Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Supadio, 6 Pesawat Delay dalam 2 Hari
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Yokalbar PONTIANAK – Kabut asap mulai berdampak terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kalimantan Barat.
Dalam dua hari terakhir, sebanyak enam penerbangan mengalami keterlambatan akibat jarak pandang atau visibility yang berada di bawah standar.
Branch Communication & CSR Department Head PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio Pontianak, Joko Wahyudi, mengatakan gangguan terutama terjadi pada penerbangan pagi.
“Benar ada kendala untuk penerbangan. Dampak dari kabut asap ini sudah mulai terasa di Bandara Supadio, terutama untuk penerbangan pagi,” kata Joko, Kamis (20/8/2026).
Menurut Joko, jarak pandang pada pagi hari berada di bawah 1.000 meter. Kondisi tersebut membuat penerbangan harus ditunda hingga jarak pandang kembali memenuhi standar.
“Untuk penerbangan di atas jam 8 sudah tidak ada pengaruh karena tingkat visibility-nya sudah di atas 1.000 meter,” ujarnya.
Joko menjelaskan, pada Kamis pagi terdapat dua penerbangan yang mengalami keterlambatan.
Kedua penerbangan tersebut yakni rute Pontianak-Surabaya dan Pontianak-Ketapang.
“Untuk hari ini ada dua yang delay, PNK-Surabaya sama PNK-Ketapang,” kata dia.
Sementara pada Rabu (19/8/2026), terdapat empat penerbangan yang terdampak. Dengan demikian, total terdapat enam penerbangan yang mengalami keterlambatan dalam dua hari terakhir.
Joko menegaskan, penerbangan tersebut tidak dibatalkan. Pesawat hanya mengalami penundaan keberangkatan hingga kondisi jarak pandang dinilai aman.
“Bukan gagal penerbangan, tapi delay. Jadi penerbangannya diundur karena menunggu visibility mencapai standar, yaitu di atas 1.000 meter,” jelasnya.
Penerbangan kembali normal setelah pukul 08.00 WIB
Menurut Joko, gangguan akibat kabut asap umumnya terjadi pada pagi hari. Setelah jarak pandang membaik, aktivitas penerbangan kembali berjalan normal.
“Rata-rata dari jam 6 sampai jam 7, jam 8 sudah mulai normal,” ungkapnya.
Untuk penerbangan yang datang ke Bandara Supadio pada Kamis, sejauh ini belum terdapat kendala akibat kabut asap.
Joko juga meluruskan informasi mengenai adanya pesawat yang mendarat di Pangkalpinang. Menurutnya, kondisi tersebut tidak berkaitan dengan kabut asap, melainkan faktor angin.
“Kalau persoalan landing mendadak di Pangkalpinang itu kendala angin. Jadi bukan karena asap,” tegas Joko.
Pihak Bandara Supadio berharap kondisi kabut asap segera membaik sehingga operasional penerbangan kembali normal dan tidak terjadi penumpukan penumpang di ruang tunggu.
“Kita berharap besok normal, sehingga tidak terjadi penumpukan di ruang tunggu,” pungkasnya.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar