BREAKING NEWS
light_mode
Tag Terpopuler
Beranda » Kalbar » BPBD Kalbar Perkuat Antisipasi Karhutla 2026, Daniel: Kolaborasi Jadi Kunci Cegah Kebakaran Mas

BPBD Kalbar Perkuat Antisipasi Karhutla 2026, Daniel: Kolaborasi Jadi Kunci Cegah Kebakaran Mas

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PONTIANAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau 2026. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sendiri telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla sejak 2 Februari hingga 15 November 2026.

Ketua Satuan Tugas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalbar, Daniel, SE., S.Pd, mengatakan berbagai upaya telah dilakukan mulai dari penguatan koordinasi lintas sektor hingga peningkatan kesiapsiagaan personel dan peralatan.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla sejak 2 Februari hingga 15 November 2026. Seluruh langkah pencegahan terus diperkuat agar potensi kebakaran dapat diminimalkan sejak dini,” kata Daniel.

Menurutnya, BPBD Kalbar bersama BPBD kabupaten/kota, TNI, Polri, Manggala Agni, dan BMKG terus melakukan penguatan koordinasi, pemantauan titik panas melalui data satelit dan BMKG, patroli terpadu di wilayah rawan, edukasi pembukaan lahan tanpa bakar (PLTB), serta inventarisasi personel dan peralatan.

Saat ini, terdapat 355 desa dan kelurahan rawan karhutla yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat dan menjadi fokus pengawasan.

“Kami terus melakukan monitoring hotspot, patroli terpadu, edukasi kepada masyarakat, serta memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana agar respons di lapangan dapat dilakukan secara cepat dan efektif,” ujarnya.

Daniel menambahkan, memasuki puncak musim kemarau pada Agustus hingga September 2026, sejumlah langkah strategis akan semakin dioptimalkan, termasuk pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) bersama BNPB dan BMKG.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan dukungan operasi udara berupa helikopter patroli dan helikopter water bombing untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.

“Operasi Modifikasi Cuaca akan dioptimalkan saat puncak musim kemarau. Dukungan operasi udara, pengelolaan tata air di lahan gambut, hingga respons cepat dari seluruh satgas menjadi prioritas dalam upaya pengendalian karhutla tahun ini,” jelasnya.

Berdasarkan data BPBD, luas lahan yang terbakar di Kalimantan Barat selama periode Januari hingga 31 Mei 2026 telah mencapai 28.216,32 hektare.

Untuk memperkuat upaya pencegahan, BPBD Kalbar juga mengembangkan sejumlah inovasi, di antaranya penguatan teknologi pemantauan titik panas, sinergi Operasi Modifikasi Cuaca bersama BNPB, BMKG dan Kementerian Kehutanan, pengerahan tiga helikopter patroli serta tiga helikopter water bombing, hingga penguatan komando Satgas Karhutla melalui Surat Keputusan Gubernur Kalbar.

Daniel menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh pihak.

“Pendekatan yang kami lakukan adalah kerja kolaboratif yang solid dengan prinsip koordinasi, komando, dan pelaksana. Seluruh unsur, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, TNI-Polri, Manggala Agni, dunia usaha, relawan hingga masyarakat memiliki peran penting dalam pencegahan karhutla,” katanya.

Ia juga mengingatkan perusahaan perkebunan maupun pertambangan agar menjaga wilayah konsesinya, sementara masyarakat didorong untuk terus menerapkan pembukaan lahan tanpa bakar melalui pemberdayaan kelompok masyarakat, Desa Tangguh Bencana (Destana), Masyarakat Peduli Api (MPA), tokoh adat, dan tokoh agama.

“Harapan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, seluruh komponen masyarakat terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan integrasi, dan membangun kerja sama yang solid agar kejadian karhutla yang masif dapat dicegah,” tutup Daniel.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imigrasi Resmikan Global Citizen of Indonesia di Hari Bakti Imigrasi Ke-76

    Imigrasi Resmikan Global Citizen of Indonesia di Hari Bakti Imigrasi Ke-76

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan kebijakan Global Citizen of Indonesia (GCI) pada Senin (26/01/2026). Peresmian tersebut bertepatan dengan Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-76 (hari jadi Imigrasi) yang digelar di Kampus Politeknik Pengayoman, Kota Tangerang. Global Citizen of Indonesia (GCI) merupakan kebijakan yang memberikan izin tinggal tetap tanpa batas waktu kepada […]

  • 14 Warisan Budaya Takbenda (WBTb) asal Kalimantan Barat berhasil lolos ke tahap presentasi final tingkat nasional

    14 Warisan Budaya Takbenda (WBTb) asal Kalimantan Barat berhasil lolos ke tahap presentasi final tingkat nasional

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR – Sebanyak 14 Warisan Budaya Takbenda (WBTb) asal Kalimantan Barat berhasil lolos ke tahap presentasi final tingkat nasional setelah sebelumnya mengikuti presentasi awal di Kementerian Kebudayaan RI pada 3 Juli 2026. Ke-14 WBTb tersebut menjadi bagian dari 52 warisan budaya yang diusulkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) pada tahun […]

  • BEM SI Kalbar Desak Layanan Kesehatan Gratis dan Tanggung Jawab Korporasi atas Dampak Karhutla

    BEM SI Kalbar Desak Layanan Kesehatan Gratis dan Tanggung Jawab Korporasi atas Dampak Karhutla

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yokalbar PONTIANAK – Koordinator Wilayah Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kalimantan Barat mendesak pemerintah dan perusahaan bertanggung jawab atas dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan masyarakat. Desakan tersebut disampaikan melalui pernyataan sikap yang memuat tujuh tuntutan, mulai dari penyediaan layanan kesehatan gratis, kompensasi bagi warga terdampak, evaluasi izin perkebunan, hingga transparansi […]

  • Gubernur Norsan Sebut Pemprov Perkuat Penanganan Karhutla, Titik Api Ketapang Turun Jadi 56

    Gubernur Norsan Sebut Pemprov Perkuat Penanganan Karhutla, Titik Api Ketapang Turun Jadi 56

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YoKalbar — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memastikan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat menyusul masih munculnya titik api di sejumlah wilayah Kalbar. Salah satu wilayah yang masih menjadi perhatian pemerintah yakni Kabupaten Ketapang. Berdasarkan perkembangan yang diterima Norsan, jumlah titik api di wilayah tersebut mengalami penurunan dari 73 titik pada pagi […]

  • Direktur-Utama-Bank-Kalbar-Rokidi

    Meski Ajukan Pengunduran Diri, RUPS Bank Kalbar Nilai Rokidi Memiliki Kinerja yang Bagus

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR -PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025, Rabu (11/2). Sejumlah keputusan strategis dihasilkan dalam kegiatan yang digelar di Aula Bank Kalbar, Jalan Rahadi Osman No 10 Pontianak. Salah satunya menyetujui pengunduran diri Rokidi selaku direktur utama “Menyetujui Pengunduran Diri Saudara Rokidi dari jabatan […]

  • HUT Kemerdekaan RI ke-81, PLN Indonesia Power UBP Singkawang Gelar TJSL di Posyandu, Fokus pada Balita dan Para Ibu

    HUT Kemerdekaan RI ke-81, PLN Indonesia Power UBP Singkawang Gelar TJSL di Posyandu, Fokus pada Balita dan Para Ibu

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    YOKALBAR, BENGKAYANG – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, PT PLN Indonesia Power UBP Singkawang menggelar program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Posyandu Sehat Mandiri dan Anti-Stunting. Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat kemerdekaan dalam membentuk generasi muda yang sehat dan terlepas dari ancaman stunting. Kegiatan berfokus pada […]

expand_less