALBAR -Bank Kalbar terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong digitalisasi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan memfasilitasi sistem transaksi non-tunai berupa QRIS di Bazar Ramadhan Masjid Mujahidin Pontianak.

Ketua Komunitas UMKM Bazar Mujahidin, Edi Suprianto, menyampaikan bahwa kehadiran Bank Kalbar dalam kegiatan tahunan tersebut tidak hanya sebatas penyediaan tempat berjualan, tetapi juga memperkenalkan kemudahan bertransasi di era digital kepada para pedagang.

“Bank Kalbar itu mendukung dari sisi penyediaan tempat jualan, kemudian sarana transaksi non-tunai seperti QRIS, promosi, bahkan kadang-kadang karyawan Bank Kalbar turut berbelanja di stan kita,” ujar Edi, Senin.

Menurutnya, penggunaan QRIS sangat membantu para pedagang maupun pembeli karena transaksi menjadi lebih cepat, praktis, dan tidak memerlukan uang tunai. Fasilitas ini juga menjadi nilai tambah bagi bazar yang setiap tahunnya selalu ramai dikunjungi masyarakat.

Edi menjelaskan, hampir setiap tahun para pelaku UMKM difasilitasi untuk berjualan di Bazar Ramadhan Mujahidin oleh Bank Kalbar. Ia menilai dukungan perbankan, terutama dalam hal digitalisasi transaksi, sangat penting mengingat struktur ekonomi Pontianak dan Kalimantan Barat secara umum masih didominasi oleh UMKM.

“Kita bicara Pontianak, bicara Kalbar secara umum, sebagian besar usaha kita itu memang UMKM. Kita tidak punya industri besar di sini, mungkin ada tapi terbatas. Jadi bazar ini sebagai wadah yang sangat membantu perekonomian karena UMKM perlu pasar, dan pasar difasilitasi melalui kegiatan bazar atau promosi sejenis,” jelasnya.

Terkait akses permodalan, sebagian besar pedagang di bazar telah mendapatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Kalbar. Kerja sama tersebut telah berjalan sekitar tiga hingga empat tahun terakhir. Selain KUR, sebagian pedagang juga tercatat sebagai nasabah aktif dengan produk tabungan, kredit, maupun deposito.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BNPB Soroti Lonjakan Karhutla, Mitigasi Dini dan Operasi Terpadu Diperkuat

    BNPB Soroti Lonjakan Karhutla, Mitigasi Dini dan Operasi Terpadu Diperkuat

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR– Lonjakan drastis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat pada awal 2026 menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana menegaskan pentingnya mitigasi dini dan penguatan operasi terpadu lintas sektor untuk mencegah bencana semakin meluas. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla Provinsi Kalimantan Barat 2026 yang dihadiri Kepala BNPB, Suharyanto, […]

  • Wakil Gubernur Kalbar Dukung Tradisi Ogoh-ogoh Warga yang Rayakan Hari Suci Nyepi

    Wakil Gubernur Kalbar Dukung Tradisi Ogoh-ogoh Warga yang Rayakan Hari Suci Nyepi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR PONTIANAK-   Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) mendorong pelestarian tradisi ogoh-ogoh sebagai bagian dari penguatan nilai toleransi, kebhinekaan, dan harmoni sosial di tengah masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar), Krisantus Kurniawan, saat melepas peserta pawai ogoh-ogoh dalam rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 di Pura Giripati Mulawarman, Jl. […]

  • barongsai di singkawang

    Hiasan Imlek Cap Go Meh akan Berpadu dengan Nuansa Ramadhan di Singkawang

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      yokalbar singkawang – Selepas melakukan penggalangan dana di Kota Singkawang dan Jakarta, Panitia Imlek dan Cap Go Meh 2026 Kota Singkawang kini menghimpun donasi dan sponshorsip kurang lebih Rp 2,3 Miliar. Angka ini masih jauh dari estimasi kebutuhan panitia yang membutuhkan biaya Rp 9 Miliar. Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie yang hadir saat […]

  • Prestasi Sekolah Daerah Mulai Bersinar, Dikbud Kalbar Sebut Pemerataan Pendidikan Mulai Tunjukkan Hasil

    Prestasi Sekolah Daerah Mulai Bersinar, Dikbud Kalbar Sebut Pemerataan Pendidikan Mulai Tunjukkan Hasil

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Upaya pemerataan kualitas pendidikan di Kalimantan Barat mulai menunjukkan hasil. Sejumlah sekolah dari luar kota kini mampu bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan dalam capaian akademik, termasuk pada hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal, usai memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional […]

  • BPBD Kalbar Tekankan Penetapan Status Siaga Sangat Penting untuk Percepat Penanganan Bencana

    BPBD Kalbar Tekankan Penetapan Status Siaga Sangat Penting untuk Percepat Penanganan Bencana

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, Daniel, menjelaskan bahwa penetapan status bencana sangat penting dilakukan pemerintah daerah ketika wilayahnya berpotensi terdampak bencana. Hal ini diperlukan agar proses penyaluran bantuan dari provinsi ke kabupaten/kota dapat berjalan lebih cepat dan terkoordinasi. BPBD Provinsi Kalbar mendorong seluruh kabupaten/kota segera menetapkan status siaga bencana. Langkah ini dinilai […]

  • Lonjakan Titik Panas Awal 2026, BPBD Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

    Lonjakan Titik Panas Awal 2026, BPBD Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Lonjakan jumlah titik panas (hotspot) di Kalimantan Barat pada awal 2026 menjadi alarm dini potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tercatat sebanyak 1.575 hotspot tersebar di 14 kabupaten/kota sepanjang periode 1–30 Januari 2026. Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Kalimantan Barat, Daniel, […]

expand_less